PT ESINDO Gelar TOT Learning Experience Design, Integrasikan Akademik, Profesional, dan Edutainment dalam Pembelajaran

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — PT Esindo kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kualitas pendidikan melalui penyelenggaraan Training of Trainers (TOT) Learning Experience Design (LXD).

Kegiatan ini menghadirkan pendekatan inovatif yang mengintegrasikan aspek akademik, profesional, serta edutainment dalam proses pembelajaran, guna menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Komisaris Utama PT Esindo, Sugianto Wahid. Dalam sambutannya dia menekankan pentingnya transformasi metode pembelajaran di era digital saat ini. Ia menyampaikan bahwa pendidikan tidak lagi cukup hanya berfokus pada transfer pengetahuan, melainkan harus mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan berdampak nyata bagi peserta didik.

“Learning Experience Design bukan sekadar metode, tetapi sebuah pendekatan baru dalam membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan zaman. Integrasi antara akademik, profesional, dan unsur hiburan edukatif menjadi kunci agar peserta didik tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata,” ujar Sugianto Wahid.

Kegiatan TOT LXD ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari guru, dosen, hingga stakeholder di dunia pendidikan. Kehadiran peserta lintas sektor ini menjadi bukti bahwa kebutuhan akan inovasi pembelajaran semakin mendesak dan menjadi perhatian bersama.

Dalam pelaksanaannya, PT Esindo menghadirkan narasumber berpengalaman dari berbagai latar belakang. Salah satunya adalah Ferry Kaluku, seorang trainer yang telah lama berkecimpung dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Dalam materinya, Ferry menekankan pentingnya desain pengalaman belajar yang berpusat pada peserta (learner-centered), dengan mengedepankan interaksi, praktik langsung, serta pemanfaatan teknologi.

“Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang mampu melibatkan emosi, pikiran, dan tindakan peserta secara bersamaan. Di sinilah peran LXD menjadi sangat penting, karena mampu merancang proses belajar yang tidak monoton dan lebih kontekstual,” jelas Ferry Kaluku.

Selain itu, perspektif akademik turut diperkuat oleh Dr. Sakka Pati, S.H., M.H, yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya landasan teoritis dalam pengembangan desain pembelajaran. Ia menegaskan bahwa inovasi harus tetap berpijak pada prinsip-prinsip ilmiah agar menghasilkan metode yang terukur dan berkelanjutan.

“Integrasi akademik dalam LXD memastikan bahwa setiap metode yang digunakan memiliki dasar yang kuat. Ini penting agar proses pembelajaran tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki validitas dan kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Dr. Sakka Pati.

Sementara itu, suasana pelatihan semakin hidup dengan kehadiran Harun AR Rasyid sebagai motivator. Ia memberikan energi positif dan membangun semangat peserta melalui pendekatan inspiratif yang mendorong perubahan pola pikir dalam dunia pendidikan.

Menurut Harun, seorang pendidik tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga harus mampu menjadi inspirator yang membangkitkan motivasi belajar peserta didik.

“Ketika pembelajaran dikemas dengan sentuhan edutainment, maka proses belajar tidak lagi menjadi beban, melainkan kebutuhan yang menyenangkan,” ujarnya.

Konsep edutainment yang diusung dalam TOT ini menjadi salah satu daya tarik utama. Melalui kombinasi antara edukasi dan hiburan, peserta diajak untuk merasakan langsung bagaimana metode pembelajaran yang kreatif dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga terlibat dalam berbagai simulasi, diskusi kelompok, serta praktik langsung dalam merancang pengalaman belajar.

Hal ini bertujuan agar peserta mampu mengimplementasikan konsep LXD di lingkungan masing-masing, baik di sekolah, perguruan tinggi, maupun lembaga pendidikan lainnya.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam setiap sesi. Banyak di antara mereka yang menyampaikan bahwa metode yang diperkenalkan dalam TOT ini memberikan perspektif baru dalam mengelola pembelajaran.

Salah seorang peserta menyatakan bahwa pendekatan LXD sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini, terutama dalam menghadapi generasi digital yang membutuhkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif.

Melalui kegiatan ini, PT Esindo berharap dapat mencetak para trainer dan pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan profesional serta kreativitas dalam merancang pembelajaran yang menarik. Dengan demikian, kualitas pendidikan di Indonesia dapat terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat global.

Kegiatan TOT Learning Experience Design ini juga menjadi bagian dari upaya PT Esindo dalam mendukung transformasi pendidikan nasional. Integrasi antara akademik, profesional, dan edutainment diyakini mampu menjadi solusi dalam menciptakan sistem pembelajaran yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Ke depan, PT Esindo berencana untuk terus mengembangkan program serupa dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga semakin banyak pendidik yang dapat merasakan manfaat dari pendekatan LXD. Dengan kolaborasi antara berbagai pihak, diharapkan inovasi dalam dunia pendidikan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi generasi masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Disaksikan Menteri LH : Proyek PSEL di TPA Antang, Jadi Solusi Sampah Resmi Dimulai

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar bersama Bupati Gowa dan Bupati Maros resmi menandatangani perjanjian kerja sama atau PKS penyelenggaraan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) bersama Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel). Penandatangan kolaborasi lintas daerah tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, di Rumah Jabatan […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Makassar Tekankan Toleransi sebagai Kekuatan Pembangunan di Dharma Santi Nyepi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri Dharma Santi Perayaan Hari Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026 Masehi yang digelar di Hotel Harper Makassar, Jumat malam (3/04/2026). Kegiatan turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, serta Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, bersama unsur Forkopimda Sulawesi Selatan. Pada acara tersebut, Munafri […]

Read more
Makassar SULSEL

Tak Kenal Libur, Wali Kota Makassar Pimpin Rapat Strategis Tangani Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar dibawa kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin seakan tak mengenal hari libur. Di saat sebagian besar instansi memilih rehat sejenak, sosok yang akrab disapa Appi justru memanfaatkan waktu tersebut untuk memastikan berbagai persoalan kota tetap tertangani secara serius dan terukur. Fokusnya jelas, tidak memberi ruang bagi masalah menumpuk, melainkan diselesaikan […]

Read more