Pemkab Wajo Gelar Ujian SKD, Pj Bupati : Yakin Pada Kemampuan Sendiri

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo menggelar ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi calon pegawai negeri sipil lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo yang dilaksanakan di Kantor regional IV BKN Makassar dan sebagian di tempat lain yang sudah ditentukan, Senin (4/11/2024).

Seleksi Kompetensi Dasar yang diikuti oleh 441 orang peserta, 405 orang diantaranya mengikuti ujian SKD di Kantor regional IV BKN Makassar, merupakan salah satu tahapan seleksi dalam penerimaan CPNS tahun 2024.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus passing grade dan terbaik di masing-masing formasi sesuai ketentuan akan mengikuti tahapan selanjutnya yaitu ujian seleksi kompetensi bidang yang akan dilaksanakan pada bulan Desember yang akan datang.

Pj. Bupati Wajo, Andi Bataralifu berpesan kepada segenap peserta untuk yakin pada kemampuan sendiri.

“Kita semua sudah diberikan kesempatan mengikuti test ini, jadi pergunakan kesempatan ini dengan baik, yakin pada diri sendiri, karena sistem test saat ini sudah semakin baik dengan menggunakan sistem penilaian berbasis teknologi, transparan dan akuntabel, kita doakan semua berjalan lancar,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Armayani, mengingatkan kepada peserta, bahwa kelulusan tergantung pada diri sendiri.

“Ingat, tidak ada yang bisa membantu dan mengatur kelulusan, kecuali diri kalian sendiri dan tentunya doa pada Tuhan yang maha kuasa, jadi fokus dan berdoa,” imbau Armayani sambil menyemangati peserta.

Turut hadir melakukan pemantauan pada Ujian Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2024, Ketua DPRD Kab. wajo Ir. Firman Perkesi, Plt. Ka.BKPSDM, Dr. Syamsul Bahri, Tim Pengawasan Inspektorat Daerah, Drs Awaluddin dan Harsen Tandi, dan segenap panitia Teknis BKPSDM Kabupaten Wajo dan panitia Kanreg IV BKN Makassar.

Sebagaimana diketahui, bahwa formasi penerimaan CPNS 2024 lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo sebanyak 22 formasi terdiri dari 5 tenaga kesehatan dan 17 tenaga teknis :
TENAGA KESEHATAN

  1. Dokter Spesial jiwa (1 )
  2. Dokter Umum labkesda (1)
  3. Dokter Umum Puskesmas Penrang (1)
  4. Dokter Umum Puskesmas Liu (1)
  5. Dokter Gigi Puskesmas Tosora (1)

TENAGA TEKNIS

  1. Analis Kebakaran (satpol)(1)
  2. Auditor (itda) (1)
  3. konsultan industri (dinas perindustrian) (1)
  4. Medik veterinar (pertanian) (2)
  5. penata ruang (PUPR) (1)
  6. Pengawas transportasi darat (dishub) (1)
  7. pengelola kesehatan ikan (perikanan)(1)
  8. penyuluh pertanian (dinas pertanian) (2)
  9. perancang per-UU (Bag Hukum setda) (1)
  10. perencana (bappeda) (1)
  11. Pranata humas (Kominfo) (1)
  12. Pranata komputer (kominfo) (2)
  13. Pranata Komputer (DPRD) (1)
  14. Pranata komputer (BKPSDM) (1)
    Sumber : Data BKPSDM Wajo (*) (Humas Pemda/APJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

IPSI Makassar Optimistis Raih Prestasi di Porprov Sulsel XVIII, 19 Atlet Siap Bertarung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Makassar siap mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026. Melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, sebanyak 19 atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan. Kontingen […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Gojek Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas di Makassar

MAKASSAR, EDELWEIS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Gojek ikut mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan tertib berlalu lintas, khususnya melalui edukasi kepada para mitra pengemudi. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran Gojek yang dipimpin Vice President Operations Gojek, Gede Manggala, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jumat (6/11/2026). Munafri berharap Gojek […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more