Pj Sekda Makassar Hadiri Langsung Promosi Doktor Mantan Wali Kota Tangerang

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra menghadiri ujian promosi Doktor Arief Rachadiono Wismansyah di Auditorium Prof. Dr. Basri Hasanuddin Pascasarjana, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin, Senin (13/5/2024).

Kehadiran Firman Pagarra ini mewakili Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto yang masih berada di luar kota, karena sedang mempersiapkan beberapa tugas salah satunya menjadi pembicara di Universitas Gajah Mada, Yogjakarta.

Firman ikut menyaksikan langsung penjelasan disertasi yang dipertahankan dengan judul “ Perencanaan Strategis dalam Pengembangan Smart City Kota Tangerang” bersama Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, dan Wali Kota Gorontalo, Martin Taha.

Disertasi ini membahas tentang pentingnya pengembangan Smart City di era digitalisasi. Olehnya itu, diperlukan inovasi-inovasi penjajakan karena setiap pendekatan pasti memiliki tantangan tersendiri.

Untuk inisiasi inovasi hal ini diperlukan untuk mempermudah dalam rangka implementasi smart city di kota-kota besar, khususnya di Kota Tangerang.

Pada kesempatan yang sama juga, Firman Pagarra memberikan selamat secara langsung kepada mantan Wali Kota Tangerang tersebut.

Ia mengatakan disertasi yang diangkatnya sangat banyak hal yang bermanfaat. Salah satunya informasi umum hingga khusus terkait pengembangan smart City yang telah diterapkan di berbagai kota, salah satunya di Kota Makassar.

“Selamat atas promosi Doktor bagi mantan Wali Kota Tangerang. Bagaimana smart city di Tangerang juga berkolaborasi dengan masjid yang ada di kota Makassar dan tadi kami melihat ada beberapa indikator-indikator yang menjadi indikator utama yang ada di kota Makassar sebagaimana informasi sebelumnya juga beberapa minggu lalu Makassar berhasil juga meraih masjid index kembali hanya 3 kota termasuk Jakarta,” ucap Firman.

Hal ini menjadi salah satu indikator terwujudnya Makassar sebagai Smart City. Kata Firman, smart city ini pun bisa dilihat dari beberapa fasilitas yang ada di Makassar bahwa ada beberapa ruang-ruang publik yang sudah menjadi transparansi seperti misalnya fasilitas umum dan fasilitas-fasilitas yang lainnya.

Seperti, sudah ada pemanfaatan sistem sebanyak ribuan CCTV disana begitupun juga dengan beberapa sisi yang mendorong wisata dan juga dengan beberapa aplikasi-aplikasi dari pemerintah kota Makassar ataupun aplikasi dari swasta.

Dimana aplikasi itu yang membantu masyarakat kota Makassar dalam menjalankan baik itu usaha-usahanya ataupun menjalankan aktivitas sehari-hari dalam melaksanakan kegiatan.

Diketahui, Arief Rachadiono Wismansyah melalui disertasinya berhasil meraih nilai sangat memuaskan. Ia resmi menyandang gelar Doktor dalam Bidang Ilmu Ekonomi dan Bisnis. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Setelah Jalan Hertasning, Aroepala Segera Dikerjakan, Didahului Pengerjaan Drainase

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus memperkuat pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu prioritas utama di bawah kepemimpinan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Salah satu fokus utama berada pada ruas Jalan Hertasning dan Jalan Aroepala di Kota Makassar yang masuk dalam Paket 1 skema Multi Years […]

Read more
Sidrap SULSEL

Pelantikan Pengurus JMSI Sidrap Dihadiri Bupati Syaharuddin Alrif

SIDRAP, EDELWEISNEWS.COM – Pelataran Monumen Ganggawa, Pangkajene, menjadi saksi sejarah baru bagi ekosistem media siber di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Di bawah langit cerah pada Minggu (29/3/2026), Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sidrap periode 2026-2031 resmi dilantik untuk memperkuat pilar demokrasi di daerah berjuluk “Bumi Nenek Mallomo” tersebut. Prosesi pelantikan ini dipimpin […]

Read more
Artikel SULSEL Takalar

Rusdin Tompo: Literasi Perubahan Iklim dan Positive Journalism

Oleh : Rusdin Tompo (Penggiat Sekolah Ramah Anak, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Fenomena anak-anak yang ke sekolah membawa mini fan, kelas yang menggunakan kipas angin atau air conditioner (AC), sekolah yang diliburkan akibat kebanjiran dan cuaca ekstrem, sesungguhnya bisa menjadi pintu masuk bagi pembelajaran terkait perubahan iklim. Sebab, fenomena alam yang telah menjadi isu […]

Read more