Program MARIKI’ Memberi Peluang pada Lulusan Ilmu Perpustakaan untuk Bekerja

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Keberadaan tenaga perpustakaan adalah sumber daya utama, yang menggerakkan sumber daya lainnya di perpustakaan. Setiap tahun rata-rata ada 200 alumni Jurusan Ilmu Perpustakaan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin yang 40 % belum terserap ke perpustakaan. Padahal kehadiran perpustakaan terus tumbuh dan sangat membutuhkan tenaga perpustakaan yang profesional.

Menurut Ketua Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, Irvan Muliyadi, lulusan Ilmu Perpustakaan setiap tahun meningkat.

“Tahun 2019 ada 120 lulusan, tahun 2020 ada 150 lulusan dan tahun 2021 ada 200 lulusan. Dari lulusan tersebut baru sekitar 60 -70 % yang terserap ke dunia kerja,” ungkapnya (13/2/2022).

Dari data tersebut dapat dilihat bahwa masih ada kesenjangan dan antara alumni dan lembaga penyelenggara perpustakaan, belum ada titik temu yang sebenarnya.

Olehnya itu, Dinas Perpustakaan Kota Makassar yang memiliki tanggung jawab melakukan pembinaan berbagai jenis perpustakaan di Kota Makassar, terpanggil untuk mencari solusi dan mengatasi masalah tersebut, sekaligus membuka lapangan pekerjaan yang sesuai dengan membuat program inovasi MARIKI (Magang Mandiri Khusus Alumni) ke perpustakaan. Ini sebagai wadah para alumni yang belum terserap ke dunia kerja, sekaligus mencari pengalaman dan selanjutnya disalurkan ke perpustakaan binaan Dinas Perpustakaan Makassar.

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tenri A Palallo mengajak para alumni yang belum terserap ke dunia kerja untuk mengikuti program MARIKI.

“Perpustakaan binaan kami sangat banyak, khususnya perpustakaan sekolah. Mereka membutuhkan tenaga perpustakaan yang profesional untuk mengelola perpustakaannya. Setelah mengikuti magang di Perpustakaan Umum Kota Makassar dan pembekalan dari Komunitas Koma Jip, selanjutnya kami salurkan ke perpustakaan binaan yang jumlah seluruhnya ada 1.824 unit, termasuk Perpustakaan PAUD/TK, SD/MI dan SMP/MTs,” terang Tenri.

Sejak dibuka pada tahun 2019, konstribusi Magang Mandiri Khusus Alumni (MARIKI) kepada Alumni Jurusan Ilmu Perpustakaan dari UIN Alauddin Makassar dalam penyerapan ke dunia kerja setiap tahun meningkat. Tahun pertama di 2019 masih diangka 1,6 %, kemudian di tahun 2020 meningkat menjadi 5,5 % dan di tahun 2021 meningkat 8,5 % dari jumlah lulusan atau mengatasi masalah hampir 10 %. Tentunya jumlah ini akan terus meningkat seiring pengembangan perpustakaan yang berkesesuaian dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Perketat Seleksi Imam, Munafri Tekankan Integritas dan Peran Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan komitmen Pemerintah Kota menghadirkan imam kelurahan yang berkualitas melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan berintegritas. Penegasan tersebut disampaikan dalam sambutannya saat membuka kegiatan Seleksi Calon Imam Kelurahan Kota Makassar Tahun 2026 yang digelar oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kantor Wali Kota Makassar, Rabu […]

Read more
Makassar SULSEL

Pemprov Sulsel Perkuat Pengendalian BBM Bersubsidi Tepat Sasaran

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM -Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Penyaluran dan Rekomendasi BBM Bersubsidi Tepat Sasaran di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (4 Mei 2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Rapat koordinasi tersebut […]

Read more
Makassar SULSEL

Dengan Pendekatan Humanis,118 Pedagang di Pasar Pamos Mamajang Bongkar Lapak Secara Sukarela

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar memilih jalan yang lebih humanis melalui edukasi dan pendekatan persuasif dalam menata pedagang di setiap kecamatan. Upaya ini tidak sekadar berorientasi pada penertiban, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa ruang publik, fasum dan fasos, harus dikembalikan pada fungsinya demi kepentingan bersama. Langkah tersebut tampak nyata di Kecamatan Mamajang. Aparat […]

Read more