Pangdam Pimpin Sertijab dan Penyerahan Tugas PJU Kodam Hasanuddin

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasannudin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, SH memimpin sertijab Pejabat Utama (PJU) Kodam XIV/Hasanuddin. Sertijab berlangsung di Gedung Balai Pertemuan Hasanuddin (BPH) Makodam Jl. Urip Sumoharjo Makassar, Senin (24/1/2022).

Mayjen Mochamad Syafei Kasno, SH mengatakan, bahwa kegiatan yang berlangsung kali ini sebagai rangkaian Serah Terima Jabatan Dandenmadam XIV/ Hasanuddin dan Penyerahan Tugas Pamen Ahli Bidang Manajemen Sishanneg serta Kasansidam XIV/Hasanuddin.

“Kegiatan ini adalah sebagai simbol untuk melepas secara formal Kolonel Inf Jusriadi, S.Ag, M.Si, dan Kolonel Kav. Rahyanto Edi Yunianto beserta isteri akan meninggalkan Kodam Hasanuddin untuk melaksanakan tugas di tempat yang baru. Sedangkan Letkol Kav Gatot Pramono Yogi mendapat promosi jabatan dalam lingkup Kodam Hasanuddin dari Kasansidam menjadi Dandenmadam XIV/Hasanuddin,” jelas Pangdam.

“Walaupun secara fisik kita akan berpisah dengan para pejabat yang baru saja mengakhiri masa tugasnya di Kodam Hasanuddin, namun perpisahan ini hanya sebatas pemindahan dan pengalihan tempat tugas. Karena secara hakiki, jalinan komunikasi dan informasi masih tetap diperlukan dalam rangka menjaga jalinan silaturahmi serta hubungan kerja di manapun bertugas,” ujar Mayjen Mochamad Syafei Kasno.

“Terima kasih dan penghargaan atas pengabdiannya selama bertugas di Kodam Hasanuddin. Semoga karya dan bakti yang telah ditunjukkan selama bertugas di sini, dapat membawa manfaat yang besar guna menyongsong tugas dan pengabdian di tempat tugas yang baru,” tambahnya.

Pada kesempatan ini pula, Mayjen Mochamad Syafei Kasno menyampaikan ucapan selamat kepada Letkol Kav Gatot Pramono Yogi yang baru saja menerima tugas dan jabatan selaku Dandenmadam XIV/Hasanuddin.

“Saya ucapkan selamat atas jabatan yang baru, semoga dapat mewujudkan keinginan dan harapan sesuai kebijakan dan strategi pembinaan Kodam Hasanuddin,” sambungnya.

“Lanjutkan dan kembangkan kebijakan yang telah digariskan oleh pejabat lama, pengalaman tugas yang bervariasi sebelumnya tentu sangat mendukung dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan saat ini,” tandasnya.

Diakhir sambutannya Pangdam menyampaikan secara khusus kepada Kolonel Inf Jusriadi dan Kolonel Kav Rahyanto Edi Yunianto beserta isteri yang akan meninggalkan Kodam Hasanuddin.

“Dengan penuh rasa bangga kami mengucapkan selamat jalan dan selamat bertugas di lingkungan tugas yang baru,” ucapnya.

“Kami semua berdoa semoga keberhasilan, kesehatan serta kesejahteraan lahir dan batin senantiasa menyertai dalam melaksanakan tugas yang baru,” pungkasnya.

Penulis : Edy

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

IPSI Makassar Optimistis Raih Prestasi di Porprov Sulsel XVIII, 19 Atlet Siap Bertarung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Makassar siap mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026. Melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, sebanyak 19 atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan. Kontingen […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Gojek Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas di Makassar

MAKASSAR, EDELWEIS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Gojek ikut mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan tertib berlalu lintas, khususnya melalui edukasi kepada para mitra pengemudi. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran Gojek yang dipimpin Vice President Operations Gojek, Gede Manggala, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jumat (6/11/2026). Munafri berharap Gojek […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more