Pagi Tadi Komisi IX DPR Rapat Khusus Masalah BPJS Kesehatan

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Komisi IX DPR RI akan menggelar pertemuan khusus membahas tuntas masalah Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)–BPJS Kesehatan. Pertemuan dijadwalkan pagi tadi, Rabu (6/11/2019).

“Besok (hari ini) kita akan membicarakan masalah BPJS Kesehatan. Yang diundang nanti, Menteri Kesehatan, Direktur Utama BPJS Kesehatan, dan Dewan Jaminan Sosial Nasional,” ucap Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene sesaat sebelum menutup rapat malam tadi, Selasa (6/11/2019).

Pertemuan membahas BPJS Kesehtaan disambut baik para anggota Komisi IX. Apalagi soal kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri yang dinilai terlampau tinggi.

“Sesuai dengan keputusan, kami sudah ada undangan akan membahas lebih khusus mengenai JKN besok (hari ini). Agendanya, nanti pemaparan BPJS dari pengenalan sampai (iuran) kewajiban,” tambah Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris.

Sebagaimana dilansir Health Liputan6.com, salah satu anggota dewan menyampaikan, pembahasan masalah BPJS Kesehatan memang sudah dibicarakan saat kepemimpinan kabinet sebelumnya, tapi masih belum tuntas.2 of 3

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Menkes Terawan bertemu dengan Komisi IX DPR RI didampingi Sekjen Kemenkes Oscar Primadi serta Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris,  Kepala BPOM Penny K. Lukito, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo. (Foto: Fitri Haryanti/Liputan6.com)

Menkes Terawan bertemu dengan Komisi IX DPR RI didampingi Sekjen Kemenkes Oscar Primadi serta Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris, Kepala BPOM Penny K. Lukito, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo. (Foto : Liputan6.com)

Ada juga anggota dewan yang kurang setuju dengan kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri kelas III.

“Enggak masalah kalau peserta mandiri kelas I naik jadi Rp160.000) dan kelas II naik iurannya Rp110.000. Tapi bagaimana dengan peserta kelas III naik Rp42.000, yang mana mereka banyak yang enggak sanggup bayar iuran, pendapatan harian pas-pasan,” ujar salah satu anggota dewan.

Dalam sesi rapat kemarin, anggota dewan turut menanyakan kepada Terawan, bagaimana soal kenaikan iuran BPJS Kesehatan terhadap peserta mandiri, terutama peserta kelas III dan polemik yang masih terjadi.

“Mohon izin, Bu. Untuk lengkapnya soal BPJS Kesehatan bisa besok saja (rapat hari ini),” ujar Terawan. Jawaban pun disetujui (tidak diinterupsi), karena ada rapat khusus membicarakan masalah BPJS Kesehatan. (lip6)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jakarta Nasional

Ratusan Ribu Masyarakat Berpartisipasi dalam “War” Undangan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan. (Foto: BPMI Setpres) JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Antusiasme masyarakat untuk menghadiri rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, terlihat sangat tinggi. Pada hari pertama pelaksanaan perebutan undangan (war ticket) yang dibuka pada Rabu, 5 Agustus 2026, tercatat sebanyak 128.331 masyarakat mengikuti proses pendaftaran […]

Read more
Makassar Nasional News

Wali Kota Munafri Paparkan Strategi Makassar Keluar dari Krisis Sampah di Forum UCLG ASPAC

DEPOK, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan strategi komprehensif Pemerintah Kota Makassar dalam mengatasi persoalan persampahan pada kegiatan City-to-City Learning and Innovation Lab: Waste Management Practices. Forum tersebut diselenggarakan United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) di The Margo Hotel Kota Depok, Selasa (28/7/2026). Mempertemukan pemerintah daerah se-Indonesia untuk berbagi praktik […]

Read more
Jakarta Nasional News

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerintahan Prabowo Subianto mendapat pengakuan positif dari masyarakat internasional. Hal ini dapat dilihat dari kunjungan Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, serta Perdana Menteri India Narendra Modi dalam waktu yang berdekatan. Kunjungan Lukashenko dilakukan pada 2-4 Juli 2026, diikuti kunjungan Wong (6 Juli), […]

Read more