Rakor GTRA Sulsel, Amran Mahmud Paparkan Peran Pemkab Wajo Dalam Penyelesaian Permasalahan PTPN XIV

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Bupati Wajo, Amran Mahmud memaparkan peran Pemerintah Kabupaten Wajo dalam Nota Kesepahaman Penyelesaian Konflik Penguasaan/Garapan Masyarakat pada Aset PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV, khususnya dalam Rangka Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.

Paparan tersebut disampaikan Amran Mahmud saat didaulat menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Sulsel yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, Kamis (30/3/2023).

Amran Mahmud menjelaskan bahwa berbagai polemik telah terjadi sejak bergulirnya permasalahan dan sengketa tersebut.

Ketua DPD PAN Wajo ini melanjutkan bahwa beberapa upaya Pemkab Wajo dalam penyelesaian permasalahan di PTPN XIV, diantaranya adalah pada bulan April 2019 atau dua bulan setelah pelantikannya sebagai Bupati, segera membentuk tim untuk melakukan mediasi dan pendekatan dengan pihak terkait serta menyerap aspirasi masyarakat agar.

“Kita juga menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, diantaranya PTPN XIV, Kantor Wilaya BPN/ATR Makassar, Pemerintah Provinsi Jajaran Kementerian ATR/BPN, Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, dan sebagainya, termasuk aparat keamanan, untuk meneruskan aspirasi masyarakat,” jelasnya.

Juga mengajukan ke Unhas untuk dibuatkan kajian hukum dan ekonomi sesuai permintaan PTPN XIV, sebagai bahan dalam pelaksanaan pendistribusian kembali lahan kepada masyarakat dan membangun kerjasama dengan berbagai pihak agar permasalahan alih fungsi lahan PTPN XIV dapat berjalan dengan baik untuk kepentingan semua pihak.

“Kita juga memfasilitasi warga dan pihak PTPN XIV dalam penyelesaian sengketa, termasuk membentuk kelompok-kelompok tani yang menjadi syarat pendistribusian kembali bekas lahan PTPN XIV kepada masyarakat,” ucap Amran Mahmud.

Amran Mahmud mengaku menemukan harapan besar untuk permasalahan yang sudah berlangsung lebih dari 20 sejak bertemu Kepala Kanwil BPN/ATR Makassar yang memberikan respon yang luar biasa.

Apalagi dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman antara Kantor Wilayah Pertanahan Sulawesi Selatan dengan PTPN XIV dengan Universitas Hasanuddin dengan Pemerintah Kabupaten Wajo yang dihadiri langsung Bapak Menteri ATR/BPN ditambah beliau menjanjikan akan menyelesaikan sengketa lahan ini.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada kepada semua pihak yang telah dan akan terus membantu, khususnya Bapak Menteri BPN/ATR dan Kakanwil BPN/ATR Makasaar bersama jajaran serta pihak lainnya,” ucap Amran Mahmud.

Ketua DMI ini berharap agar Nota Kesepahaman tersebut segera ditindaklanjuti dengan melakukan langkah cepat dan strategis serta menyusun time schedule agar bisa bisa tetap menghadirkan kepeecayaan dari masyarakat.

“Pada prinsipnya, selama tidak ada kepentingan di dalamnya, kita yakin masalah ini akan selesai. Mudah-mudahan segera menemukan solusi yang menguntungkan semua pihak (win-win solution),” pungkasnya.

Sebagai informasi, untuk materi panel dan diskusi I, selain Amran Mahmud, turut menjadi narasumber pada kesempatan tersebut Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Prov Sulsel, Tri Wibisono, Direktur PTPN XIV, Suhendri dan Rektor Universitas Hasanuddin Makassar, Jamaluddin Jompa. (APJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Pembangunan Kota, Wali Kota Makassar Temui Kapolda Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin terus memperkuat sinergi lintas institusi demi menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dalam agenda silaturahmi dan pertemuan strategis bersama Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, yang berlangsung di Markas Polda Sulsel. Pertemuan ini menjadi ruang dialog konstruktif […]

Read more
Makassar SULSEL

Penanganan Banjir Makassar 2026 Lebih Baik, Air Cepat Surut dan Pengungsian Selesai dalam Hitungan Hari

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar mendapat apresiasi atas penanganan banjir yang dinilai jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada kejadian banjir Januari 2026, genangan air di sejumlah titik terpantau lebih cepat surut, sementara masa pengungsian berlangsung singkat dan terkendali. Berdasarkan data di lapangan, pada 8 titik pengungsian yang terbentuk sejak 12 Januari, sebagian besar […]

Read more
Makassar SULSEL

Urai Kemacetan dan Kembalikan Fungsi Depan GOR, PK5 di Jalan Pajjaiang Ditertibkan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menata wajah kota agar lebih tertib, nyaman, dan bebas macet. Salah satu fokus utama penataan tersebut adalah sterilisasi ruas-ruas jalan yang semestinya bebas dari aktivitas bangunan lapak liar, karena berpotensi menimbulkan kemacetan serta mengganggu estetika kota. Upaya itu kembali dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Biringkanaya, dengan […]

Read more