Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar Menggelar Rakor Pembinaan Perpustakaan

0
20

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Seluruh Pustakawan lingkup Dinas Perpustakaan Kota Makassar yang berjumlah 12 orang, termasuk 3 orang dari PPPK Farmasi Jurusan Ilmu Perpustakaan yang lulus tahun ini menggelar rapat bersama di ruang baca Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum Kota Makassar yang beralamat di Jalan Kerung-Kerung Kota Makassar, Jumat (19/4/2024).

Rapat dipimpin oleh Pustakawan Madya, Tulus Wulan Juni. Rapat terkait silaturahmi pasca lebaran antar pustakawan dan membahas kegiatan pembinaan perpustakaan, termasuk pembagian tim untuk monitoring perpustakaan binaan di Kota Makassar.

“Rapat pembagian tim monitoring perpustakaan binaan sekaligus silaturahmi sesama pustakawan, apalagi ada tiga orang pustakawan dari PPPK sebagai anggota baru. Yang tentunya menjadi energi tambahan bagi Dinas Perpustakaan Kota Makassar dan ketiganya dari jurusan Ilmu Perpustakaan,” terang Tulus.

Selain silaturahmi dan pembagian tim, Tulus juga mensosialisaikan inovasi baru terkait pendataan perpustakaan yang diberi nama PINTAR atau Platform Informasi Perpustakaan Aktual dan Real Time. Inovasi ini digunakan oleh masing-masing tim dalam kegiatan monitoring pembinaan Perpustakaan.

“Alhamdulillah kita sudah memulai pembuatan data bersama melalui inovasi PINTAR. Data Perpustakaan di Kota Makassar seperti jumlah Perpustakaan, jumlah pengunjung, jumlah koleksi bahkan jumlah tenaga sudah tersedia dalam satu data bersama. Semua bisa akses dan saat ini sementara proses penginputan data. Setiap tenaga perpustakaan binaan diberikan akses untuk menginput dan mengupdate datanya setiap saat. Ada 556 perpustakaan binaan yang sudah tersedia datanya seperti Perpustakaan Umum Kota, Perpustakaan Khusus, Perpustakaan Umum Kecamatan, Kelurahan, Kepulauan dan Perpustakaan Sekolah SD dan SMP,” ungkap Tulus.

“Data sementara pengunjung perpustakaan di semua perpustakaan binaan pada Triwulan I yakni bulan Januari sampai dengan Maret sudah diangka 121.899 orang pengunjung. Jumlah ini belum sesuai target minimal yakni 150.000 orang pengunjung setiap triwulan. Hal tersebut terjadi karena masih banyak tenaga perpustakaan yang belum melaporkan atau menginput jumlah kunjungan perpustakaannya ke link data bersama yang sudah disediakan. Olehnya itu, sangat mendesak pembagian tim monitoring pembinaan perpustakaan dibentuk. Ada 9 Tim yang akan turun memonitoring sekaligus melakukan pembinaan perpustakaan agar seluruh data terinput,” urai Tulus melanjutkan.

Lanjutnya, dari 556 perpustakaan binaan yang terdaftar itu hanya 82 perpustakaan atau sekitar 15% yang sudah aktif perpustakaannya. Dan itu yang memberi konstribusi pada jumlah kunjungan perpustakaan di Kota Makassar untuk IPLM pada indikator pengunjung. Jika semua dari 554 Perpustakaan itu aktif atau separuh saja, akan luar biasa capaian IPLM Kota Makassar dan literasi Kota Makassar.

IPLM di Kota Makassar belum masuk 10 besar Nasional kecuali Tingkat Gemar Membaca (TGM) yang sudah aman dan tahun ini masuk 4 besar. Target IPLM inilah yang jadi PR bersama dan dukungan semua pihak. Tim yang berjumlah 9 itu tugasnya lumayan berat, setiap bulan harus mengontrol dan membina kurang lebih 20 an Perpustakaan binaan, bahkan mobilitasnya tim itu bisa diukur lebih 100 km/ bulan untuk menjaga dan memastikan aktivitas perpustakaan dan aktivitas literasi agar tetap berjalan sesuai standar,” terang Tulus. (TWJ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini