LPA Sulsel dan JARAK Indonesia Dorong Penarikan Pekerja Anak di Komunitas Matoa

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulawesi Selatan bersama Lembaga JARAK Indonesia terus memperkuat upaya perlindungan anak melalui Program Penarikan Pekerja Anak di Komunitas Matoa, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Komunitas Matoa merupakan salah satu komunitas yang menjadi perhatian dalam upaya pencegahan dan penanganan pekerja anak. Di wilayah tersebut terdapat sekitar 45 kepala keluarga (KK) dengan jumlah anak yang diperkirakan mencapai 70 anak. Sebagian anak di komunitas tersebut masih membutuhkan pendampingan agar dapat fokus pada pendidikan dan tumbuh kembangnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris LPA Sulsel, Abd. Naris Agam. Kehadirannya, sebagai bagian dari komitmen LPA Sulsel dalam memastikan anak-anak memperoleh hak untuk mendapatkan pendidikan, perlindungan, serta lingkungan tumbuh kembang yang aman dan mendukung.

Dalam kegiatan tersebut, LPA Sulsel bersama JARAK Indonesia tidak hanya mendorong penarikan anak dari aktivitas pekerjaan, tetapi juga memberikan penguatan kepada orang tua mengenai pentingnya pendidikan dan pengasuhan anak.

Kegiatan juga menghadirkan Jumardi Lanta dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) sebagai pembicara. Ia memberikan materi mengenai penguatan akhlak anak serta bagaimana membangun komunikasi yang baik antara anak dan orang tua.

Penguatan komunikasi keluarga dinilai menjadi bagian penting dalam perlindungan anak. Hubungan yang terbuka antara orang tua dan anak diharapkan dapat membuat anak lebih nyaman menyampaikan persoalan yang mereka hadapi, sekaligus membantu orang tua memahami kebutuhan dan perkembangan anak.

Sekretaris LPA Sulsel, Abd. Naris Agam menegaskan, bahwa penarikan pekerja anak tidak cukup hanya dengan menghentikan anak dari aktivitas bekerja. Menurutnya, harus ada upaya lanjutan untuk memastikan anak kembali memperoleh hak-haknya, terutama hak atas pendidikan dan pengembangan diri.

“Anak-anak harus mendapatkan kesempatan untuk belajar, bermain dan tumbuh sesuai dengan tahapan perkembangannya. Karena itu, penarikan pekerja anak harus diikuti dengan pendampingan yang berkelanjutan, termasuk memastikan mereka tetap bersekolah,” ujar Abd. Naris Agam.

Sebagai bagian dari keberlanjutan program, LPA Sulsel juga mendorong anak-anak di Komunitas Matoa untuk tetap bersekolah. Selain pendidikan formal, LPA Sulsel bersama pihak terkait juga mendorong pelaksanaan kegiatan belajar rutin di Mushollah Matoa yang dapat diikuti oleh seluruh anak yang berada di komunitas tersebut.

Kegiatan belajar rutin ini diharapkan menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk mendapatkan pendampingan pendidikan, membangun kebiasaan belajar, serta mengembangkan kemampuan sosial dan keagamaan mereka.

LPA Sulsel menilai keterlibatan masyarakat, orang tua, tokoh agama, lembaga sosial dan pemerintah sangat diperlukan untuk memastikan program perlindungan anak berjalan secara berkelanjutan. Upaya tersebut juga diharapkan mampu mencegah anak kembali masuk ke dunia kerja dan memastikan mereka tetap berada dalam lingkungan pendidikan.

Program di Komunitas Matoa menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan yang ramah anak, sekaligus memperkuat kesadaran keluarga bahwa pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan anak.

Dengan adanya pendampingan yang dilakukan secara rutin, LPA Sulsel dan JARAK Indonesia berharap sekitar 70 anak di Komunitas Matoa dapat terus memperoleh kesempatan untuk belajar, berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik tanpa harus kehilangan masa kanak-kanak mereka karena tuntutan pekerjaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Sapa Pengemudi Gojek, Munafri Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan dan Jaminan Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyapa langsung para mitra pengemudi Gojek dalam kegiatan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Gojek yang berlangsung di Nipah Mall, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran para pekerja, khususnya pengemudi transportasi daring, untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatan sebagai langkah deteksi […]

Read more
Makassar SULSEL

Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Appi Tegaskan Nilai Kebangsaan dalam Pelayanan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin langsung upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (1/10/2026). Upacara tersebut diikuti Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly Nanda, serta jajaran Pemerintah Kota Makassar, mulai kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat hingga lurah. Peringatan […]

Read more
Makassar SULSEL

Dirbinmas Polda Sulsel Dorong Peran Akademisi dalam Pencegahan Kejahatan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Anang Triarsono, S.I.K., M.Si menjadi narasumber dalam kegiatan Kuliah Umum di STAI Al-Furqan Makassar, Kamis (1/10/2026). Kuliah umum yang berlangsung di Aula Abdurrahman K STAI Al-Furqan Makassar tersebut mengangkat tema “Membangun Akhlak Mulia” dan diikuti sekitar 50 mahasiswa serta perwakilan sivitas akademika STAI […]

Read more