Pemerintah Minta Tak Ada Lagi Penolakan Jenazah Akibat Covid-19

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Penolakan jenazah akibat Covid-19 terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Pemerintah minta kepada seluruh masyarakat jangan menolak jenazah tersebut untuk dimakamkan.

Jubir pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah turut berbelasungkawa pada korban meninggal. Protokol tentang penguburan jenazah telah dibuat sesuai dengan edaran dari Kemenag dan aturan Fatwa MUI nomor 8/2020.

“Pengurusan jenazah yang terpapar virus telah dilakukan sesuai dengan protokol medis yang ada dan dilaksanakan oleh pihak terlatih dan berwenang,” kata Achmad Yurianto, Sabtu (11/4/2020).

“Kami berharap tak ada lagi alasan masyarakat untuk takut atau menolak hal ini. Kami berupaya melindungi semuanya, kita bersungguh-sungguh, Kemenag dan Fatwa MUI telah mendukung bersama-sama untuk penatalaksanaan penguburan jenazah ini,” tambah dr. Yuri.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan tidak terprovokasi dengan berita yang belum tentu kebenarannya. Pemerintah juga telah melakukan berbagai upaya dalam memutus rantai penularan Covid-19.

“Per hari ini tanggal 11 April kita lakukan pemeriksaan hampir 20 ribu sampel yang kita periksakan di 40 lab di seluruh Indonesia. Ini upaya kami menegakkan diagnose pasti melalui PCR real time,” ujarnya.

Sudah lebih dari 790 ribu APD medical grade kualitas premium yang terbaik untuk semua tenaga Kesehatan. APD tersebut sudah diadakan oleh gugus tugas dan didistribusikan ke seluruh Indonesia.

Update data kasus Covid-19 hari ini ada penambahan 4 pasien sembuh sehingga total 286, pasien konfirmasi positif bertambah 330 total 3.842, dan pasien meninggal bertambah 21 total 327.

“Ini adalah gambaran bahwa penyebaran masih terjadi. Artinya masih ada kasus positif di masyarakat, masih ada kelompok masyarakat yang rentan yang belum disiplin jaga jarak, belum disiplin menggunakan masker,” ucap dr. Achmad.

Setiap orang, lanjutnya, memiliki peran untuk memutus rantai penularan ini. Lawan Covid-19 dengan meningkatkan imunitas diri, makan yang bergizi seimbang, hati harus gembira, sabar dan tenang, istirahat yang cukup dan olahraga teratur.

Sumber : Kemenkes RI

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jakarta Nasional News

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerintahan Prabowo Subianto mendapat pengakuan positif dari masyarakat internasional. Hal ini dapat dilihat dari kunjungan Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, serta Perdana Menteri India Narendra Modi dalam waktu yang berdekatan. Kunjungan Lukashenko dilakukan pada 2-4 Juli 2026, diikuti kunjungan Wong (6 Juli), […]

Read more
Jawa Barat Nasional News

Bantuan Pemerintah Perkuat Pelestarian Bahasa dan Sastra Daerah Berbasis Komunitas dan Perseorangan

DEPOK, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah terus memperkuat upaya revitalisasi bahasa dan sastra daerah melalui berbagai kebijakan dan program strategis. Namun, pelestarian bahasa daerah tidak dapat berjalan optimal apabila hanya dilakukan secara sektoral dan terpusat. Kekuatan utama pelestarian bahasa dan sastra daerah sejatinya berada di tangan masyarakat, terutama komunitas dan individu yang secara konsisten menjaga ruang hidup […]

Read more
Jawa Timur Nasional

Sukses Raih MURI, Mendikdasmen Ajak Murid Pamekasan Lakukan 7 KAIH dan Ikrar Pelajar Indonesia

JAWA TIMUR, EDELWEISNEWS.COM – Pada momen puncak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengajak 24 ribu peserta acara untuk melakukan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) dan Ikrar Pelajar Indonesia (24/5/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pembangunan generasi Indonesia yang hebat […]

Read more