Pangdam Hasanuddin : Keberadaan Babinsa Harus Dirasakan oleh Masyarakat

KENDARI, EDELWEISNEWS.COM – Usai menyambangi Makorem 143/HO dan Batalyon Infanteri (Yonif) 725/Woroagi, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad, SH didampingi Ketua Persit KCK PD XIV/Hasanuddin Amelia Andi Muhammad beserta rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Makodim 1417/Kendari, tepatnya di Jl. Sam Ratulangi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (11/3/2022).

Kedatangan orang nomor satu di Kodam Hasanuddin ini disambut dengan laporan Dandim 1417/Kendari Kolonel Inf Windarto, jajar kehormatan, pengalungan bunga dan tari persembahan sebagai tanda penyambutan kepada Pangdam Hasanuddin.

Dalam kunjungannya, Pangdam memberikan pengarahan kepada seluruh personel Kodim 1417/Kendari baik personel militer, PNS maupun Ibu-ibu Persit KCK Cabang L Kodim 1417/Kendari.

Pangdam dalam arahannya mengatakan, bahwa sebagai prajurit TNI AD sesuai tugas pokok dan fungsinya sebagai kekuatan pertahanan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam tugasnya salah satunya ada Satuan Komando Teritorial (Satkoter) dalam rangka (Pembinaan Teritorial) di wilayah di dalamnya terdapat komunikasi sosial (komsos) , ketahanan wilayah, karya bakti dan sebagainya.

“Di sini peran Dandim, Danramil serta Babinsa sebagai ujung tombak di wilayah, harus bermitra dengan Babinkamtibmas, Kepala Desa, Kelurahan atau Kepala Dusun guna bersama-sama menciptakan kondisi yang stabil dan dinamis serta kondusif di suatu wilayah,” tuturnya.

“Dan tak kalah penting peran Babinsa harus menjadi contoh, tunjukkan keberadaanmu supaya bermanfaat bagi masyarakat. Aplikasikan 8 wajib TNI sesuai perintah Kasad,” tegasnya.

“Dengan komsos, karya bakti dan silahturahmi dengan tokoh masyarakat, adat, agama dan tokoh pemuda sekaligus lakukan pembinaan teritorial,” sambungnya.

“Berikan contoh dengan mengajak sholat lima waktu di Masjid berjamaah bagi agama muslim dan non muslim silahkan di tempat ibadahnya masing-masing, seperti Gereja atau Pura, selain itu terjun ke sekolah-sekolah berikan sosialisasi berkerja sama dengan pihak terkait yakni memberikan sosialisasi cinta tanah air, wawasan kebangsaan dan menjadi irup dalam upacara,” ajak Pangdam lagi.

“Selain itu, saya ingatkan Babinsa harus disiplin, loyalitas tegak lurus kepada pimpinan, saya tidak mau dengar laporan Babinsa melakukan pelanggaran,” ungkapnya.

“Terakhir kepada Ibu-ibu jangan terpengaruh usaha-usaha bisnis yang tidak benar dengan menjanjikan keuntungan yang besar misalnya, pinjaman online dan sebagainya, hindari itu dan jangan sampai terjerat, syukuri hidup ini dan apa yang sudah diberikan Allah SWT inilah yang terbaik,” pungkasnya.

Penulis : Edy

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Sabtu Gembira di SD Negeri Borong Makassar, Diisi dengan Aktivitas Seni

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Sekolah tidak akan maju dan sukses tanpa dukungan orangtua murid. Partisipasi dan kolaborasi orangtua dengan guru-guru bersama murid sangat diperlukan guna pengembangan inovasi sekolah,” kata Andi Etty Cahyani, S.Pd, M.Pd, Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, saat membuka Sabtu Gembira. Hari Sabtu, 10 Oktober 2026, di sekolah yang beralamat di Jalan Borong […]

Read more
Gowa SULSEL

Klarifikasi Denda Balap Liar, Satlantas Polresta Gowa Tegaskan Penindakan Sesuai Aturan Hukum

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Menanggapi pemberitaan di sejumlah media online terkait penindakan balapan liar di Kabupaten Gowa, yang menyoroti keluhan seorang warga mengenai denda hingga Rp3 juta terhadap anaknya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gowa menegaskan, bahwa penindakan terhadap pelanggaran balap liar memiliki dasar hukum yang jelas dan dilaksanakan melalui mekanisme sesuai ketentuan perundang-undangan, Minggu (11/10/2026). […]

Read more
Lingkungan Makassar SULSEL

Langit Makassar Berkabut, BPBD Ingatkan Bahaya PM2.5! Fadli Tahar : Jangan Tunggu Sesak untuk Melindungi Diri

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kualitas udara masuk kategori tidak sehat pada pengukuran di Maros. Asap kebakaran hutan dan lahan serta pergerakan angin menjadi faktor yang perlu diwaspadai masyarakat Sulawesi Selatan. Kabut asap bukan sekadar membuat langit terlihat suram. Di balik udara yang tampak biasa, terdapat partikel polutan berukuran sangat kecil yang berpotensi masuk jauh ke dalam […]

Read more