Makassar dan Bantaeng Raih Penghargaan Terbaik Pembangunan Daerah Sulsel 2020

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Tahun Anggaran 2021 yang digelar secara online, Senin (20/4/2020), juga dilaksanakan pemberian Penghargaan Terbaik Pembangunan Daerah Sulsel 2020.

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel melibatkan akademisi dan tim independen.

Dilakukan penilaian terhadap Penyusunan Dokumen RKPD untuk 24 kabupaten/kota se – Sulsel Tahun 2019.

“Sebagai proses dari pemberian penghargaan pembangunan daerah tahun 2020 yang dilakukan oleh tim penilai independen dari akademisi dan hasil penilaian tim tersebut telah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur tentang Penetapan Pemenang Terbaik RKPD Kabupaten/kota Tahun 2020,” kata Kepala Bappelitbangda Sulsel, Prof Yusran Yusuf.

Prof Yusran menyebutkan, pemenang terbaik RKPD kabupaten/kota tingkat provinsi telah direkomendasikan untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Adapun pemenang terbaik Kategori Kota, terbaik pertama diraih Kota Makassar, terbaik kedua Kota Palopo dan terbaik ketiga Kota Parepare. Sedangkan untuk Kategori Kabupaten Terbaik, Terbaik Pertama diraih Kabupaten Bantaeng, Terbaik Kedua Kabupaten Bulukumba, Terbaik Ketiga Kabupaten Bone dan Terbaik Keempat diraih Kabupaten Kepulauan Selayar.

Sementara, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappelitbangda Sulsel, Andi Rahmi Bahariwaty mengatakan, pemberian penghargaan ini dalam rangka mendorong daerah untuk menyusun dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif dan dapat dilaksanakan.

Selain Pemprov Sulsel, 24 kabupetan/kota juga telah melaksanakan Musrenbang, masing-masing dengan bentuk pelaksanaan menggunakan media online/vidcom. Dan hanya Kabupaten Bone yang dapat melaksanakan Musrembang secara pertemuan langsung, karena diadakan sebelum adanya edaran penundaan atau pelarangan pertemuan/rapat dalam jumlah besar.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, menyebutkan, penyusunan RKPD sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Karena merupakan penjabaran program kepala daerah, yang telah ditetapkan dalam RPJMD dan secara formal menjadi landasan penyusunan kebijakan umum APBD dan penyusunan plafon anggaran sementara. (*)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Appi Desak OPD Matangkan Perencanaan, Januari 2027 Program Harus Langsung Jalan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memberikan peringatan keras kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak sekadar menjadi “tukang stempel” dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah. Menurutnya, kepala OPD harus mengetahui secara utuh program yang dipimpinnya, bukan hanya menerima dokumen yang telah disiapkan bagian perencanaan kemudian memberikan tanda […]

Read more
Artikel Makassar

Meretas Asa Penyelesaian Skripsi Lewat Kepedulian BAZNAS Kota Makassar

Oleh: Moh Haekal Rumaday (Mahasiswa UIN Alauddin Makassar) Menyelesaikan studi di perguruan tinggi adalah impian sekaligus tantangan besar bagi setiap mahasiswa, terutama ketika memasuki fase akhir penyusunan skripsi. Di tengah dinamika dan beban finansial tugas akhir, secercah kemudahan hadir melalui program Beasiswa Penyelesaian Studi S1 dari Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Kota Makassar. Sebagai salah […]

Read more
Makassar SULSEL

LPA Sulsel dan JARAK Indonesia Dorong Penarikan Pekerja Anak di Komunitas Matoa

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulawesi Selatan bersama Lembaga JARAK Indonesia terus memperkuat upaya perlindungan anak melalui Program Penarikan Pekerja Anak di Komunitas Matoa, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Komunitas Matoa merupakan salah satu komunitas yang menjadi perhatian dalam upaya pencegahan dan penanganan pekerja anak. Di wilayah tersebut terdapat sekitar 45 kepala keluarga (KK) […]

Read more