Pangdam Hasanuddin : Penanganan Konflik Harus Sesuai Tugas dan Fungsi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Asisten Operasi (Asops) Kasdam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Renal Aprindo Sinaga memimpin Apel Gelar Pasukan Satuan Tugas dalam Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Penanganan Konflik Sosial Tahun 2019. Apel bertempat di Lapangan M. Jusuf Makodam, Jalan Urip Sumoharjo KM 7 Makassar, Rabu, (6/11).

Pangdam dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asops mengatakan, bahwa apel gelar pasukan dalam rangka pengecekan pasukan untuk LKO Penanganan Konflik Sosial merupakan rangkaian pentahapan latihan. Yaitu memasuki latihan aplikasi di lapangan dengan mengatur pengerahan dan pergerakan pasukan dari pangkalan, hingga sasaran sesuai ketepatan waktu yang direncanakan sebelumnya.

“Hal ini untuk memastikan para unsur pimpinan maupun anggota yang terlibat latihan pendahuluan penanganan konflik benar-benar sesuai tugas dan fungsinya, dengan berpedoman pada Standard Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku,” ungkapnya.

“Pedomani pada aspek pendekatan secara persuasif dan humanis pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI serta perhatikan faktor keamanan baik personel maupun material,” tegasnya.

Ditempat yang sama saat wawancara di depan awak media Pangdam mengatakan, bahwa kegiatan hari ini merupakan kelanjutan latihan kesiapsiagaan operasional yang sudah dimulai dua hari yang lalu, yaitu tahap perencanaan dan persiapan.

“Hari ini merupakan rangkaian kegiatan gelar pasukan dan perlengkapan, termasuk kesiapan keterampilannya, makanya mereka melaksanakan drill teknis,” ungkapnya.

“Nanti akan bergeser ke daerah yang dimungkinkan akan terjadi konflik, yaitu kita asumsikan saat ini di Kab. Takalar, sekali lagi ini latihan bukan sebenarnya. Dengan harapan suatu hari kita (Kodam) ini betul-betul menjaga kondisi keamanan, tentunya bersama kepolisian dan komponen lainya agar Sulsel khususnya, aman dan damai,” tambahnya.

“Ini ada dari Mabes TNI dalam hal ini Kodiklat TNI dan Wadan Kodiklat TNI untuk melihat sejauh mana pelaksanaan latihan dan kesiapan Kodam dalam mengatasi konflik sosial,” tutup Pangdam.

Turut hadir Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Budi Sulistijono, Wadan Kodiklat TNI Marsma TNI R. Ismet Ismaya Saleh selaku Dirlat, Tim SPL Kodiklat TNI, Irdam, Perwira Ahli, Perwira LO, para asisten dan para Dan/Kabalakdam XIV/Hasanuddin.

Penulis : Edi

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Peringati HLH 2026, Kecamatan Ujung Pandang Angkut 108 Kilogram Sampah dari Laut dan Pesisir Losari

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang menggelar aksi gotong royong membersihkan kawasan pesisir dan laut di sepanjang Pantai Losari hingga Dermaga Kayu Bangkoa, Sabtu (6/6/2026). Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan pesisir, mencegah pencemaran laut, menyelamatkan ekosistem […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Tekankan Adab dan Etika Siswa Lewat Kurikulum Berbasis Kearifan Lokal

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya penguatan etika, adab, dan penghormatan kepada orang tua melalui pendidikan berbasis kearifan lokal. Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan akhlak generasi muda. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan Celebration 2026 bertema “Symphony of Gratitude, Honoring Alamanda Memories and New Beginnings” […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Pimpin Plogging HLH 2026, Ingatkan Warga Makassar Soal Sampah dan Iklim

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassarmenunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi plogging atau jalan sehat sambil memungut dan memilah sampah dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026, Sabtu (6/6/2026). Aksi kebersihan ini dimulai dari halaman Kantor Balai Kota Makassar dan menempuh rute sekitar satu kilometer menuju Jalan Nusantara. Sepanjang perjalanan, […]

Read more