Pemda Lutra Target Masuk 10 Besar Pencapaian MCP di Sulsel

LUWU UTARA, EDELWEISNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menargetkan masuk peringkat sepuluh besar pencapaian posisi Pemantauan Pengendalian Monitoring Centre for Prevention (MCP) untuk pencegahan tindakan korupsi tahun 2022.

Inspektur Inspektorat, Muchtar Jaya mengatakan, saat ini Pemda Luwu Utara berada di peringkat 15 dari 24 kabupaten/kota di Sulsel dengan indeks 63,89 persen.

“Alhamdulillah ada kemajuan walaupun belum terlalu signifikan, tapi setidaknya kita naik satu tingkat mengalahkan Kota Makassar yang berada di peringkat 16,” terang Muchtar saat mengikuti rapat tindak lanjut pelaporan  capaian aksi pencegahan korupsi, Rabu (16/2/2022).

Muchtar menyebut, sistem MCP merupakan bentuk implementasi mitigasi atas risiko korupsi melalui pemantauan perbaikan dalam area rawan korupsi dan satu area penguatan institusi.

Adapun area intervensinya meliputi perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu atau perizinan, kapabilitas APIP, manajemen ASN optimalisasi pendapatan daerah, manajemen aset daerah, dan tata kelola keuangan.

“Untuk intervensinya sudah ada yang kita laporkan hanya saja memang masih ada yang perlu diperbaiki, ke depan akan kita benahi,” jelasnya.

Adapun upaya pencapaian target, Muchtar mengatakan,  ada beberapa hal yang dilakukan diantaranya meminta pimpinan PD berkomitmen menyelesaikan indikator-indikator yang menjadi penilaian KPK.

“Bahkan ada beberapa Perangkat Daerah (PD) yang kita rapatkan secara khusus, ini kita dorong agar lebih proaktif untuk menjemput bola sehingga apa yang menjadi capaian itu bisa tercapai,” sambungnya.

Sementara Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur menegaskan, implementasi MCP bertujuan mendorong pemerintah daerah dapat melakukan transformasi nilai dan praktek sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang baik.

“Ini sangat penting karena tujannya dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi ketika dari sisi penjagaannya bisa kita dicapai maka pemerintah yang clear government juga bisa tercapai. Terlebih ini menjadi barometer penilaian kinerja, jadi saya minta komitmen pimpinan PD terkait dalam menyelesaikan laporannya,” tegas Suaib saat memimpin Rapat tindak lanjut pelaporan capaian aksi pencegahan korupsi. (IP)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

IPSI Makassar Optimistis Raih Prestasi di Porprov Sulsel XVIII, 19 Atlet Siap Bertarung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Makassar siap mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026. Melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, sebanyak 19 atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan. Kontingen […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Gojek Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas di Makassar

MAKASSAR, EDELWEIS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Gojek ikut mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan tertib berlalu lintas, khususnya melalui edukasi kepada para mitra pengemudi. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran Gojek yang dipimpin Vice President Operations Gojek, Gede Manggala, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jumat (6/11/2026). Munafri berharap Gojek […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more