Polisi Amankan Enam Motor dalam Penindakan Balap Liar di Barombong

GOWA, EDELWEISNEWS.COM — Personel Polsek Barombong menindak aksi balap liar di Jalan Bendungan Karet, Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sabtu (12/9/2026).

Polisi mengamankan enam unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aktivitas tersebut.

Penindakan berlangsung sekitar pukul 17.40 Wita dan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Barombong Ipda H. Burhanuddin, S.H. Personel menjalankan kegiatan berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Barombong AKP Muh. Rizal, S.H., M.H., Nomor Sprin/69/IX/PAM.5.1/2026 tertanggal 11 September 2026.

Surat perintah tersebut mengatur langkah antisipasi terhadap aksi balap liar di wilayah Kecamatan Barombong. Polisi mengambil tindakan setelah menerima keluhan warga yang menilai aktivitas balap liar di lokasi tersebut mengganggu pengguna jalan dan aktivitas masyarakat sekitar.

Dari penindakan itu, polisi mengamankan Honda Beat karburator warna biru hitam tanpa pelat nomor, Honda Beat Street warna hitam tanpa pelat, Honda PCX warna merah dengan nomor polisi DD 3721 XAO, Yamaha Filano warna biru bernomor DD 6030 BG, Vespa warna hitam tanpa pelat, serta Yamaha Fino warna abu-abu silver tanpa pelat nomor.

Personel membawa seluruh kendaraan ke Mapolsek Barombong untuk diamankan. Setelah proses awal, kendaraan hasil penindakan tersebut selanjutnya dilimpahkan kepada Satlantas Polresta Gowa untuk penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolsek Barombong AKP Muh. Rizal, S.H., M.H., membenarkan penindakan tersebut. Ia mengatakan kepolisian merespons laporan masyarakat dengan melakukan patroli dan tindakan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.

“Penindakan ini kami lakukan berdasarkan laporan masyarakat. Kami mengingatkan para remaja agar tidak menggunakan jalan umum untuk balapan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” kata Muh. Rizal.

Sementara itu, Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA., mengimbau orang tua dan masyarakat ikut mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada waktu dan lokasi yang rawan digunakan untuk balap liar.

“Kami mengajak masyarakat tidak membiarkan anak-anak terlibat balap liar. Jika menemukan kegiatan yang mengganggu keamanan dan keselamatan pengguna jalan, segera sampaikan kepada kepolisian,” ujar Muh. Yusuf Usman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Partai SULSEL

Basir Blak-blakan! Megawati Jamal Dinilai Layak Pimpin Golkar Luwu Utara

LUWU UTARA, EDELWEISNEWS.COM – Hj. Megawati Jamal semakin mantap menunjukkan keseriusannya untuk maju sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu Utara pada Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar dalam waktu dekat. Dukungan terhadap Megawati datang dari sejumlah kader internal partai. Ketua Harian DPD II Partai Golkar Luwu Utara, Drs. Basir, menyampaikan dukungannya saat […]

Read more
Makassar SULSEL

Pangdam XIV/Hasanuddin Dukung Pembinaan dan Peningkatan Prestasi Atlet Taekwondo Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko bersama Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Jenderal TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M, selaku Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), menghadiri Sulsel Taekwondo Championship Unhas Open 2026, yang digelar di GOR JK Arenatorium Unhas, Jalan Politeknik, Kota Makassar, Sabtu (24/10/2026). Partisipasi Pangdam XIV/Hsn dalam kegiatan […]

Read more
Makassar SULSEL

Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Yonif 700/WYC, Pastikan Kesiapan Prajurit Hadapi Tugas

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko di dampingi sejumlah Pejabat Utama Kodam mengunjungi Markas Batalyon Infanteri (Yonif) 700/Wira Yudha Cakti (WYC) dalam rangka Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiap Ops) Kodam XIV/Hasanuddin Satgas Pamtas RI-PNG Mobile, bertempat di Mako Yonif 700/WYC, Jl. Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya […]

Read more