Pelayanan di Kantor Dinas Perpustakaan Makassar Kembali Normal

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pelayanan di Kantor Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Jl Kerung-kerung akhirnya normal kembali.  Berkat bantuan Polrestabes Makassar, kantor ini telah dibuka segelnya pada Senin (30/1/2023) kemarin.

Diketahui, kantor tersebut telah disegel selama 2 pekan oleh kontraktor atau penyedia jasa gedung ini.

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tenri A Palallo berterima kasih kepada Kapolrestabes Makassar yang telah bergerak cepat membuka segel kantor tersebut.

“Akhirnya kita bisa berkegiatan di dalam kantor. Apalagi sekarang sedang musim hujan. Terima kasih banyak Pak Polisi dari Polrestabes Makassar sudah bergerak cepat menjawab keresahan kami,” kata Tenri saat ditemui di Kantornya.

Tenri-sapaannya menjelaskan, kontraktor dalam hal ini CV Era Mustika sudah dua kali melakukan penyegelan.

“Kalau penyegelan pertama ditambah yang kedua, sekitar 18 hari totalnya kantor ini disegel,” terangnya.

Persoalan ini muncul karena kontraktor terus mendesak dirinya untuk melakukan pembayaran atau pelunasan hasil pekerjaan gedung perpustakaan tersebut.

Disisi lain, Tenri tak bisa mengabulkan permintaannya karena ia mesti mengikuti prosedur atau aturan yang berlaku.

Pembayaran belum bisa dilalukan jika hasil review inspektorat belum keluar.

“Kami tunggu instruksi dari Inspektorat. Sesuai review Inspektorat, sisa pekerjaan baru akan dibayarkan jika proses penyidikan dan pemeriksaan aparat penegak hukum (APH) sudah selesai dan tidak ada persoalan,” jelasnya.

Saat segel dibuka pada Senin kemarin, sejumlah anak kecil yang ikut kegiatan Massikola juga mulai belajar di ruangan. 

Pada dasarnya, kantor tersebut belum selesai 100 persen. Namun, Tenri memutuskan untuk menempati kantor tersebut walaupun dalam kondisi belum sempurna.

Terpisah, Kepala Perwakilan Ombudsman Sulsel, Ismu Iskandar mengatakan, seharusnya perseteruan antara Dinas Perpustakaan dan kontraktor tidak sampai mengganggu layanan publik. 

“Kalau ada perseteruan antara keduanya, itu tidak boleh merugikan masyarakat. Bagaimana bisa swasta tutup kantor pemerintah. Itu di luar kebiasaan,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Memilah Sampah dari Rumah sebagai Pembiasaan Baru di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemkot Makassar telah menerbitkan kebijakan bahwa per 1 Agustus 2026 hanya sampah residu yang boleh masuk ke TPAS Antang, yang berada di Kecamatan Manggala. Sampah residu adalah sampah yang sudah tidak bisa didaur ulang dan tidak bisa diolah jadi kompos. Aturan tegas Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, ini memaksa setiap warga melakukan pemilahan […]

Read more
Makassar SULSEL

RT di Rappokalling Sukses Pilah Sampah, Kini Jadi Inspirasi Dukung Program Pemkot Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM.— Ketua RT 002/RW 001, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Sri Rahmi Mahmud, SH., MH membagikan pengalaman menerapkan pemilahan sampah dari sumber (lingkungan) rumah. Ia mengajak seluruh ketua RT/RW dan masyarakat untuk mendukung kebijakan Pemerintah Kota Makassar melalui gerakan memilah sampah dari rumah, karena program itu serentak secara nasional. Menurut Sri Rahmi, lingkungan yang dipimpinnya […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Makassar Paparkan Potensi Investasi di Investment Forum Rakornas APINDO 2026

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro Makassar, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakornas) yang ke XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) tahun 2026. Forum nasional bertajuk “Ketahanan Nasional: Pengusaha Indonesia di Tengah Fragmentasi Global’ itu diikuti pengurus […]

Read more