Safari Ramadan di Pulau, Munafri Arifuddin Siapkan Program Pete-pete Pulau dan Listrik 24 Jam

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar menutup rangkaian Safari Ramadan di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Rabu (18/3/2026) malam.

Kunjungan tersebut menjadi penutup agenda Safari Ramadan, malam ke-29, setelah hampir sebulan penuh Pemerintah Kota Makassar menyapa masyarakat di seluruh kecamatan, termasuk wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Dalam kunjungan itu, Wali Kota bersama rombongan melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat ini menjadi wujud komitmen dalam mempererat hubungan serta memastikan program pembangunan menyentuh seluruh lapisan warga.

“Alhamdulillah, kami kembali melaksanakan Safari Ramadan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Makassar, di mana kami hadir di tengah-tengah masyarakat di seluruh kecamatan tanpa terkecuali,” jelas Munafri.

“Dan malam ini kami menutup kegiatan ini di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, khususnya di Pulau Barrang Lompo,” sambung Munafri.

Ia menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana membangun silaturahmi dan memperkuat ukhuwah antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada dukungan masyarakat, begitu pula sebaliknya.

Munafri menambahkan, melalui pertemuan langsung di masjid, pemerintah dapat mendengar secara langsung aspirasi warga, mengidentifikasi persoalan di lapangan, serta menentukan langkah prioritas yang tepat untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Selama bulan Ramadan, Pemkot Makassar menjalankan berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari salat Subuh berjamaah, buka puasa bersama, hingga salat Isya dan Tarawih.

Khusus pada sepuluh malam terakhir Ramadan, pemerintah juga menggelar salat malam (qiyamul lail) di Masjid Balai Kota Makassar setiap pukul 02.00 hingga 04.00 WITA.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menyampaikan apresiasi kepada warga kecamatan kepualauan, kelurahan, yang telah memberikan sambutan hangat.

Dia turut menyerahkan bantuan pangan untuk bulan Februari dan Maret bekerja sama dengan Bulog, serta bingkisan bagi marbot dan masyarakat melalui kolaborasi dengan Baznas.

Lebih lanjut, ia memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan Pemerintah Kota Makassar, khususnya untuk wilayah kepulauan. Salah satunya adalah rencana peluncuran program “Pete-pete Pulau”.

Program ini berupa penyediaan kapal oleh Dinas Perhubungan yang akan beroperasi setiap hari untuk melayani mobilitas antar pulau secara gratis bagi masyarakat.

“Ini untuk memudahkan masyarakat berpindah dari satu pulau ke pulau lainnya tanpa harus memikirkan biaya transportasi,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada tenaga kesehatan dan tenaga pendidik yang bertugas di wilayah kepulauan melalui skema insentif tambahan.

Besaran insentif akan disesuaikan dengan kategori pulau, baik pulau dekat, sedang, maupun jauh.

Munafri juga menekankan pada peningkatan infrastruktur sebagai salah satu fokus utama, termasuk perbaikan jalan dan paving di sejumlah pulau di Kecamatan Sangkarrang.

Tak hanya itu, persoalan kelistrikan di Pulau Barrang Lompo turut menjadi perhatian serius. Ia menargetkan pasokan listrik di pulau tersebut dapat beroperasi selama 24 jam paling lambat tahun depan.

“Insya Allah paling telat tahun depan listrik di Pulau Barrang Lompo bisa menyala 24 jam. Ini penting karena banyak aktivitas masyarakat yang terganggu akibat keterbatasan listrik,”
tegasnya.

Di akhir sambutannya, Munafri berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin dengan baik, sehingga setiap kebutuhan dan permasalahan warga dapat direspons secara cepat dan tepat.

“Yang kami inginkan adalah adanya kedekatan, kesamaan, dan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, agar semua kebutuhan bisa terselesaikan dengan maksimal,” pungkasnya.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar ini, turut didampingi Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, Asisten II Pemkot Makassar, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum.

Selanjutnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan.

Hadir pula Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika beserta jajaran kepala Bidang, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Bagian Protokol, Camat Sangkarrang, hingga Direktur Umum PD Parkir. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Solusi Jangka Panjang, PDAM Makassar Usulkan Bendung Karet di Sungai Tallo Untuk Air Baku

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, melalui Perumda Air Minum atau PDAM menyiapkan langkah jangka panjang untuk memperkuat pasokan air baku dan menjaga kebutuhan air bersih masyarakat, untuk jangka panjang. Salah satu langkah yang tengah diupayakan yakni pembangunan bendung karet di Sungai Tallo. Usulan tersebut telah dilaporkan kepada Wali Kota Makassar dan dikoordinasikan dengan Kementerian […]

Read more
Makassar SULSEL

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Terima Kunjungan Pemprov NTB, Bahas Perlindungan Pekerja Rentan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka studi tiru percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penguatan perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Kegiatan yang dirangkaikan dengan silaturahmi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Kamis (24/9/2026). […]

Read more
Makassar SULSEL

Gerakan Bersih dari Rumah, Pemkot Makassar Tambah Dukungan Anggaran dan Armada Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pembenahan sistem pengelolaan persampahan, mulai dari hulu hingga hilir. Salah satu fokus utama yang kini digencarkan adalah pemilahan sampah dari sumber, terutama rumah tangga, sebelum sampah masuk ke sistem pengangkutan dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Langkah tersebut berjalan beriringan dengan upaya Pemkot Makassar menyesuaikan porsi anggaran pengelolaan […]

Read more