Makassar Bersiap Sambut Delegasi 31 Negara OKI, Munafri Tekankan Sinergi SKPD

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin rapat persiapan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026 bersama jajaran SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar di Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa (17/3/2026),

Guna memastikan kesiapan Makassar sebagai tuan rumah, dalam rapat tersebut, Munafri menekankan pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah untuk menyukseskan kegiatan berskala internasional yang rencananya akan menghadirkan puluhan delegasi dari negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). 

Munafri menyebutkan, sekitar 31 negara yang terdaftar OKI kemungkinan akan hadir dalam kegiatan tersebut. Karena itu, Pemkot Makassar perlu menyiapkan konsep penyambutan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu menampilkan potensi daerah.

“Kita harus memberikan gambaran kepada para delegasi, apa yang bisa dilihat dan dilakukan di Makassar, termasuk peluang investasi dan kerja sama pariwisata,” katanya.

Munafri juga meminta seluruh SKPD bergerak cepat menyiapkan program yang relevan dengan bidang masing-masing, mulai dari sektor investasi, UMKM, hingga pariwisata dan kuliner.

Lebih jauh, Munafri menekankan perhatian terhadap pelaksanaan teknis saat kegiatan dimulai seperti akomodasi penginapan, pelayanan tamu delegasi, menghadirkan kegiatan yang menonjolkan ciri khas kota Makassar hingga koordinasi pengamanan lalu lintas.

“Kita harus pastikan semua in line dengan tugas dan fungsi masing-masing, sehingga saat pelaksanaan nanti Makassar benar-benar siap,” tegasnya.

Sejalan dengan itu, Munafri telah menunjuk Asisten III Setda Kota Makassar, Firman Pagarra, untuk memimpin koordinasi lintas perangkat daerah agar seluruh persiapan berjalan terarah dan terkoordinasi.

Pada kesempatan yang sama, Firman Pagarra menyampaikan bahwa Pemkot Makassar saat ini tengah menyusun sejumlah draf kegiatan yang akan diusulkan ke Kementerian Luar Negeri. Di antaranya forum investasi, kunjungan ke UMKM, eksplorasi kuliner, hingga city tour.

Seluruh konsep tersebut, lanjutnya, masih akan disesuaikan dengan arahan Kemenlu yang dijadwalkan melakukan kunjungan ke Makassar pada 30 Maret mendatang.

“Yang penting saat ini kita siapkan dulu semua bahan dan konsepnya. Nanti akan kita sounding ke Kemenlu untuk ditentukan mana yang bisa dilaksanakan,” jelasnya.

Diketahui, IGS merupakan agenda tahunan yang dihelat di daerah berbeda di Indonesia. Tahun ini, Makassar didaulat menjadi tuan rumah dengan pelaksanaan yang direncanakan berlangsung pada akhir Mei atau awal Juni 2026.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more