Pakar Epidemologi Unhas : Kunci Penanganan Covid-19 adalah Peran Aktif Masyarakat

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pakar Epidemologi dari Fakultas Kesehatan Unhas, Prof Ridwan Amiruddin menegaskan, kunci penanganan Covid-19 melalui Community Engagement atau pelibatan aktif masyarakat untuk bersama-sama keluar dari krisis ini.

“Bagaimana mengajak masyarakat keluar dari krisis ini. Pendekatan yang ada saat ini adalah top down, ini harus dibalik, dengan melakukan akselerasi penguatan di masyarakat,” terang Ridwan usai melakukan rapat koordinasi bersama Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, di Ruang Rapat Gubernur Sulsel, Selasa (30/6/2020).

Ridwan menyebutkan, hingga saat ini tingkat kepatuhan dan disiplin masyarakat akan bahaya Covid-19 masih sangat rendah, yakni 35 persen.

“Hasil survei mengenai kesadaran masyarakat atas bahaya Covid-19 masih sampai di 35 persen. Kalau angka kepatuhan disiplin yang kurang, konsekuensinya adalah kalau ada 10 orang keluar, hanya 3 orang bermasker, itu artinya 7 orang menjadi potensi tertular,” jelas Ridwan.

Ketua Perhimpunan Ahli Epidemologi Sulawesi Selatan ini menjelaskan, dari studi epidemologi, Covid-19 dapat dibaca dari tiga point penting, yakni, waktu, lokasi dan orang.

Dari segi waktu, Ridwan menuturkan, saat ini terjadi peningkatan kasus positif. Meskipun, tingkat kesembuhan juga cukup tinggi. Sementara dari segi lokasi, di Sulsel terdapat tujuh lokasi dengan jumlah kasus tertinggi yakni Makassar, Maros, Takalar, Gowa, Jeneponto, Bulukumba dan Luwu Timur. Sedangkan dari sisi orang, saat ini ia membaca jumlah positif covid didominasi oleh usia produktif karena adanya pelonggaran yang terjadi.

Berdasarkan hal ini, Ridwan menilai perlunya dilakukan berbagai intevensi untuk menekan penularan dan mengoptimalkan upaya penyembuhan pasien positif Covid-19.

Ia juga menyebutkan, berdasarkan prediksi Pennsylvania University, pertengahan Juli menjadi puncak tertinggi angka positif covid dengan melihat jumlah populasi rentan, kecepatan penularan, angka kesembuhan, layanan rumah sakit, dan mitigasi yakni upaya preventif dan memberikan tekanan terhadap kurva.

“Sangat ditentukan oleh capaian intervensi yang dilakukan. Semakin tinggi capaian mitigasi yang dilakukan, semakin landai kurvanya. Untuk itu, pelibatan masyarakat menjadi salah satu kunci penanganan Covid-19,” tutupnya. (hum)

Editor : Anisah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Polrestabes Makassar Transparan Tangani Peristiwa di Tallo, Propam dan Itwasda Lakukan Pendalaman

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Polrestabes Makassar memastikan penanganan peristiwa perang kelompok yang terjadi di Jalan Kandea III, Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Makassar, Minggu (27/9/2026) dini hari, dilakukan secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga bernama Rafli Ramadhani alias Pingky (19) meninggal dunia. Polrestabes Makassar menyampaikan duka cita […]

Read more
Makassar SULSEL

SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sejumlah orangtua murid dan guru SD Inpres Tello Baru 2 Kecamatan Manggala mengikuti kegiatan Sosialisasi Inovasi Berlayar yang tengah dikembangkan sekolah itu, pada Jumat (25 September 2026). Sosialisasi disampaikan oleh Sahrina, S.Pd, M.Pd, Kepala UPT SPF SD Inpres Tello Baru 2, sekaligus merupakan inovator Berlayar, dan Rusdin Tompo, pegiat Sekolah Ramah Anak, […]

Read more
Gowa SULSEL

HUT Lantas Bhayangkara ke-71, Polresta Gowa Teguhkan Komitmen Polantas Hadir untuk Masyarakat

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Suasana penuh kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 yang digelar Polresta Gowa di Lapangan Ashabur Rifky Polresta Gowa, Sabtu (26/9/2026) sore. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WITA tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan diikuti oleh jajaran personel Polresta Gowa. Rangkaian kegiatan diawali dengan […]

Read more