Pembangunan Breakwater di PPI Beba Ditanggapi Positif Kades Tamasaju dan Warga

TAKALAR, EDELWEISNEWS.COM – Pembangunan breakwater atau pemecah ombak di PPI Beba, Desa Tamasaju, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar oleh PT. Bumi Aceh Citra Persada mendapat tanggapan positif dari Kepala Desa Tamasaju Abdul Asis, S.Sos dan sejumlah warga yang bermukim di daerah pelelangan ikan tersebut.

Proses penyiraman dan pembersihan jalan yang dilakukan pihak perusahaan untuk mengurangi debu jalanan (foto : ist)

Pasalnyà, pembangunan breakwater tersebut juga menyerap pekerja dari warga desa setempat dan berdampak pula pada peningkatan ekonomi penjual makanan dan warung kelontong.

Dari data yang diterima Edelweisnews.com, ada lima warga setempat yang ikut dipekerjakan dalam proyek tersebut. Selain itu, warung – warung kelontong dan warung makan pun berimbas, karena aktivitas pekerja yang berbelanja di warung – warung tersebut.

Kepala Desa Tamasaju Abdul Asis, S.Sos mengatakan, sangat mendukung pembangunan breakwater tersebut. Karena dengan adanya proyek itu penghasilan warga meningkat secara ekonomi.

“Ada beberapa warung makanan yang dibuka warga disekitar proyek menjadi tempat makan pekerja. Toko – toko kelontong juga kena imbas,” terang kepala desa tersebut.

Lanjutnya, breakwater ini juga akan mengurangi gelombang tinggi yang langsung ke arah PPI Beba. Dengan begitu, perahu – perahu nelayan bisa parkir aman di sekitar pelabuhan. Ini sangat baik untuk warga nelayan

“Intinya saya sangat mendukung proyek pembangunan breakwater ini,” imbuhnya.

Ketika disinggung masalah debu yang menggangu warga, katanya pihak proyek setiap hari sudah melakukan penyiraman jalur jalan yang dilalui armada pengangkutan material proyek. Pihak perusahaan juga sudah melakukan pembersihan jalan beton dengan menggunakan mobil pemadam.

Dari sisi ekonomi telah mendongkrak pendapatan sejumlah warga yang berbisnis makanan di area proyek. Sebagaimana diungkapkan salah seorang pemilik warung makan dekat lokasi proyek pembangunan breakwater. Katanya dia bersyukur dengan adanya pembangunan pemecah ombak tersebut. Karena warung makan miliknya jadi ramai setiap hari.

“Banyak pekerja proyek yang makan disini. Jadi bertambah pemasukanku,” ujarnya singkat.

Penulis : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Personil BPBD Kota Makassar Bawa Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Wajo

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Terjadi kebakaran di Jalan Sangir RT/RW : 01/04, Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 16.13 wita. Diduga pemicu kebakaran yakni kosleting listrik, sebab api muncul dari salah satu atap rumah warga. Regu 2 Posko Mulia Ujung Tanah dengan personil Agum Purnama, Muh Aldo Sabetto Syarif dan Alif Akbar Herman […]

Read more
Makassar SULSEL

Usai Sudah Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Strategi ‘Mappatabe’ Tekan Lakalantas 7%

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026 yang digelar sejak 2 hingga 15 Februari 2026 resmi berakhir. Operasi yang dilaksanakan serentak ini menunjukkan capaian signifikan, khususnya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) hingga 7 persen serta menurunkan angka korban meninggal dunia sebesar 36 persen. Operasi yang mengedepankan strategi berbasis kearifan lokal “Mappatabe” […]

Read more
Makassar SULSEL

55 Lapak PKL di Tamalate Direlokasi, Terungkap Dugaan Sewa Lahan Fasum Selama 30 Tahun

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM. – Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan fungsi ruang publik. Penertiban terhadap bangunan lapak liar yang berdiri di atas trotoar dan menutup saluran drainase kembali digelar, sebagai bagian dari upaya menciptakan kota yang tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. Puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini […]

Read more