Presisi Polri di Tahun Politik

Dr. Sakka Pati, SH, MH

Tahun politik adalah tahun yang dinamis. Tahun dimana dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara mengalami fluktuasi. Perubahan bisa terjadi secara cepat dan tak terduga. Problem bisa muncul tanpa rencana. Kadang bisa massif dan dekonstruktif bila salah ditangani.

Tahun politik juga adalah tahun dimana elit terbelah dan terdeferensiasi. Tahun dimana kebenaran dan keburukan bersatu. Hoaks menyebar bagai banjir tak terbendung, produksi wacana silih berganti secepat kilat. Isu-isu bertabrakan antara satu dengan yang lainya, sehingga memang memerlukan kemampuan adaptif dan analisis yang kuat untuk menghadapinya.

Dalam konteks inilah, POlri diletakkan sebagai jantung untuk menciptakan harmoni dan keteraturan. Polri dituntut untuk mengayomi secara adil dan proporsional, tak berpihak kepada warna politik manapun.

Untuk menghadapi masalah ini, setiap anggota Polri ditekankan untuk memahami makna PRESISI yang telah menjadi jargon di tubuh Polri.

Di tahun politik ini, PRESISI menempati posisi sentral bagi persatuan, keamanan dan ketertiban seluruh elemen masyarakat. Ada tiga makna PRESISI yang harus diterjemahkan secara dinamis di tahun politik ini.

Pertama,Setiap Anggota Polri harus memiliki kemampuan prediktif. Kemampuan prediktif diperlukan dalam menganalisa perubahan dan dinamika politik yang berkembang sedemikian cepat. Polri secara umum mesti meletakkan fragmen tertentu untuk memastikan, bahwa setiap peristiwa tidak saja dilihat sebagai peristiwa tunggal. Selain memandangnya secara holistic, juga harus bisa memprediksi beberapa kemungkinan dari suatu peristiwa. Apalagi bila peristiwa politik ke depan melibatkan elit yang berkompetisi, maka kemapuan analisa dan prediksi sangat diperlukan.

Untuk memperkuat basis analisa dan memastikan prevalensi kebenaran prediksi atas suatu peristiwa, Polri harus memperkuat data intelijen. Dengan data intelijen yang kuat, maka analisa dan prediksi memiliki akuntabilitas yang kuat.

Kedua, responsibilitas. Responsibiltas merupakan sikap untuk mengambil tindakan secara cepat, tepat dan akurat untuk memastikan bahwa masalah yang timbul ditangani dengan segera. Peritiwa politik adalah peritiwa yang mengalami kecepatan durasi waktu. Cepat berubah, cepat berpindah isu dan kadang cepat eskalasinya. Dengan responsibilitas yang cepat dan akurat, Polri akan berhasil menyelesaikan dan menangani dinamika politik Pemilu yang akan terus mengalami peningkatan di masa depan.

Ketiga, transparansi berkeadilan. Dengan transparansi, Polri akan berhasil meyakinkan publik tentang langkah apa yang diambil untuk menyelesaikan setiap problem yang muncul. Pemilu memiliki tahapan. Setiap tahapan memiliki resiko dan potensi konflik. Itulah sebabnya, penanganan yang transparan dan berkeadilan bisa membuat publik merasa yakin, bahwa Polri akan berhasil memecahkan setiap problem di setiap tahapan Pemilu.

Tahun 2023 dan 2024 adalah tahun-tahun yang berat bagi masyarakat untuk tersu harmoni. Karena akan ada celah untuk “mengiris” perpecahan agar terus dipelihara. Dengan PRESISI, Polri harus berhasil mewujudkan tahun politik yang aman, damai dan adil bagi semua pihak.

  • Penulis adalah Ketua Klinik Hukum FH UH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Warga Makassar Jaga Kondusifitas Pasca Insiden DPRD

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengimbau seluruh warga masyarakat dan ormas serta pemuda untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing pasca insiden yang terjadi di Gedung DPRD Kota Makassar, Jumat (29/8/2025) malam. Hal tersebut disampaikan sesat sebelum, bersilaturahmi dengan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Sugeng Hartono, S.E., M.M […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Makassar Bahas Penanganan Pegawai Korban Insiden

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Menyikapi insiden tragis yang terjadi di Kota Makassar, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengikuti rapat koordinasi secara daring bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Sabtu (30/8/2025) malam pukul 20.00 Wita. Rapat dipimpin langsung oleh Menteri PANRB, Rini Widyantini, didampingi Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif, Wakil Menteri […]

Read more
Makassar Olahraga SULSEL

Berkenalan dengan Kholbia dan Dita, Pebulu Tangkis Cilik Murid SD Negeri Borong, Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kholbia dan Dita, keduanya murid kelas 4A SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Di sekolahnya yang berada di Jalan Borong Raya Nomor 8, kedua anak ini bermain dan bersenda gurau, layaknya anak-anak seusianya. Siapa nyana, Kholbia dan Dita punya potensi sebagai pemain bulu tangkis andal di masa mendatang. Bulu tangkis merupakan […]

Read more