Prof. Andi Alim Dikukuhkan Sebagai Guru Besar, Tegaskan Pentingnya Sosiologi Kesehatan dalam Membangun Indonesia Sehat

PALOPO, EDELWEISNEWS.COM – Universitas Mega Buana (UMB) Palopo kembali menorehkan capaian akademik melalui pengukuhan Prof. Dr. Andi Alim, S.KM., M.Kes sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Sosiologi Kesehatan Masyarakat.

Pengukuhan yang berlangsung dalam Sidang Senat Akademik Terbuka tersebut, menjadi momentum penting bagi pengembangan ilmu kesehatan masyarakat yang lebih berorientasi pada keadilan sosial, pemberdayaan komunitas, dan transformasi sosial.

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Transformasi Sosial, Kesehatan, dan Keadilan: Membangun Paradigma Sosiologi Kesehatan yang Emansipatoris dan Transformatif,” Prof. Andi Alim menguraikan bahwa kesehatan masyarakat tidak dapat dipisahkan dari kondisi sosial yang melingkupinya. Berbagai masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat sering kali merupakan refleksi dari ketimpangan sosial, kemiskinan, rendahnya akses pendidikan, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.

Menurut Prof. Andi Alim, paradigma pembangunan kesehatan saat ini perlu bergerak lebih jauh dari pendekatan yang hanya berfokus pada pengobatan penyakit. Upaya kesehatan harus diarahkan pada perubahan sosial yang mampu memperbaiki kondisi kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

Oleh karena itu, ilmu Sosiologi Kesehatan memiliki peran strategis dalam memahami faktor-faktor sosial yang memengaruhi kesehatan sekaligus merancang solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam orasinya, ia menekankan bahwa kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara. Karena itu, seluruh kebijakan dan program kesehatan harus dirancang dengan mempertimbangkan aspek keadilan dan keberpihakan kepada kelompok rentan.

“Contohnya, berbagai isu kesehatan seperti stunting, HIV/AIDS, kesehatan ibu dan anak, penyakit tidak menular, serta keselamatan kerja membutuhkan pendekatan lintas disiplin dan lintas sektor untuk menghasilkan perubahan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Prof. Andi Alim juga menggarisbawahi pentingnya peran masyarakat sebagai agen perubahan. Menurutnya, keberhasilan program kesehatan sangat ditentukan oleh tingkat partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan program, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Oleh karena itu, pemberdayaan komunitas menjadi salah satu strategi utama dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, ia mengajak perguruan tinggi untuk mengambil peran yang lebih aktif dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat melalui penelitian, inovasi, pengabdian kepada masyarakat, dan advokasi kebijakan berbasis bukti ilmiah. Perguruan tinggi, menurutnya, harus menjadi pusat transformasi yang mampu menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan-persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.

Pengukuhan Guru Besar ini menjadi pengakuan atas dedikasi panjang Prof. Andi Alim dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Berbagai karya ilmiah dan penelitian yang dihasilkannya telah memberikan kontribusi penting dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat, khususnya pada aspek sosial dan budaya kesehatan.

Momentum pengukuhan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Universitas Mega Buana Palopo, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi akademisi muda untuk terus berkarya dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan bertambahnya Guru Besar di lingkungan universitas, diharapkan kapasitas kelembagaan dalam menghasilkan penelitian unggul dan rekomendasi kebijakan yang berdampak luas bagi pembangunan kesehatan nasional semakin meningkat.

Menutup orasinya, Prof. Andi Alim menegaskan, bahwa ilmu pengetahuan harus hadir untuk memperjuangkan kemanusiaan, mengurangi ketimpangan, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat transformasi sosial dan keadilan kesehatan, ia berharap Sosiologi Kesehatan dapat terus berkembang sebagai disiplin ilmu yang mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat Indonesia di masa kini dan masa depan.

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Jelajah Sampah Berlanjut di Ujung Pandang, Bukti Komitmen Ketua Dewan Lingkungan Tekan Sampah ke TPA

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, kembali mengajak masyarakat menjadikan pemilahan sampah sebagai budaya yang dimulai dari rumah. Ajakan itu disampaikan saat membuka Jelajah Sampah Kecamatan Ujung Pandang yang berlangsung di Anjungan Pantai Losari, Minggu (2/8/2026). Kegiatan ini menjadi titik ke-10 dari rangkaian Jelajah Sampah yang akan dilaksanakan di […]

Read more
Makassar SULSEL

Pererat Sinergi Wujudkan Profesionalisme TNI AD, Pangdam XIV/Hsn Terima Kunjungan Silaturahmi Pangdivif 3/Kostrad

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kodam menerima kunjungan silahturahmi dari Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3/Kostrad Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto, S.E., M.M., M.Han., bersama rombongan, bertempat di Ruang Tamu Pangdam, Makodam, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Jumat (31/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Makassar Tegaskan Komitmen Wujudkan Makassar Kota Ramah Anak di Hari Anak Nasional 2026

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memastikan setiap anak mendapatkan lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembangnya. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 tingkat Kota Makassar di Hotel Aston Makassar, Minggu (2/8/2026). Dalam arahannya, Munafri mengatakan, perlindungan dan pemenuhan hak […]

Read more