Pemprov Sosialisasikan Pergub tentang Pedoman Pelaksanaan APBD

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dalam hal ini Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar sosialisasi Peraturan Gubernur Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran (TA) 2020, di Hotel Grand Asia Makassar, Kamis (12/3/2020).

Acara dibuka oleh Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Prov Sulsel, Dr. Since Erna Lamba, SP, M.Si mewakili Sekretaris Daerah Prov Sulsel.

Dr. Since menyampaikan bahwa pelaksanaan sosialisasi ini memiliki peran penting dan strategis dalam pelaksanaan APBD, yang merupakan produk regulasi yang akan menjadi pedoman bagi pelaksanaan program/kegiatan agar dapat mencapai hasil optimal sesuai yang telah direncanakan dan ditargetkan pada Tahun 2020.

“Dalam penyusunan APBD ini harus sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintah dan kemampuan pendapatan daerah, dimana pelaksanaan program pembangunan tersebut dapat berhasil guna dan berdaya guna,” ujarnya.

“Pengelolaan APBD ini juga diharapkan agar lebih efektif dan efisien sehingga mampu menjadi pendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi serta sektor pembangunan lainnya di Sulawesi Selatan,” harapnya.

Dr. Since menambahkan, inti dari pelaksanaan APBD Tahun 2020 ini mencakup pengelolaan keuangan daerah, pengelolaan barang daerah, pengelolaan fungsi-fungsi pengamanan keuangan daerah, dan pengelolaan pengendalian pelaksanaan pembangunan.

Untuk itu, pihaknya berharap dari pertemuan yang dilakukan ada masukan dari narasumber, khususnya Inspektorat Daerah dalam hal pembinaan. “Disamping itu juga dari segi teknis pelaksanaan, harus ada cara pandang yang sama untuk semua OPD,” imbuhnya.

Sementara Ir. H. Muh. Nasser Parawansa, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan selaku Ketua penyelenggara melaporkan, tujuan sosialisasi adalah sebagai acuan dan pedoman bagi semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel dalam melaksanakan APBD TA 2020, sehingga dapat lebih terarah.

“Ini demi peningkatan kinerja pengelolaan belanja daerah melalui pelaksanaan berbagai program dan kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas masing-masing perangkat daerah,” terang Muh. Naser.

Sosialisasi diikuti oleh pelaksana/pengelola program/keuangan dari seluruh perangkat daerah lingkup Pemerintah Prov. Sulsel, dengan menghadirkan narasumber dari Tim TAPD Pemprov Sulsel. (Ril)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Kanal Panampu Al-Markaz Bakal Direvitalisasi, Appi: Bisa Jadi Jalur Alternatif dan Wisata Baru

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut inisiasi kolaboratif revitalisasi Kanal Panampu di kawasan Masjid Al-Markaz Al-Islami. Rencana tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Wilayah Sulawesi dan Maluku (Suma), Azri Rasul, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Rabu (30/9/2026). Pertemuan strategis tersebut turut dihadiri oleh Kepala Balai Besar […]

Read more
Lingkungan Makassar SULSEL

Pusdal LH Suma Puji Perubahan TPA Tamangapa: Sebut Sanksi Administratif Berpeluang Dicabut

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH Suma), Dr. Azri Rasul mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar dalam membenahi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang. Menurut Azri, pembenahan yang dilakukan di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dalam penataan landfill, pengelolaan air lindi, hingga pemanfaatan […]

Read more
Makassar SULSEL

Cinta Tak Perlu Mahal, Pemkot Makassar Siapkan Nikah Gratis untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat Lontara+

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kabar baik datang dari Pemerintah Kota Makassar, dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tahun 2026. Pemkot menyiapkan nikah massal gratis untuk 210 pasangan atau 420 orang. Lewat Dinas Sosial menghadirkan program nikah massal yang menyasar masyarakat kurang mampu, yang selama ini terkendala biaya maupun administrasi untuk melangsungkan dan mencatatkan […]

Read more