M. Aras, Ketua DPW PPP Sulsel Resmi Menyandang Gelar Doktor

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Muhammad Aras, S.Pd, MM meraih gelar doktor setelah melewati ujian promosi yang dilaksanakan di Menara Pinisi UNM Lantai 3, Jalan AP. Pettarani, Makassar, Selasa (3/9/2019).

Didepan tujuh profesor yang terdiri dari penguji internal dan ekternal, Muh. Aras yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sulawesi Selatan tersebut mampu menjelaskan pertanyaan – pertanyaan yang diajukan penguji.

Penguji pertama Prof. Asnawi mengatakan, bahwa seorang Doktor harus memiliki temuan, dan temuan dari promovendus yakni menambah 1 poin dari 7 C menjadi 8 C.

“C kedelapan ini adalah temuan dari promovendus yang artinya Community (komunitas). Saya minta jelaskan maksudnya dari temuan tersebut,” ujar Prof Asnawi.

Muh. Aras menjelaskan, untuk meningkatkan usaha dibutuhkan jaringan, bisa dengan memberikan kartu keanggotaan dan membentuk komunitas. Lewat komunitas tersebut kita memberi informasi atau pun layanan.

“Untuk mempermudah melakukan penjualan harus memiliki komunitas. Lewat komunitas tersebut kita memberi informasi dan layanan terkait usaha. Apalagi teknologi saat ini mempermudah kita untuk membentuk komunitas. Saya memiliki 16 komunitas. Ada komunitas legislatif, eksekutif dan enterpreneur. Dan saya memberi diskon bagi setiap anggota komunitas,” terang pemilik Emerald Tailor tersebut yang diberi tepukan riuh dari ratusan peserta yang hadir.

Lanjutnya, agar usaha bisa berkembang maka pemilik usaha harus memiliki 8 C. “Generasi penerus harus menguasai 8 C untuk mengembangkan perusahaan jika tidak ingin usahanya bubar. Lewat 8 C, penjualan atau promosi bisa dilakukan lewat dunia maya,” imbuh Muh. Aras yang juga adalah Ketua Ikatan Alumni UPRI/UVRI Makassar tersebut.

Setelah menjawab dengan mulus semua pertanyaan dari dewan penguji terkait disertasi yang berjudul Strategi Bauran Pemasaran pada Usaha Tailor di Kota Makassar, Muh. Aras dinilai layak untuk menerima gelar Doktor.

“Setelah melewati ujian promosi hari ini, dewan penguji bersepakat memberi nilai A. Predikat kelulusan ujian cumlaude dengan IPK 3,92. Dengan demikian, mulai saat ini yang bersangkutan berhak menyandang gelar doktor di bidang Ilmu Administrasi Publik,” ungkap Prof. DR H. Husain Syam, MTP Rektor Universitas Negeri Makassar.

Lanjut Husain Syam, Muh. Aras merupakan doktor ke – 810 pada Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Makassar dan doktor ke -310 untuk Ilmu Administrasi Publik.

Penulis : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LEGISLATIF Makassar

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM —Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan jawaban dan tanggapan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Makassar terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Jawaban tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Ketujuh Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027 di Aula Sipakatau, Balai Kota Makassar, Senin (28/9/2026). Munafri menyampaikan […]

Read more
Makassar SULSEL

Kapolresta Gowa Dampingi Kabid Humas Polda Sulsel Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU

MAKASSAR, EDELWEISNEWS M.COM – Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA., menunjukkan komitmennya dalam mendukung proses penegakan hukum, dengan mendampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., saat menyampaikan perkembangan penyidikan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait perizinan di Kabupaten Gowa. Kapolresta Gowa […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Polrestabes Makassar Transparan Tangani Peristiwa di Tallo, Propam dan Itwasda Lakukan Pendalaman

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Polrestabes Makassar memastikan penanganan peristiwa perang kelompok yang terjadi di Jalan Kandea III, Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Makassar, Minggu (27/9/2026) dini hari, dilakukan secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga bernama Rafli Ramadhani alias Pingky (19) meninggal dunia. Polrestabes Makassar menyampaikan duka cita […]

Read more