MAROS, EDELWEISNEWS COM — Polisi Cilik (Pocil) binaan Satuan Lalu Lintas Polresta Gowa mengikuti lomba Polisi Cilik yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara. Kegiatan tersebut berlangsung di Kabupaten Maros, Kamis (3/9/2026).
Satlantas Polresta Gowa mengikutsertakan Pocil dalam kompetisi yang mempertemukan enam satuan kewilayahan kepolisian. Peserta berasal dari Polrestabes Makassar, Polresta Gowa, Polres Pelabuhan Makassar, Polres Takalar, Polres Maros, dan Polres Pangkep.

Kehadiran Pocil Polresta Gowa menjadi bagian dari pembinaan generasi muda dalam mengenalkan aturan serta budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapat ruang untuk menunjukkan kedisiplinan, kekompakan, ketepatan gerakan, dan pemahaman terhadap pesan keselamatan berlalu lintas.
Kasat Lantas Polresta Gowa AKP Hasan Fadhlyh, S.H. memberikan dukungan langsung kepada para peserta. Ia meminta Polisi Cilik tampil percaya diri dan menjalankan seluruh rangkaian lomba dengan disiplin.
“Yang terpenting anak-anak dapat mengikuti kegiatan ini dengan semangat, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Lomba ini bukan hanya tentang hasil, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter serta menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini,” kata AKP Hasan Fadhlyh.
Ia berharap pengalaman mengikuti kompetisi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi para pelajar, terutama dalam memahami pentingnya keselamatan saat berada di jalan raya.
Sementara itu, Kapolresta Gowa Kombes Pol Yusuf Usman memberikan apresiasi terhadap keterlibatan Pocil Polresta Gowa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan pelajar melalui edukasi lalu lintas perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Polisi Cilik merupakan bagian dari upaya edukasi kepada generasi muda agar memahami pentingnya disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Kami berharap mereka dapat menjadi contoh bagi teman-temannya di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Kombes Pol Yusuf Usman.
Satlantas Polresta Gowa terus mendorong kegiatan edukasi lalu lintas yang melibatkan pelajar sebagai bagian dari pembentukan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. (*)

