Peduli Sulsel, Danny Instruksikan Jajarannya Turun Bantu Korban Bencana Alam di Sidrap, Enrekang dan Luwu

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Walikota Makassar, Danny Pomanto, menunjukkan responsif dan tanggapnya terhadap situasi darurat. Dia menginstruksikan kepada SKPD untuk turun memberikan bantuan ke tiga wilayah terdampak bencana alam di Sulsel, yakni Sidrap, Enrekang, dan Luwu.

“Dalam situasi darurat seperti ini, prioritas utama kami adalah untuk segera memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana,” tandas Walikota peraih penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha ini, Sabtu (4/5/2023).

Langkah ini diambil setelah banjir bandang melanda sejumlah wilayah tersebut pada Jumat (3/5/2024), yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

“Saya telah menginstruksikan SKPD Pemkot Makassar untuk segera turun ke lapangan dan menyalurkan bantuan ke tiga wilayah terdampak, yakni Sidrap, Enrekang, dan Luwu. Keselamatan warga adalah komitmen kemanusian yang tidak bisa dikompromi,” terang walikota terbaik dunia versi majalah tempo 2023 tersebut.

Diketahui, Tim Forum Kemanusian Kota Makassar (FKKM), yang dipimpin langsung oleh Ketua FKKM, dr Udin Saputra Malik sejak bencana ini terjadi telah lebih dulu melakukan aksi nyata di lapangan.

Sementara BPBD Kota Makassar, dengan sejumlah personil terlatih, telah dikerahkan ke lapangan untuk melakukan penanganan di wilayah terdampak.

“Hari ini BPBD dan Damkar menyusul ke Sidrap, Enrekang dan Luwu untuk penyaluran bantuan dan evakuasi warga,” imbuhnya.

Total jumlah personil yang diberangkatkan ratusan orang, termasuk sejumlah relawan kemanusiaan Kota Makassar yang kini bergabung dalam upaya penyelamatan dan pendistribusian bantuan di lapangan.

Sementara Sekretaris BPBD Kota Makassar, Maharuddin menjelaskan secara rinci jenis-jenis bantuan yang akan disalurkan ke wilayah terdampak.

“Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan dasar seperti beras, mie instan, air mineral, tenda terpal, selimut, beras, matras, minyak telon, dan popok bayi dan lain sebagainya. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban bencana,” terang Maharuddin.

Pengiriman bantuan ini menjadi bentuk konkret dari kepedulian Pemerintah Kota Makassar terhadap nasib warga yang terkena dampak bencana.

Dalam situasi urgen ini, koordinasi antara berbagai instansi dan pemangku kepentingan sangatlah penting untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan cepat dan efektif kepada yang membutuhkan.

Maharuddin menegaskan, bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar untuk meringankan beban para korban bencana alam. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Personil BPBD Kota Makassar Bawa Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Wajo

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Terjadi kebakaran di Jalan Sangir RT/RW : 01/04, Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 16.13 wita. Diduga pemicu kebakaran yakni kosleting listrik, sebab api muncul dari salah satu atap rumah warga. Regu 2 Posko Mulia Ujung Tanah dengan personil Agum Purnama, Muh Aldo Sabetto Syarif dan Alif Akbar Herman […]

Read more
Makassar SULSEL

Usai Sudah Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Strategi ‘Mappatabe’ Tekan Lakalantas 7%

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026 yang digelar sejak 2 hingga 15 Februari 2026 resmi berakhir. Operasi yang dilaksanakan serentak ini menunjukkan capaian signifikan, khususnya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) hingga 7 persen serta menurunkan angka korban meninggal dunia sebesar 36 persen. Operasi yang mengedepankan strategi berbasis kearifan lokal “Mappatabe” […]

Read more
Makassar SULSEL

55 Lapak PKL di Tamalate Direlokasi, Terungkap Dugaan Sewa Lahan Fasum Selama 30 Tahun

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM. – Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan fungsi ruang publik. Penertiban terhadap bangunan lapak liar yang berdiri di atas trotoar dan menutup saluran drainase kembali digelar, sebagai bagian dari upaya menciptakan kota yang tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. Puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini […]

Read more