Pangdam Hasanuddin dan Rombongan Bagi Sembako untuk Warga di Pulau

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, bersama relawan menyerahkan bantuan sembilan bahan pokok (Sembako) kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di Pulau Barrang Lompo Kec. Ujung Tanah Kota Makassar, Sabtu, (9/5/2020).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pangdam bersama beberapa relawan, yayasan maupun paguyuban yang berada di Kota Makassar.

“Kita bersama-sama dari Walubi Sulsel, Yayasan Buddha Tzu Chi Sulsel, Klenteng Xiang MA Makassar dan INTI Sulsel, mereka berpartisipasi membantu untuk membagikan sembako,” jelas Pangdam.

“Ini merupakan wujud kepedulian kita bersama beberapa relawan untuk meringankan beban masyarakat yang terkena imbas pandemi Covid-19, khususnya di kepulauan yang ada di kota Makassar,” ungkap Mayjen Andi.

“Selama ini kita lakukan di kota, sekarang ini kita berusaha menyalurkan di kepulauan, karena mereka-mereka ini sulit disentuh kalau tidak ada transportasi, jadi kita menggunakan kapal,” sambung Pangdam.

“Insya Allah pada saatnya nanti, bantuan yang ada kita himpun, setelah itu akan disalurkan. Semua yang berada di kepulauan dapat tersentuh juga dengan kegiatan-kegiatan seperti ini,” tutupnya.

Sebelum meninggalkan Pulau Barrang Lompo Pangdam menghimbau kepada aparat setempat dan warga untuk tetap selalu waspada, serta tetap menerapkan maklumat pemerintah untuk memerangi Covid-19.

Salah satu warga Barrang Lompo Dg. Tepa’ (70) mengaku senang atas bantuan yang diberikan oleh Pangdam. Dan dia mengungkapkan rasa terima kasihnya disertai rasa haru.

“Terima Kasih atas bantuanta (bantuannya) Bapak Pangdam, ini sangat membantu, apalagi situasi begini kasihan,” ungkapnya.

Adapun sembako yang dibagikan berjumlah 1.000 paket dengan peruntukan 350 paket untuk warga di Pulau Barrang Lompo, 350 paket di Pulau Kodingareng dan 300 paket di Pulau Barrang Caddi.

Turut hadir Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIV/Hasanuddin Arinta Andi Sumangerukka, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Drs. Halim Pagarra, Ketua Walubi Sulsel Hendry Sumitomo, Humas Klenteng Xiang MA Makassar Ricky, Sekretaris Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Albertus Yap, Camat Sangkarrang, Kapendam, Kabekangdam, Dandim 1408/BS dan Dandeninteldam XIV/Hasanuddin.

Penulis : Edi

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

DLH Makassar Matangkan Sistem TPA Residu Lewat Bimtek Jakstrada

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat menjelang penerapan sistem baru pengelolaan sampah yang akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2026. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman mengatakan, kesiapan menuju 1 Agustus tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat, tetapi juga diperkuat […]

Read more
Makassar SULSEL

BPBD Makassar Luncurkan SIGAP PESISIR, Percepat Respons Bencana dari 90 Menit Menjadi 15 Menit

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar meluncurkan inovasi SIGAP PESISIR (Sistem Integrasi Gerakan Adaptif Pesisir), sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan sekaligus mempercepat penanganan bencana di kawasan pesisir. Melalui sistem tersebut, BPBD menargetkan waktu respons kedaruratan dapat dipangkas dari rata-rata 90 menit menjadi hanya 15 menit. SIGAP PESISIR diperkenalkan secara resmi pada Senin […]

Read more
Makassar SULSEL

RSUD Daya Makassar Hadirkan Inovasi GELIAT, Solusi Penanganan dan Pemulangan Pasien Terlantar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar, terus memperkuat komitmennya menghadirkan pelayanan kesehatan yang humanis dan terintegrasi. Terbaru, rumah sakit milik Pemerintah Kota Makassar itu meluncurkan inovasi GELIAT (Gerakan Empati Layanan Integrasi Aktif Terpadu) sebagai solusi percepatan penanganan pasien terlantar, mulai dari proses perawatan hingga pemulangan kepada keluarga. Direktur RSUD Daya Makassar, […]

Read more