Rahman Rumaday, Founder K-Apel Akan Bikin Buku Biografi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM- Founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel), Rahman Rumaday, berencana membuat buku ke-5. Kali ini, dia akan mendokumentasikan aktivitasnya dalam bentuk semi biografi.

Rencana ini sebenarnya sudah lama dilontarkan. Namun baru dikonkretkan saat lelaki kelahiran Sera, Kecamatan Pulau Gorom, Maluku, tahun 1986 itu, ngobrol bersama Rusdin Tompo di Warkop Bundu, Jalan Aroepala, Makassar, Jumat (17 Maret 2023).

Diskusi rencana buku antara Rahman Rumaday dengan Rusdin Tompo, berlangsung di tengah riuhnya supporter PSM yang tengah menyaksikan pertandingan kesebelasan pujaannya itu melalui layar kaca.

Sesekali keduanya harus menaikkan nada suara karena tertutupi oleh teriakan para penonton. Apalagi saat kesebelasan PSM menjebol gawang Bhayangkara FC, yang jadi lawannya. PSM vs Bhayangkara FC bertanding di Stadion Gelora BJ Habibie, Pare-pare, Sulawesi Selatan, berakhir dengan kemenangan pasukan Ramang, 3:1.

Obrolan rencana buku ini juga sesekali diselingi pembicaraan tentang kans PSM sebagai Juara BRI Liga 1. Rahman Rumaday juga merupakan pencinta sepak bola. Ketika duduk di bangku SMA, dia punya 5 pasang sepatu bola, dan hanya sepasang sepatu sekolah. Semua kaosnya merupakan kaos seragam sepak bola, yang dijadikan sebagai pakain hari-harinya.

Rahman Rumaday, sejauh ini sudah menulis 4 buku. Yakni, Perpustakaan Lorong Kelurahan Parangtambung (2020), Green Tea dan Bunga (2020), Maharku: Pedang dan Kain Kafan (2021), serta Maharku: Pedang dan Kain Kafan 2 (2022). Rusdin Tompo merupakan editor dari keempat bukunya.

K-Apel sendiri sudah dirintisnya sejak 2011, sehingga pada tahun 2023 ini, K-Apel akan berulang tahun ke-13. Selain K-Apel, Rahman Rumaday juga merupakan pembina ibu-ibu di Lorong Dg Jakking, ibu-ibu di Jalan Dg Muda, dan ibu-ibu di Jalan Dg Kulling.

Rahman Rumaday, yang kini tengah menempuh pendidikan S2 di Universitas Indonesia Timur (UIT), berharap dia bisa berbagi kisah inspirasi lewat bukunya nanti. Buku ini juga akan jadi sarana baginya untuk mempromosikan kebaikan lewat gerakan literasi yang selama ini dilakoni.

Lelaki yang rendah hati ini tergabung dalam beberapa komunitas, di antaranya Forum Sastra Indonesia Timur (FOSAIT) dan Perkumpulan Penulis Indonesia Satupena Provinsi Sulawesi Selatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Wali Kota Makassar Panen Melon di Bukit Baruga, Urban Farming Masjid Bin Baz Bakal Jadi Percontohan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menghadiri langsung kegiatan panen melon di kawasan urban farming Masjid Bin Baz Bukit Baruga, Jumat (3/9/2026). Dalam kunjungannya, Appi tidak hanya melihat proses budidaya, tetapi turut memanen dan memetik buah melon segar yang ditanam di dalam greenhouse. Pada kesempatan ini, Appi mengapresiasi pengelolaan kebun melon […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Semangat Kebersamaan, Kodaeral VI Gelar Olahraga Bersama Sambut HUT ke-81 TNI AL

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dermaga Selayar Markas Kodaeral VI menjadi saksi kehangatan dan kekompakan jajaran TNI Angkatan Laut. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 TNI AL Tahun 2026, Kodaeral VI menggelar kegiatan Olahraga Bersama yang penuh energi dan keakraban, Jumat (4/9/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi […]

Read more
Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Bangun Pedestrian Terintegrasi, Jadi Pilot Project

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mendesain dan membangun kawasan pedestrian sebagai proyek percontohan integrasi kawasan bagi pejalan kaki di pusat kota. Proyek tersebut dirancang untuk mengintegrasikan moda transportasi publik sekaligus mengoptimalkan hak pejalan kaki, termasuk menyediakan akses yang aman dan nyaman bagi kelompok disabilitas. Salah satu titik yang menjadi proyek percontohan berada […]

Read more