NA Sebut Pengangguran, Kebodohan dan Kemiskinan Adalah Musuh Bangsa Saat Ini

PALOPO, EDELWEISNEWS.COM– Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah sebut ada tiga musuh besar bangsa saat ini. Musuh tersebut yakni tingginya angka pengangguran, kebodohan dan kemiskinan.

“Musuh kita saat ini adalah kemiskinan, pengangguran, dan kebodohan,” sebut Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya di kegiatan Festival Keraton Nusantara, di Kota Palopo, Senin (9/9).

Bagi Nurdin Abdullah, sebagai negara agraris, Indonesia kaya dengan sumber daya alam. Guru besar Fakultas Ilmu Kehutanan Unhas ini juga menyebut krisis pangan adalah ancaman bagi penduduk dunia saat ini.

“Karena penduduk dunia terus bertambah, sementara luas bumi kita tidak bertambah,” kata Gubernur Nurdin.

Oleh karena itu, kata Nurdin, sebagai bangsa yang besar, Indonesia dapat menjadi penyanggah pangan dunia.

“Indonesia adalah sebuah negara tropis yang sepanjang tahun kita dapat menanam, tinggal bersama-sama bagaimana kita menjaga dan melestarikan alam kita sehingga pembangunan yang berkesinambungan ini dapat kita jaga bersama,” jelas alumni Kyushu University ini.

Apalagi, lanjutnya, empat kabupaten-kota di Luwu Raya memiliki potensi pertanian, perkebunan, dan perikanan luar biasa.

“Luwu Raya ini adalah salah satu masa depan Sulawesi Selatan bahkan Indonesia pada umumnya. Potensi perikanan, pertanian, peternakan, perkebunan, kekayaan mineral kita, potensi wisata kita begitu terbentang luas di hadapan kita,” ungkap mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.

Selain itu, sosok dengan sejuta karya ini memiliki inovasi yang sangat luar biasa untuk mengembangkan seluruh potensi yang ada di 24 kabupaten kota se-Sulsel.

“Kita memiliki danau yang begitu indah, danau Matano dan danau lainnya. Ini semua kalau kita dorong menjadi keunggulan dan ini akan menjadi destinasi unggulan kita semua. Potensi ini perlu kita maksimalkan lagi, tetapi harus yang berkelanjutan agar anak cucu kita bisa menikmati tanah Luwu Raya yang kita cintai ini,” pungkasnya. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more