Pj Walikota Menulis Mimpinya untuk Anak Makassar di Pohon Harapan di Area Peringatan HAN

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pj Walikota Makassar, Dr M Iqbal S Suhaeb menuliskan mimpinya untuk anak-anak Makassar yang langsung digantungkan ke pohon harapan yang berada di area puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019, di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (23/7/19).

Dalam secarik kertas, ia menuliskan beberapa mimpi dan harapannya. Yakni anak-anak Makassar harus menjadi tangguh, jujur, adil dan berperilaku santun. Agar bisa menjadi penerus kekayaan bangsa Indonesia.

“Harapan ini saya gantungkan, semoga bisa terwujud. Kedepannya anak-anak akan menghadapi hal-hal yang lebih serius. Makanya saya berharap ia menjadi tangguh dan lebih banyak belajar agar bisa berprestasi,” ucap Iqbal.

Iqbal juga berpesan agar anak-anak harus menerapkan sistem mematikan handphone mulai dari pukul 18.00 – 21.00 Wita. Tiga jam itu wajib digunakan untuk belajar dan hal- hal yang bermanfaat seperti mengaji.

Pada kesempatan yang berharga itu juga dihadiri langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, dan Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Susana Yembise berpesan yang sama. Sebagai generasi penerus bangsa, anak-anak harus menggunakan waktu sebaik-baiknya untuk belajar.

Tak lupa juga anak-anak harus punya waktu khusus untuk bermain dan berkreasi.

Menteri Yohana mengatakan, pemerintah Indonesia menjamin setiap anak dapat mencapai impian dan cita-cita. Negara juga bekerja keras untuk selalu melindungi hak-hak anak sesuai amanat Undang-Undang (UU).

“Ibu Menteri sedang gencar mengkampanyekan agar belajar dan belajar. Karena kalian generasi masa depan sehingga waktunya harus banyak diisi dengan belajar dan bermain,” kata Mama Yo, sapaan akrab Yohana dalam sambutannya.

Menurut Yohana, anak-anak adalah pewaris kepemimpinan bangsa. Indonesia di masa depan adalah milik anak-anak.

“Pada saat bermain, bermainlah dengan senang hati dan bergembira bersama kawan-kawan. Namun, jangan lupa saat belajar, belajarlah dengan tekun sungguh-sungguh agar dapat meraih prestasi,” katanya.

Usai sambutan, Mama Yo mengajak Nurdin Abdullah dan Iqbal Suhaeb berkeliling booth yang turut meramaikan HAN 2019.

Mereka bertiga berbaur dan berjoget bersama anak-anak yang menyajikan hal-hal yang kreatif. Seperti dance, games cerdas cermat, menyanyikan lagu daerah, seni bela diri. Mama Yo juga disajikan tarian paraga dan berbagai hal unik tentang dunia anak. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Solusi Jangka Panjang, PDAM Makassar Usulkan Bendung Karet di Sungai Tallo Untuk Air Baku

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, melalui Perumda Air Minum atau PDAM menyiapkan langkah jangka panjang untuk memperkuat pasokan air baku dan menjaga kebutuhan air bersih masyarakat, untuk jangka panjang. Salah satu langkah yang tengah diupayakan yakni pembangunan bendung karet di Sungai Tallo. Usulan tersebut telah dilaporkan kepada Wali Kota Makassar dan dikoordinasikan dengan Kementerian […]

Read more
Makassar SULSEL

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Terima Kunjungan Pemprov NTB, Bahas Perlindungan Pekerja Rentan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka studi tiru percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penguatan perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Kegiatan yang dirangkaikan dengan silaturahmi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Kamis (24/9/2026). […]

Read more
Makassar SULSEL

Gerakan Bersih dari Rumah, Pemkot Makassar Tambah Dukungan Anggaran dan Armada Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pembenahan sistem pengelolaan persampahan, mulai dari hulu hingga hilir. Salah satu fokus utama yang kini digencarkan adalah pemilahan sampah dari sumber, terutama rumah tangga, sebelum sampah masuk ke sistem pengangkutan dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Langkah tersebut berjalan beriringan dengan upaya Pemkot Makassar menyesuaikan porsi anggaran pengelolaan […]

Read more