Perwira Alumnus Akademi TNI Ikuti Sosialisasi Kakak Adik Asuh

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Para Perwira Alumnus Akademi TNI yang bertugas di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin menerima sosialisasi kakak adik asuh yang digelar oleh Akademi TNI. Kegiatan digelar di Balai Prajurit Hasanuddin (BPH) Makodam Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (23/3/2021).

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, SE dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasdam Brigjen TNI Andi Muhammad, SH memberi apresiasi atas kehadiran tim dari Akademi TNI yang akan mensosialisasikan program Kakak Adik Asuh Akademi TNI.

“Materi yang akan disosialisasikan sangat positif untuk memelihara tradisi Angkatan, sekaligus sebagai sarana untuk memelihara komunikasi serta mempererat hubungan emosional para alumni Akademi TNI dimanapun bertugas,” tuturnya.

“Komunikasi yang efektif diantara para alumnus Akademi TNI mutlak diperlukan, sehingga antara satu dengan yang lain bisa memberikan masukan atau informasi yang bermanfaat, khususnya untuk kepentingan peningkatan profesionalitas yang saat ini sangat berpengaruh untuk menentukan jenjang karier di lingkungan TNI”, sambungnya.

“Selain itu, program tersebut juga diharapkan dapat memupuk dan menumbuh-kembangkan semangat integrasi, jiwa korsa dan soliditas, yang esensinya sangat mendukung pelaksanaan tugas pokok masing-masing,” tambahnya.

Di tempat yang sama Dirdik Akademi TNI Brigjen TNI Dedi Prihatmodjo dalam membacakan sambutan Danjen Akademi TNI Marsdya TNI Tamsil Malik, SE, MM mengatakan, bahwa kegiatan sosialisasi taruna kakak adik asuh yang diselenggarakan oleh Akademi TNI, merupakan salah satu program integrasi dengan menggabungkan keluarga asuh akademi angkatan meliputi Akmil, AAL dan AAU menjadi keluarga asuh Akademi TNI. Sehingga tradisi akademi angkatan tidak hilang dan masih terpelihara secara berkesinambungan.

“Latar belakang program kakak adik asuh ini memperhatikan pesan pidato Kolonel Gatot Subroto selaku salah satu penggagas Akabri. Integrasi yang dibina sejak dibentuknya pada tanggal 5 Oktober 1945, pasti akan retak karena pengaruh-pengaruh negatif yang datang dari luar tubuh angkatan perang. Hal ini harus diselamatkan dan tidak boleh terjadi pada generasi muda angkatan perang RI,”. pungkasnya.

“Oleh karena itu kita patut menyambut gembira kegiatan sosialisasi kakak adik asuh Akademi TNI menjadi program kerja Akademi TNI sebagai upaya peningkatan kualitas integrasi, solidaritas dan soliditas para Perwira Alumnus Akademi TNI dimanapun bertugas,” lanjutnya.

“Dengan adanya ini diharapkan kualitas komunikasi diantara Perwira Alumnus Akademi TNI secara integratif dapat meningkat dan berkembang positif,” pungkasnya.

Penulis : Edi

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Siapkan Road Map, Wujudkan Makassar Bebas Asap Rokok

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya memperkuat upaya pengendalian tembakau demi melindungi generasi muda dari paparan nikotin. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di kawasan Car Free Day Jalan Sudirman, saat menghadiri peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) Kota Makassar Tahun 2026, Minggu (7/6/2026). Adapun peringatan tersebut digelar oleh Hasanuddin Center […]

Read more
Gowa SULSEL

Kapolres Gowa Pimpin Langsung Personel Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II di Polda Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dalam upaya meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, dan kualitas kinerja organisasi, personel Polres Gowa yang dipimpin langsung oleh Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si, mengikuti Kegiatan Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Aula Mappaoddang Polda Sulawesi Selatan, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan audit tersebut […]

Read more
Makassar News SULSEL

Malam Parakang Membuka Ruang Percakapan, Mengurai Ketakutan Menjadi Pengetahuan di Rumah Buku SaESA

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Parakang tidak pernah benar-benar pergi dari kehidupan masyarakat. Ia hidup dalam cerita yang terus berulang, berpindah dari satu generasi ke generasi berikutnya. Nama itu muncul di teras rumah, di jalanan desa, di warung kopi, hingga dalam percakapan keluarga menjelang malam. Sebagian orang mempercayainya sebagai makhluk gaib, sebagian lain menganggapnya sebagai bagian dari […]

Read more