Penguatan Pembelajaran Inklusif ABK, Tim PKM Hadirkan Buku Panduan Sensorik di IGTKI Biringkanaya

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) terus diperkuat melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari di Gedung PAUD Negeri Kecamatan Biringkanaya (18- 19 Mei 2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, dengan mengusung tema “Penguatan Manajemen dan Produksi Bahan Ajar Sensorik Melalui Pengembangan Buku Panduan Pembelajaran Inklusif Bagi ABK”.

Program dipimpin oleh Ketua PKM Universitas Teknologi Sulawesi (UTS), Abidah R. Delu, S.Sos., M.Si, bersama anggota Abd. Naris Agam, S.Sos., M.Si dan Lista Lita, S.Pd., M.Si, serta melibatkan mahasiswa Salsabila dan Sriandani.

PKM ini terlaksana melalui kerja sama strategis dengan Nurmala Usman, S.Pd., M.Pd, selaku Ketua IGTKI Kecamatan Biringkanaya, yang menjadi mitra utama dalam implementasi kegiatan di lapangan. Peserta yang hadir sebanyak 30 orang yang berasal dari TK yang berada di Kecamatan Biringkanaya

Pogram ini berfokus pada peningkatan kapasitas guru taman kanak-kanak dalam memahami dan mengembangkan bahan ajar berbasis sensorik yang adaptif bagi ABK. Salah satu luaran utama dari kegiatan ini adalah tersusunnya buku panduan pembelajaran inklusif yang dirancang praktis, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik dengan beragam karakteristik.

Ketua PKM, Abidah R. Delu menjelaskan, bahwa pendekatan sensorik dalam pembelajaran menjadi kunci penting dalam mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus.

“Melalui buku panduan ini, kami berharap para guru memiliki referensi yang sistematis dalam mengelola kelas inklusif serta mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak,” ujarnya.

Sementara itu, Nurmala Usman menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai bahwa program ini sangat relevan dengan kebutuhan guru di lapangan.

“Selama ini guru-guru masih membutuhkan panduan yang konkret dalam menangani ABK. Kehadiran program PKM ini memberikan solusi nyata, terutama dalam penyediaan bahan ajar yang tepat,” ungkapnya.

Selain penyusunan buku panduan, kegiatan ini juga mencakup pelatihan, pendampingan, serta praktik langsung dalam mengembangkan bahan ajar sensorik. Guru-guru yang tergabung dalam IGTKI Kecamatan Biringkanaya diberikan kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan.

Program PKM ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi melalui skema Hibah BIMA Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun Pelaksanaan berjalan. Dukungan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong kontribusi perguruan tinggi terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan inklusif.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi berkelanjutan antara akademisi dan praktisi pendidikan dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang inklusif, serta memperkuat peran guru dalam mendukung tumbuh kembang optimal Anak Berkebutuhan Khusus di lingkungan pendidikan usia dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

IPSI Makassar Optimistis Raih Prestasi di Porprov Sulsel XVIII, 19 Atlet Siap Bertarung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Makassar siap mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026. Melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, sebanyak 19 atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan. Kontingen […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Gojek Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas di Makassar

MAKASSAR, EDELWEIS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Gojek ikut mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan tertib berlalu lintas, khususnya melalui edukasi kepada para mitra pengemudi. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran Gojek yang dipimpin Vice President Operations Gojek, Gede Manggala, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jumat (6/11/2026). Munafri berharap Gojek […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more