Pangdam Menutup Dikmaba TNI AD Gemblengan Rindam XIV/Hasanuddin

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, secara resmi menutup Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AD Tahun 2019 (Ov) yang dididik dan digembleng oleh Rindam XIV/Hasanuddin di Lapangan Sapta Marga Mako Rindam Pakatto, Kabupaten Gowa. Sabtu, (22/2/2020).

Penutupan ditandai dengan pelepasan secara simbolis tanda siswa dan pangkat prajurit siswa serta penyematan pangkat baru sebagai Bintara sekaligus penyerahan ijazah. Dilanjutkan dengan Sumpah Prajurit oleh 254 Bintara dengan perwakilan 4 agama yakni Islam, Katholik, Protestan dan Hindu. Dalam pengambilan sumpah yang dipimpin oleh Pangdam Hasanuddin, para Bintara didampingi oleh rohaniawan masing – masing.

Pada kesempatan tersebut Pangdam memberikan penghargaan kepada mantan siswa yang berprestasi sebagai lulusan terbaik yakni Serda Mahadir M. Hamka, kelahiran Atula, Kabupaten Kolaka Timur 10 Maret 2001, lulusan SMA 1 Ladongi.

Dalam amanatnya Pangdam mengatakan, penutupan pendidikan ini merupakan prosesi pelantikan bagi prajurit siswa yang memperoleh predikat sebagai Bintara TNI Angkatan Darat, sekaligus mengubah status dari kehidupan sipil ke dalam kehidupan Militer.

“Sehubungan dengan hal tersebut, selaku pribadi dan atas nama Komando, dengan rasa bangga saya mengucapkan selamat kepada para Bintara atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan ini,” ujar Pangdam.

Pengetahuan dan keterampilan yang telah didapatkan serta prestasi yang dicapai, dapat dijadikan motivasi untuk mengikuti pendidikan Tahap II di kecabangan masing-masing.

“Untuk itu, siapkan fisik dan mental saudara dengan baik dalam menjalani proses pendidikan tahap II,. dengan disiplin serta dedikasi yang tinggi. Agar nantinya dapat menjadi prajurit yang tangguh, tanggon dan trengginas,” imbuhnya.

“Jangan ada keraguan, apalagi menyesal dalam menjalani kehidupan sebagai seorang prajurit. Karena semua itu merupakan suatu proses kehidupan yang saudara cita-citakan selama ini. Pahami, hayati dan amalkan pedoman hidup prajurit yaitu Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI,” tegas Pangdam.

Usai pelantikan, para mantan siswa juga menampilkan demonstrasi kemampuan dan keterampilan militer seperti kolone senapan, bongkar pasang senjata, pematahan batako dan baja, bela diri militer, taktik tempur militer dan tarian Malulo.

Turut hadir Ketua Persit KCK PD XIV/Hasanuddin Arinta Andi Sumangrukka, Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Budi Sulistijono, Danrindam, para Perwira Ahli, PA LO, para asisten, para Kabalakdam dan Komandan satuan Kodam XIV/Hasanuddin.

Penulis : Edi

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nusa Tenggara Timur SULSEL

Pemprov Sulsel Kerahkan Tim Kesehatan, 315 Pasien Dilayani Pascagempa di Manggarai

LABUAN BAJO, EDELWEISNEWS.COM – Tim Kesehatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melayani 315 pasien dalam misi kemanusiaan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Kamis (3/9/2026). Misi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari respons kesehatan setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang kawasan Flores pada Sabtu (15/8/2026). Aktivitas gempa susulan masih terjadi hingga Jumat (4/9/2026), sehingga dukungan […]

Read more
Makassar SULSEL

Gubernur Sulsel Beber Keunggulan MYP : Jamin Kualitas dan Hemat Anggaran

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pembangunan infrastruktur di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menggeliat. Total anggaran yang digelontorkan Pemerintah Provinsi Sulsel mencapai Rp3,7 Triliun melalui skema tahun jamak 2025-2027. Proyek mercusuar ini bernama Multi Years Project (MYP) yang menyasar perbaikan jalan sepanjang 1.000 kilometer, jaringan irigasi yang melayani 54.000 hektar sawah, hingga pembangunan dua rumah sakit regional […]

Read more
Makassar SULSEL

Kemarau Panjang, Wali Kota Makassar Bersama Warga Salat Istisqa di Al-Markaz

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di halaman Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu (5/9/2026) pagi. Salat Istisqa digelar mulai pukul 07.00 Wita sebagai ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang yang melanda Indonesia, termsuk Kota Makassar. Dalam […]

Read more