Polri Tetapkan Enam Tersangka Dalam Tragedi Kanjuruhan, Ini Perannya

MALANG, EDELWEISNEWS.COM – Ada 6 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka yang bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan. Mulai dari Direktur Utama PT LIB hingga Kasat Samapta Polres Malang. Masing-masing tersangka punya peran masing-masing, seperti disebutkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Polres Malang meski persangkaannya sama.

Keenam tersangka dijerat dengan pasal 359 dan 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang luka berat atau meninggal, serta pasal 103 ayat 1 juncto pasal 52 UU 11/2022 tentang keolahragaan.

“Tadi pagi telah dilaksanakan gelar perkara meningkatkan status terkait dengan dugaan pasal 359 dan 360 KUHP tentang menyebabkan orang mati atau luka-luka berat karena kealpaan, dan pasal 103 ayat 1 juncto pasal 52 UU 11/2022 tentang keolahragaan,” ujar Kapolri, Kamis (6/10/2022).

Dirut PT LIB Ir Ahmad Hadian Lukita, kata Kapolri, dianggap bertanggung jawab atas verifikasi stadion yang digunakan dalam setiap pertandingan yang digelar oleh LIB di Indonesia. Sayangnya, verifikasi itu tidak dilakukan dan yang bersangkutan justru memakai sertifikasi lama.

“Seharusnya memastikan setiap stadion memiliki sertifikasi layak fungsi, namun pada saat menunjuk stadion LIB persyaratan layak fungsinya belum dicukupi, dan menggunakan hasil verifikasi tahun 2020,” ujar Kapolri.

Selanjutnya, tersangka Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Abdul Haris yang dianggap telah melanggar pasal 359 dan 360 KUHP dan juga pasal 103 ayat juncto pasal 52 UU 11/2022 tentang keolahragaan.

“Dimana pelaksanaan dan koordinator pertandingan yang bertanggung jawab pada LIB disitu disebutkan di pasal 3 bahwa Panpel bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kejadian. Ditemukan (Ketua Panpel) tidak membuat dokumen keselamatan dan keamanan bagi penonton stadion sehingga melanggar pasal 6 ayat 1 regulasi keselamatan dan keamanan PSSI,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Haris juga disebutkan telah mengabaikan anjuran atau permintaan dari pihak keamanan dengan kondisi stadion agar tidak menjual tiket dengan berlebihan.

“Praktiknya dari 38 ribu kapasitas penonton di stadion, tiket yang dijual mencapai 42 ribu,” ujar Kapolri.

Tersangka ketiga adalah Suko Sutrisno, Security Officer yang juga dianggap melanggar Pasal 359/pasal 360 KUHP. Dia tidak membuat dokumen pertanggungjawaban dan memerintahkan steward meninggalkan gerbang pada saat terjadi insiden.

“Padahal seharusnya steward harus standby di pintu itu, sehingga pintu itu bisa dilakukan upaya membuka semaksimal mungkin. karena ditinggal dalam kondisi pintu terbuka separuh menyebabkan penonton berdesakan dan jatuh banyak korban jiwa,” ujar Kapolri.

Tersangka keempat yakni Kompol Wahyu Setyo Pranoto Kabag Ops Polres Malang yang juga melanggar pasal 359/360 KUHP.

“Yang bersangkutan mengetahui terkait adanya aturan FIFA tentang larangan penggunaan gas air mata, namun yang bersangkutan tidak mencegah atau melarang pemakaian gas air mata saat pengamanan,” ujarnya.

Selanjutnya, adalah AKP Hasdarmawan sebagai Danki 3 Yon Brimob Polda Jatim. Komandan Kompi ini juga dianggap bertanggung jawab dalam penembakan gas air mata.

“Yang bersangkutan memerintahkan anggotanya melakukan penembakan gas air mata,” kata Kapolri.

Terakhir adalah Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Ahmadi. Peran BSA ini sama, yakni memerintahkan anggotanya untuk menembakkan gas air mata.

“Yang bersangkutan memerintahkan anggotanya menembak gas air mata,” ujar Kapolri. (Det/Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jakarta Nasional News

KPI Terbitkan Edaran tentang Pemanfaatan AI dalam Program Siaran di Lembaga Penyiaran

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM — Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial dalam Program Siaran pada Lembaga Penyiaran. Edaran ini sebagai pedoman bagi lembaga penyiaran agar tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan, etika penyiaran dan kepentingan publik di bidang penyiaran serta P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program […]

Read more
Nasional News

LONTARA+ Antar Wali Kota Munafri Raih Golden Leader JMSI Award 2026

SERANG, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin kembali mengukir prestasi nasional. Kali ini, ia berhasil meraih Golden Leader Jaringan Media Siber (JMSI) Award 2026. Munafri Arifuddin, S.H., yang akrab disapa Appi, merupakan Wali Kota Makassar periode 2025–2030 dan resmi dilantik pada 20 Februari 2025. Sebagai politikus sekaligus pengusaha, ia dikenal memiliki komitmen kuat dalam […]

Read more
Makassar Nasional News

Golden Leader JMSI 2026 untuk Makassar, Diterima dalam Malam Anugerah HUT JMSI

SERANG, EDELWEISNEWS.COM — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri malam penganugerahan Golden Award pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) di Hotel Horison Ultima Ratu, Serang, Banten, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Dalam kesempatan tersebut, penghargaan Anugerah “Golden Leader” […]

Read more