Pangdam Hasanuddin : Bekerjalah Sepenuh Hati, Tulus dan Ikhlas

BONE, EDELWEISNEWS.COM – Sebelum mengakhiri masa tugasnya sebagai Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi berkunjung dan bersilaturahim ke satuan jajaran Kodam, diantaranya ke Korem 141/TP yang berada di Watampone, Kabupaten Bone, Senin (6/1/2020).

Dalam kunjungannya kali ini, Pangdam berpamitan kepada warga Korem 141/TP, karena akan mengakhiri masa jabatannya dan akan melaksanakan serah terima pada tanggal 9 Januari nanti di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta.

Pangdam dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada segenap warga Korem 141/TP. “Saya bersama isteri menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada saudara-saudara semua, karena selama satu tahun lebih telah bersama rekan-rekan di wilayah jajaran Korem 141 dalam keadaan aman, walaupun ada hal-hal kecil itulah namanya kehidupan,” tutur Pangdam.

“Saya sangat berharap kondisi ini terus saudara jaga, supaya kita semua bisa bekerja dengan baik, kita bekerja dengan damai dan saya percaya nanti Panglima berikutnya juga akan jauh lebih baik,” imbuh Mayjen Surawahadi.

“Kita bekerja harus dengan sepenuh hati, kita harus naik kelas, bukan hanya pekerjaan, tapi juga ibadah, kita sadari atau tidak, saudara nanti kalau tua seperti ini, saya sudah merasakan,” tambahnya.

“Saya tidak ada apa-apanya, saya bisa memimpin karena Allah Swt. Berniatlah baik karena hidup ini harus ada niat baik kepada siapapun, berbuatlah baik terhadap satuanmu dan siap berkorban sesuai dengan kemampuan masing-masing,” pesan Mayjen Surawahadi.

Di tempat yang sama Danrem 141/TP Kolonel Inf Suwarno dalam sambutannya mengatakan, bahwa ada tiga hal yang sangat terkesan atas kepemimpinan Pangdam Mayjen Surawahadi.

“Yang paling terkesan adalah masalah pembinaan satuan, personel dan teritorial. Masih terngiang di kepala saya, ketika bapak menyampaikan jangan sampai anggota dimarahi dan dipukuli,” jelas Danrem.

“Dalam memimpin 15 Kodim dan satu Batalyon, banyak sekali pelanggaran yang dilakukan anggota, tapi berkat arahan dari Bapak semua dapat terselesaikan dengan baik,” terangnya.

Danrem mengaku bahwa dalam penyiapan masa purna tugas pensiun banyak belajar dar Pangdam. Danrem pun mengutip pernyataan Pangdam, bahwa “Pangkat itu tidak pasti tapi pensiun itu pasti”.

“Semua itu perlu disiapkan, kita semua belajar dari Bapak, bagaimana cara menata masa depan menata pensiun dengan baik,” ungkapnya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Asintel Kolonel Inf Andi Asmara Dewa, Aslog Kolonel Czi Galih Suhendro, Kasrem Letkol Inf Bobbie Triyantho dan para Dandim jajaran Korem 141/TP.

Penulis : Edi

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Penyerahan Jabatan Dirreskrimum Polda Sulsel, Kapolda Sampaikan Terima Kasih atas Dukungan dan Kinerja Selama Bertugas

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Djuhandhani Rahardjo Puro, memimpin langsung Upacara Penyerahan Jabatan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulawesi Selatan yang digelar di Lobby Lantai 1 Mapolda Sulsel, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan tertib, serta dihadiri oleh Wakapolda Sulsel Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulawesi Selatan, […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Wujud Apresiasi Kinerja, Kapolda Sulsel Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin apel pagi yang dirangkaikan dengan pemberian piagam penghargaan kepada personel berprestasi di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta oleh personel gabungan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Korban Geng Motor di Ablam Dirawat Gratis di RS Daya, Biaya Ditanggung Pemkot Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar memastikan penanganan korban kekerasan jalanan dilakukan secara maksimal dan manusiawi, terhadap warga korban begal. Seorang anak berinisial (H) (13), korban serangan geng motor di kawasan Ablam, kini menjalani perawatan intensif di RSUD Daya Makassar, tanpa dipungut biaya sepeser pun. Direktur Utama RSUD Daya Makassar, dr. A. Any Muliany menegaskan, […]

Read more