Pangdam XIV/Hsn Sidak ke Batalyon, Kuasai Tugas dan Tanggungjawab Sesuai dengan Jabatan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Meyjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr (Han) melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti dan Batalyon Arhanud 4/Arakata Akasa Yudha, bertempat di Kota Makassar, Kamis (20/4/2023).

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kehidupan prajurit dan memastikan kesiapsiagaan Batalyon satuan tempur (Satpur), dan satuan bantuan tempur (Satbanpur) di jajaran Kodam XIV/Hasanuddin apabila dilakukan pendadakan.

Menyikapi tantangan ke depan yang semakin kompleks, Mayjen Totok dalam pengarahannya berpesan kepada seluruh prajuritnya yang berada di Batalyon tersebut agar senantiasa menguasai materi latihan, dan mengetahui persis tugas dan tanggungjawabnya sesuai dengan jabatan yang diduduki.

“Kuasai tugas dan tanggungjawab sesuai dengan jabatanmu, kalau tidak memahami tugasmu akan berpengaruh dengan yang lain, kuasai tugasmu, paham itu, jangan hanya sekedar melaksanakan kegiatan tanpa mengetahui maksud dan tujuannya. Agar menguasai tugas dan tanggungjawab masing-masing mulai dari pangkat prada sampai dengan Danyon, latihan jangan asal lewat, anggota harus paham setiap materi yang dilaksanakan,” tandasnya.

Pangdam pun membeberkan kebanggaannya terhadap Yonif Raider 700 yang merupakan salah satu satuan yang menjadi prioritas untuk siap gerak melaksanakan tugas.

Orang nomor satu di Kodam XIV/Hasanuddin ini, juga berpesan kepada para Komandan Batalyon (Danyon), baik di Yonif Raider 700/WYC maupun di Yonarhanud 4/AAY, agar senantiasa meningkatkan kemampuan dan keterampilan para anggotanya, sesuai dengan program latihan yang telah ditetapkan sehingga tidak ada lagi waktu yang terbuang sia-sia.

“Para Unsur pimpinan, mulai Danyon sampai ke Danru yakinkan apa yang dilakukan anak buahmu, pahami bisa dilaksanakan dengan baik, sesuai dengan tuntutannya. Terus lakukan latihan sesuai program latihan, tingkatkan naluri tempur, agar dalam melaksanakan tugas nantinya dapat memahami betul tindakan apa yang akan diambil jika dalam kondisi apapun,” cetusnya.

Di akhir penekanannya, mantan Gubernur Akmil ini menyampaikan agar setiap prajurit memiliki fisik yang kuat dan senantiasa tetap berpedoman dengan dasar dan aturan prajurit yaitu Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI, serta melaksanakan Perintah Harian Panglima TNI, Perintah Harian Kasad, dan slogan Kodam XIV/Hasanuddin yaitu 6 K Di Hati Kita. “Awali Semua Tugasmu dengan Doa,” titupnya.

Sumber : Pendam XIV Hsn

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Presiden Prabowo Resmikan Inpres Jalan Daerah 2025, Sulsel Dapat Alokasi Rp258 Miliar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM  – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah 2025 yang mengalokasikan anggaran Rp258,17 miliar untuk pembangunan dan peningkatan jalan daerah di Sulawesi Selatan. Melalui program tersebut, sebanyak 20 kabupaten/kota di Sulsel akan memperoleh penanganan infrastruktur jalan sepanjang 62,54 kilometer guna memperkuat konektivitas wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Peresmian dilakukan […]

Read more
Makassar SULSEL

Addin Jauharuddin Lantik PW GP Ansor Sulsel, Tekankan Kader Kompeten, Kreatif dan Siap Wujudkan Ketahanan Pangan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, H. Addin Jauharuddin resmi melantik Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Sulawesi Selatan masa khidmat 2026–2030 di Auditorium Universitas Islam Makassar (UIM), Jalan Perintis Kemerdekaan No. 29, Makassar, Rabu (24/6/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum strategis bagi GP Ansor Sulawesi Selatan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan […]

Read more
Agama Makassar

Ketika Khotbah Jumat Bisa Dipahami: Praktik Inklusi di Masjid IMMIM Makassar Bagi Teman Tuli

Oleh: Andi Zulfajrin Syam (Pegiat Inklusi) Bagi umat Islam, salat Jumat bukan hanya tentang menjalankan ibadah. Di dalamnya terdapat khotbah yang berisi pesan keagamaan, ajakan berbuat baik, dan informasi yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak semua jemaah dapat mengakses isi khotbah dengan mudah. Bagi difabel Tuli, khotbah yang disampaikan secara lisan sering […]

Read more