Rudianto Lallo Sebut Program Salat Subuh dan Doa Bersama Penting Diteruskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo hadir dalam kegiatan Salat Subuh dan Doa Bersama yang digelar Pemerintah Kota Makassar, dalam rangka menyambut HUT ke – 415 Tahun Kota Makassar yang jatuh pada 9 November mendatang.

“Salat Subuh dan Doa Bersama ini merupakan kegiatan yang sangat positif, tentunya selaku Pemerintah Kota Makassar, kami di DPRD mendukung penuh kegiatan ini,” kata Rudianto Lallo di Anjungan di Anjungan Pantai Losari Makassar, Sabtu (5/11/2022).

Politisi NasDem itu juga mengatakan pentingnya ada kegiatan ibadah bersama dengan menghadirkan warga Kota Makassar, dengan kekuatan doa oleh ribuan jamaah salat subuh ini, semoga kita semua dihindarkan dari hal-hal yang buruk.

“Selain itu, pemerintah dan masyarakat harus terus menjalin kolaborasi dan sinergitas untuk kemajuan daerah. Pemerintah butuh dukungan penuh dari masyarakat dalam mensukseskan program kerja,” papar Rudianto Lallo.

Sementara itu, Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto di hadapan jamaah meminta agar dapat menjaga kekompakan dalam mengawal program strategis Pemerintah Kota Makassar.

“Menyambut HUT ke – 415 Tahun Kota Makassar, saya meminta kekompakan semua pihak untuk menjaga dan mengawal program strategis Pemkot Makassar, seperti Jagai Anakta’ dan Jagai Kotata’ serta beberapa program lainnya. Inilah saatnya kita introspeksi diri bagaimana menjaga Kota Makassar,” tutur Danny.

Selain itu, Walikota Makassar ini juga mengingatkan pentingnya menjaga kesyukuran mengingat banyaknya bencana serta musibah yang terjadi saat ini.

“Kekuatan lahir Makassar ada pada ibadah sujud kepada Allah SWT, tahun 1607 atau 415 tahun lalu Raja Gowa dan Tallo bertemu melaksanakan salat Jumat, disitulah Makassar hadir. Dengan kegiatan salat subuh berjama’ah kita mensyukuri kesempatan yang Allah berikan kepada kita dalam mengisi HUT Kota Makassar yang kita cintai ini, karena kekuatan kita adalah persatuan dan ibadah kita,”.kata Danny Pomanto.

Pada kegiatan ini, Walikota dua periode itu tak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang hadir agar jangan pernah untuk berhenti berjuang, berdo’a dan jagai anak ta.

Kegiatan dihadiri Wakil Walikota Makassar Hj. Fatmawati Rusdi, jajaran Forkompimda, Sekda Kota Makassar, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Kota Makassar, Ketua Baznaz Kota Makassar, SKPD, camat, lurah, Laskar Pelangi, dan ribuan jamaah lainnya. (HK)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Resmi Diluncurkan, Kota Makassar Jadi Pilot Project Nasional Gerakan Peduli Tetangga untuk Perkuat Perlindungan Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan tepat sasaran. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam penguatan sistem pendataan dan pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) tahun 2026. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Minggu (4/10/2026). Peluncuran program strategis Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini untuk memperluas jangkauan pendataan dan akses pelayanan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui penguatan peran masyarakat […]

Read more
Makassar SULSEL

Kuatkan Nilai Kebangsaan dan Moderasi Beragama, Andi Muh Ihsan Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Indonesia adalah negara yang majemuk, terdiri dari beragam suku, agama, ras, danantargolongan. Keberagaman ini di satu sisi merupakan kekayaan nasional yang tak ternilai, namun di sisi lain memiliki kerentanan terhadap potensi konflik sosial jika tidak dikelola dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.0 Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal […]

Read more