Progres Renaksi Korsupgah Pemkot Makassar Capai 62 Persen

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Program Generik dengan sejumlah pejabat pada 4 daerah yang dipilih menjadi Pilot Project di Provinsi Sulsel.

Daerah yang dimaksud yakni Kota Makassar, Kabupaten Takalar, Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa. Rapat Monitoring terkait realisasi program Monitoring Center for Prevention (MCP) dibuka Sekretaris Daerah Kota Makassar, M. Ansar di Ruang Rapat Sipakatau LT.II Kantor Balikota Makassar, Selasa (10/9/2019).

Rapat Monitoring Center for Prevention (MCP) dipimpin oleh Dwi Aprilia Linda dari Tim Korwil VIII Korsupgah KPK RI didampingi oleh Edi Suryanto Korwil Korsupgah Sultra. MCP merupakan kerangka kerja yang digunakan untuk memahami elemen-elemen risiko korupsi.

Elemen tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan sektor, wilayah, atau instansi yang rentan terhadap korupsi. Kemudian menerjemahkan pemahaman tersebut menjadi gambaran strategis dan prioritas rekomendasi yang akan memberikan arahan bagi upaya pencegahan korupsi.

Ada 8 area intervensi yaitu, 1. Perencanaan dan Penganggaran APBD, 2. Pengadaan barang dan Jasa, 3. Pelayanan Terpadu Satu Pintu, 4. Kapabilitas APIP, 5. Manajemen ASN, 6. Optimalisasi Pendapatan Daerah, 7. Manajemen Aset Daerah dan 8. Tata Kelola Dana Desa.

Dalam acara tersebut Pemkot Makassar diwakili oleh Inspektur Kota Makassar, Kepala BPKAD, Kepala Dinas PU, Kabag ULP, Kepala Bappeda, Sekretaris BKPSDMD, Plt. Kadis Pendidikan, Sekretaris Kominfo, Kepala DPMPTSP, Kabid ASET BPKAD, Sekretaris Dinas Kesehatan sedangkan dari 3 Kabupaten dihadiri Sekda dan Pejabat Eselon 2 berjumlah kurang lebih 200 orang.

Berdasarkan Progres Renaksi Korsupgah Sulawesi Selatan pada Sistem MCP Korsupgah KPK RI, Hari Selasa 10 Septemer 2019 Pemkot Makassar dengan Capaian 62 %, Kabupaten Maros dengan Capaian 48 %, Pemprov Sulsel dengan Capaian 49 %, Pemkab Gowa dengan Capaian 41 %, dan Pemkab Takalar dengan Capaian 39 %.

Dwi Aprilia Linda dari KPK RI menghimbau agar Admin MCP melaporkan setiap 2 minggu ke sekretaris daerah kab/kota progres masing-masing area intervensi tersebut.

Penulis : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Rakor Bersama Polri-TNI, Munafri Instruksikan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil langkah tegas untuk menekan maraknya tawuran antarkelompok yang meresahkan masyarakat. Seluruh camat dan lurah diinstruksikan meningkatkan patroli malam, mengaktifkan kembali pos ronda, serta memperkuat koordinasi dengan TNI-Polri dan Satpol PP. Instruksi tersebut ditegaskan Munafri saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh camat dan lurah se-Kota Makassar di […]

Read more
Bali Makassar

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pembukaan Bali Tech Week 2026

BALI, EDELWEISNEWS.COM — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri pembukaan Bali Tech Week (BTW) 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Denpasar, Bali, Senin (19/10/2026). Kegiatan yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Digital RI ini dibuka dengan keynote speech Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Investasi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. […]

Read more
Makassar SULSEL

Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus mengoptimalkan pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) melalui digitalisasi perizinan dan penguatan pengawasan bangunan. Upaya ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kepatuhan pemilik bangunan, tetapi juga mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor retribusi. Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Makassar, Dr. Muh. Fuad Azis, mengungkapkan, realisasi pendapatan retribusi PBG telah […]

Read more