Rayakan Hari Ibu, SD Inpres Banta-Bantaeng 1 Launching Buku “Literasi Lingkungan dan Cerita-Cerita Lainnya”

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Hari ini merupakan hari istimewa bagi kita, para ibu. Karena hari ini merupakan hari kita melahirkan anak kita, hari dimana kita membesarkan anak-anak kita,” kata Hj Baena, S.Pd, M.Pd, Kepala UPT SPF SD Inpres Banta-Bantaeng 1.

Hj. Baena menyampaikan kalimat menggugah itu dalam kegiatan memperingati Hari Ibu di sekolahnya, di Jalan Mongisidi Baru No 75A, Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Jumat (22 Desember 2023).

Ditambahkan, setiap waktu itu adalah ibu. Ibu, lanjut Baena, yang membesarkan anak-anaknya agar kelak menjadi anak besar di kemudian hari. Bukan saja besar secara fisik tapi juga jiwanya, semangatnya, moralnya, dan budi pekertinya.

Dikatakan, dia sudah mengabdi sebagai guru selama 38 tahun. Sehingga, dia telah ikut melahirkan anak-anak menjadi manusia terdidik. Anak kita lahir dari rahim, yang artinya kasih sayang. Mereka lahir dengan penuh perjuangan. Sebagai orangtua, kita bertarung nyawa, saat melahirkan mereka. Jadi jangan mengeluh, jangan lontarkan kata-kata kasar kepada mereka.

Hj. Baena, pada kesempatan itu, menyampaikan kepada orangtua yang tengah menunggu penerimaan rapor anaknya, bahwa sekolahnya punya program inovasi Amal Ceria, yang memberikan ruang bagi ibu-ibu berpartisipasi dalam kegiatan literasi sekolah. Komunitas Amal Ceria ini juga jadi penghubung orangtua dan anak dalam pembelajaran di rumah.

“Mari kita jadikan anak-anak kita menjadi manusia hebat. Sekolah telah menjalin kerjasama dengan pihak luar lewat pembinaan minat dan bakat mereka untuk mengasah potensi anak-anak. Salah satunya dengan pegiat literasi. Buku yang diluncurkan hari ini merupakan hasilnya,” papar Hj Baena.

Sementara itu, Rusdin Tompo, selaku fasilitator kelas menulis kreatif, sekaligus editor buku “Literasi Lingkungan dan Cerita-Cerita Lainnya”, mengungkapkan, bahwa saat-saat penerimaan rapor juga menjadi salah satu materi tulisan anak-anak. Mereka, tambah pegiat Sekolah Ramah Anak itu, merasakan seperti apa yang dialami orangtuanya. Yakni, menunggu saat-saat penerimaan rapor dengan mendebarkan. Karena ingin nilai rapor anaknya bagus, nilai tertinggi.

“Anak-anak juga dumba-dumba, deg-degan. Itu yang mereka ceritakan dalam buku. Mereka mau membanggakan dan membahagiakan orangtuanya dengan nilai rapor yang bagus,” cerita Rusdin Tompo.

Koordinator Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA Provinsi Sulawesi Selatan itu lalu menekankan pada orangtua agar terus memotivasi bakat anak-anaknya dalam bidang menulis. Menurutnya, bila seseorang punya kemampuan menulis, maka itu nilai tambah baginya. Apapun profesinya. Dia lalu menyebut nama Bung Karno yang bukan cuma seorang orator ulung tapi juga penulis hebat. Begitipun dengan Bung Hatta, yang juga hebat dalam menulis.

“Kegiatan menulis kreatif ini dilakukan sejak dini ada tumbuh semangat membaca, semangat belajar, dan agar anak-anak terlatih menyampaikan idenya secara sistematis dan argumentatif,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Yusra, membaca puisi “Terima Kasih Ibu”, dan Sahira, membaca cerita berjudul “Mencium Tangan Ibu”. Kedua karya itu, dinilai oleh Rusdin Tompo, menggambarkan pendidikan karakter yang ditanamkan di rumah oleh orangtua, dan pembelajaran dalam kehidupan anak-anak di sekolah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Pemprov Sulsel Perkuat Pengendalian BBM Bersubsidi Tepat Sasaran

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM -Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Penyaluran dan Rekomendasi BBM Bersubsidi Tepat Sasaran di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (4 Mei 2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Rapat koordinasi tersebut […]

Read more
Makassar SULSEL

Dengan Pendekatan Humanis,118 Pedagang di Pasar Pamos Mamajang Bongkar Lapak Secara Sukarela

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar memilih jalan yang lebih humanis melalui edukasi dan pendekatan persuasif dalam menata pedagang di setiap kecamatan. Upaya ini tidak sekadar berorientasi pada penertiban, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa ruang publik, fasum dan fasos, harus dikembalikan pada fungsinya demi kepentingan bersama. Langkah tersebut tampak nyata di Kecamatan Mamajang. Aparat […]

Read more
Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Matangkan SOP Terpadu Penanganan ODGJ, Libatkan Seluruh OPD

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar terus mematangkan sistem penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) melalui penyusunan standar operasional prosedur (SOP) terpadu yang melibatkan lintas sektor. Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan bahwa penanganan ODGJ tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan harus melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) secara terintegrasi. “Penanganan ODGJ adalah tanggung […]

Read more