Polisi Periksa 30 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Branding Mobil Ambulance di Wajo

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Kepolisian Resort Wajo saat ini masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait dugaan kasus korupsi branding mobil dan lampu roteter ambulance desa di Kabupaten Wajo.

Kapolres Wajo AKBP Muh. Islam mengatakan, kasus tersebut sudah dalam tahap pemeriksaan terhadap pengusaha percetakan, setelah sebelumnya pihaknya telah memeriksa sekitar 30 saksi.

“Sampai saat sekarang ini penanganan kasus branding sudah sampai pemeriksaan. Kurang lebih 30an saksi sudah dimintai keterang,” kata Kapolres Wajo, Sabtu (29 Mei 2021).

Menurut Kapolres Wajo, dalam mengusut kasus tersebut, pihaknya saat ini masih tengah memeriksa pihak perusahaan dan kemungkinan akan segera menggelar kasus ini setelah dilakukan pemeriksaan sejumlah saksi.

“Minimal 50 persen pemeriksaan baru akan digelar perkarakan,” kata Kapolres.

Meski tidak merinci sejumlah nama saksi yang telah diperiksa terkait dugaan korupsi branding tersebut, namun Kapolres menegaskan salah satu yang saat ini masih dalam pemeriksaan adalah pihak perusahaan.

Sementara itu, sebelumnya penggiat Anti Korupsi WAC (Wajo Anti Coruption) pertanyakan penanganan kasus dugaan mark-up branding dan pengadaan lampu sirine mobil ambulance desa di Kabupaten Wajo, yang saat ini sedang ditangani Polres Wajo

Ketua Wajo Anti Korupsi Wajo, Andi Arbina menjelaskan, kasus ini sebelumnya ditangani Diskrimsus Polda kemudian dilimpahkan ke Polres Wajo untuk ditangani, namun hingga saat ini belum ada kejelasan.

“Kami sebagai aktivis dan penggiat anti korupsi di Wajo mempertanyakan itu,” kata Andi Arbina yang kerap disapa Cender ini.

Lanjut Cender, penanganan kasus dugaan tersebut ditangani kepolisian atas laporan dari Koalisi Perjuangan Pemuda mahasiswa (KPPM) Makassar di Dirkrimsus Polda Sulsel. Dimana KPPM mengendus dugaan korupsi terkait brending mobil ambulance desa beserta sirene yang tersebar di 13 Kecamatan di Kabupaten Wajo.

Sebelumnya KPPM sendiri dalam laporannya di Reskrimun Polda Sulsel mengungkapkan, untuk branding dan sirine mobil ambulance desa itu ditangani atau kerjakan oleh percetakan samajaya/cv samajaya an Suyuti Amran yang merupakan perusahaan milik kerabat Bupati Wajo Dr. Haji Amran Mahmud, S. Sos, M.Si.

Dalam laporannya, KPPM menyebut khususnya untuk brending dan sirene mobil ambulance desa pembayarannya dinilai terlalu tinggi atau kemahalan. Pembayaran yang dikeluarkan oleh setiap desa di angka Rp7 hingga 9 juta/unit mobil desa.

Sementara untuk harga brending itu berada dikisaran harga Rp 1,5 juta/setiap unitnya dan lampu sirene dikisaran harga Rp 2,5 juta sampai 3,5 juta. (APJ)

Editor.: Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SULSEL Wajo

Adira Expo Merdeka Hadir di Sengkang, Tawarkan Solusi Finansial dan Promo Spesial

SENGKANG, EDELWEISNEWS.COM — Semangat kemerdekaan menjadi momentum bagi masyarakat untuk memulai langkah baru dan mewujudkan berbagai rencana, mulai dari memiliki kendaraan impian, mengembangkan usaha, hingga memenuhi kebutuhan keluarga.Semangat tersebut diwujudkan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) melalui penyelenggaraan Adira Expo di Sallo Mall, Sengkang, pada 25–29 Agustus 2026. Mengusung tema “Adira Expo Merdeka […]

Read more
Uncategorized

Munafri Salurkan 2.000 Liter Pupuk dan Ribuan Kilogram Benih untuk Kelompok Tani Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat sektor pertanian di tengah keterbatasan lahan dan ancaman perubahan iklim yang semakin nyata. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperluas dukungan sarana produksi pertanian sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas petani. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, saat menghadiri Musyawarah Tani “Abbulo […]

Read more
Makassar SULSEL Wajo

JMSI Wajo Serahkan Rekomendasi Dialog Publik PI Migas, DPRD Sulsel Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Demi Keadilan Daerah

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pengurus Cabang Wajo secara resmi menyerahkan rekomendasi hasil Dialog Publik tentang Participating Interest (PI) Migas kepada Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, di Warkop Terminal, Sabtu (18/7/2026). Penyerahan rekomendasi tersebut menjadi langkah konstruktif dalam mendorong penguatan komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan para pemangku kepentingan terkait […]

Read more