Plt Kadis Kominfo Paparkan Peran Krusial Kominfo di Forum SKPD Dinas Kominfo

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika gelar forum SKPD yang dihadiri oleh perwakilan OPD lingkup Pemkot Makassar dan juga beberapa stakholder guna mensinkronkan berbagai program kerja Pemkot Makassar, di Hotel Vasaka, Senin (19/2/2024).

Forum SKPD dibuka secara langsung oleh Staf Ahli Bidang II, Dr Aryati Puspasari mewakili Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Dia menyampaikan harapan terwujudnya transformasi digital, menuju Makassar Metaverse.

“Dengan adanya forum SKPD ini, menjadi forum untuk menyinkronkan berbagai program, sekaligus mendengarkan berbagai pendapat, baik itu hasil rekomendasi Musrenbang, dan juga sebagai ajang evaluasi berbagai program yang telah berjalan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Plt Kadis Kominfo Makassar, Ismawaty Nur menyampaikan terkait peran krusial Kominfo.

“Masukan dan saran dari masyarakat, sebagian besar tentang kebutuhan CCTV. Namun perlu diketahui Kominfo memiliki peran krusial, seperti melaksanakan peran kunci untuk melaksanakan satu data Indonesia, yang berarti harus satu data pula di kabupaten/kota,” ungkapnya.

Ismawaty Nur menambahkan, bahwa Kominfo memiliki kapasitas dari segi hal teknologi dan statistik, serta memiliki tanggung jawab untuk menjamin kerahasiaan data yang ada.

Untuk Kominfo Makassar terdapat beberapa bidang diantaranya Bidang Aptika, Bidang Humas dan IKP, Bidang Pengelolaan Data Elektronik dan Bidang Persandian.

Hal lain yang menjadi catatan sebagai prioritas yakni menyediakan internet publik, yang dapat diakses oleh masyarakat secara umum.

“Pentingnya ketersediaan internet yang dapat digunakan oleh publik, salah satunya untuk mendukung UMKM yang ada di lorong, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Demikian pula ketersediaan internet di sekolah-sekolah, sehingga anak didik dapat didukung oleh sarana internet dalam pendidikan.

Pada akhirnya setelah melalui sharing, dengar pendapat dari peserta forum, akhirnya disimpulkan bahwa masih dibutuhkan berbagai peningkatkan, serta adanya regulasi, serta strategi pemanfaatan, sehingga dapat terintegrasi dan memberi manfaat bagi OPD dan juga masyarakat.

Forum ini menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Staf Ahli Pemkot Makassar, Prof Dr Naidah Naim, Badan Siber Sandi Negara, Aruf Fahru Rozi, dan perwakilan dari Bappeda, Saharuddin, dan fungsional perencana muda. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Resmi Diluncurkan, Kota Makassar Jadi Pilot Project Nasional Gerakan Peduli Tetangga untuk Perkuat Perlindungan Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan tepat sasaran. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam penguatan sistem pendataan dan pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) tahun 2026. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Minggu (4/10/2026). Peluncuran program strategis Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini untuk memperluas jangkauan pendataan dan akses pelayanan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui penguatan peran masyarakat […]

Read more
Makassar SULSEL

Kuatkan Nilai Kebangsaan dan Moderasi Beragama, Andi Muh Ihsan Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Indonesia adalah negara yang majemuk, terdiri dari beragam suku, agama, ras, danantargolongan. Keberagaman ini di satu sisi merupakan kekayaan nasional yang tak ternilai, namun di sisi lain memiliki kerentanan terhadap potensi konflik sosial jika tidak dikelola dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.0 Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal […]

Read more