Musisi KPJ Makassar Mesti Punya Visi dan Karya Agar Bernilai

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Seorang musisi, pencipta lagu dan penyanyi akan bernilai jika punya karya. Karya kreatif itu juga mesti punya keunikan dan jadi pembeda. Hanya dengan begitu ia akan eksis, punya karier panjang dan dikenang.

Demikian yang mengemuka dalam talkshow “KPJ Makassar: Lakekomae?” yang diadakan di Kampung Seni KPJ Makassar, Jalan Sultan Hasanuddin No 1, Minggu, 28 Juli 2024.

Talkshow yang dipandu Fitriani Nur Alim, penyiar RRI Makassar dan Rusdin Tompo, pegiat literasi dari SATUPENA Sulawesi Selatan itu, merupakan rangkaian perhelatan “18 Tahun KPJ Makassar: Tena Silariang (Pantang Menyerah)”.

Sekretaris DPD Persatuan Artis Penyanyi,  Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Sulawesi Selatan, Rahmat Hidayah, menyampaikan bahwa seorang musisi mesti punya pola pikir positif dan kreatif, juga idealisme dan visi.

“Teman-teman KPJ Makassar juga sebaiknya mulai mendaftarkan karya-karya mereka agar terlindungi secara hukum. Dari situ mereka bisa menikmati royalti untuk kesejahteraannya,” saran musisi yang akrab disapa Gyant, yang tergabung dalam grup band Moody Pop itu.

Saran juga disampaikan oleh Dr. dr. David Gunawan Umbas, Sp.S(K), Wakil Ketua IDI Cabang Makassar, yang sudah bermain musik sejak masih di bangku SMP. Staf Dosen Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Unhas, RS dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar itu mengatakan, bahwa bila anak-anak menyukai musik dan ingin berkarier sebagai musisi boleh saja. Tapi diingatkan agar juga memperhatikan akademiknya, agar menjadi nilai plus baginya nanti.

“Sebagai musisi dengan pendidikan yang baik, saya rasakan punya manfaat yang banyak. Karena bisa membawa saya ke berbagai lingkungan sosial lainnya,” kata penggebuk drum yang malam itu tampil energik.

Bahar Merdu, sutradara Teater Pettapuang, yang belakangan lagi gandrung mengadakan teater keliling, mengajak teman-teman KPJ Makassar untuk melakukan semacam refleksi. Apakah yang mereka jalani sekarang, merupakan profesi, sekadar kegiatan rekreatif, atau untuk ibadah.

Ini penting, menurut Bahar Merdu, untuk menjawab tema diskusi “KPJ Makassar, Lakekomae?” Bila pilihannya sebagai karier profesional maka mereka harus bergerak dan terus berkarya.

Bahar Karca, Ketua KPJ Makassar, mengakui masih sedikit teman-temannya yang melek pada perlindungan karya cipta. Padahal, anak-anak KPJ bukan cuma sebagai penyanyi tapi banyak pula yang mencipta lagu.

Dikemukakan, sejauh ini hubungan KPJ Makassar dan Pemkot Makassar, cukup baik. Kampung Seni KPJ Makassar yang difasilitasi Pemkot Makassar merupakan contohnya. Hanya saja, untuk mengubah stigma terhadap penyanyi jalanan maka ia tak lagi menghadiri undangan dari Dinas Sosial.

“Penyanyi jalanan, atau pengamen, itu tidak bisa disamakan dengan anak jalanan, sebagaimana diatur dalam Perda Kota Makassar Nomor 2 Tahun 2008,” tegas Bahar Karca.

Malam kedua perayaan milad “18 Tahun KPJ Makassar: Tena Silariang (Pantang Menyerah)” berlangsung meriah. Tampil grup Musik Trotoar Makassar (MTM) dan band The Legend. MTM menyuguhkan lagu-lagu karya sendiri, termasuk lagu yang dibuat dari puisi Ram Prapanca berjudul “Jati Cinta”.

Om Koen dkk dari The Legend membawakan lagu-lagu berirama rock and roll, latin, blues dan jazz, antara lain Lagu “Hotel California” dari The Eagles, dan “The Final Countdown”.

Dr David Gunawan Umbas, yang malam itu mengajak sejumlah dokter, tampil dengan lagu-lagu penuh improvisasi. Salah satu lagu yang mendapat tepuk tangan meriah, adalah ketika ia menyanyi lagu “Spain (I Can Recall” dari Al Jarreau, sambil bermain drum).

Malam tadi juga diadakan renungan, sebagai tradisi KPJ Makassar, setiap kali merayakan ulang tahunnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Perketat Penataan Reklame, 12 Ruas Jalan Dilarang Pasang Reklame Insidentil

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperkuat penataan reklame di titik wilayah kota. Kebijakan tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap kewajiban pajak dan pendapatan daerah, tetapi juga untuk menjaga estetika serta menciptakan wajah Kota Makassar yang lebih tertib dan menarik. Kepala Bapenda Makassar, Andi Asminullah, mengatakan, penataan […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Kapolda Sulsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapan Menghadapi Karhutla

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Selasa (11/08/2026), sebagai langkah strategis untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat sinergi lintas […]

Read more
Makassar Olahraga

Jelang Porprov Sulsel XVIII, IPSI Makassar Matangkan Persiapan 19 Atlet

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM – Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone pada November mendatang. Sebagai bagian dari persiapan tersebut, IPSI Kota Makassar menggelar pemusatan latihan bagi atlet-atlet hasil seleksi yang diproyeksikan memperkuat […]

Read more