Safari Ramadan di Tamalanrea, Munafri Serap Aspirasi Warga Soal Banjir Bung Permai

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin kembali menunjukkan komitmennya untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Melalui rangkaian Safari Ramadan, Munafri mendengarkan persoalan yang dihadapi warga disela-sela salat Isya dan Tarawih di Masjid Al-Muhajirin, Kompleks Bung Permai, Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea, Rabu (11/3/2026).

Kehadiran Munafri dimanfaatkan warga untuk menyampaikan keluhan melalui imam masjid sebagai perwakilan masyarakat setempat. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama adalah genangan air yang hampir setiap tahun terjadi di kawasan tersebut saat musim hujan.

Kompleks Perumahan Bung Permai di Kelurahan Tamalanrea Jaya diketahui menjadi salah satu wilayah yang kerap mengalami banjir musiman ketika curah hujan tinggi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Munafri lantas menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar terus melakukan berbagai upaya pembenahan, khususnya melalui penanganan dan perbaikan sistem drainase.

Ia menyebutkan, bahwa meski persoalan banjir belum sepenuhnya hilang, kondisi genangan air di sejumlah titik di Kota Makassar tahun ini mulai menunjukkan penurunan.

“Alhamdulillah tahun ini titik-titik genangan di Kota Makassar relatif menurun. Walaupun akhir-akhir ini curah hujan cukup tinggi, kita memaksimalkan kerja satgas drainase agar saluran pembuangan air tetap lancar,” ujar Munafri.

Ia menjelaskan, salah satu penyebab munculnya genangan adalah saluran air yang tersumbat oleh sampah maupun kabel yang menumpuk di dalam drainase. Karena itu, lanjutnya, Satgas Drainase terus diminta bekerja secara rutin untuk memastikan aliran air tetap mengalir dengan baik.

Lebih jauh, dalam menangani persoalan tersebut, Munafri menjelaskan bahwa Kota Makassar membutuhkan pembaruan sistem pengelolaan drainase secara menyeluruh.

Ia menggaris bawahi persoalan utama, yakni integrasi antara saluran primer, sekunder hingga tersier perlu diperbaiki agar penanganan tersumbatnya saluran air dapat dilakukan secara lebih sistematis. Untuk itu, saat ini Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan langkah teknis berbasis kajian-kajian.

“Kita harus memiliki blueprint pengelolaan sistem saluran air di Kota Makassar yang diperbarui, sehingga jalur pembuangan primer, sekunder hingga tersier bisa terintegrasi dengan baik. Ini menjadi tugas kami agar persoalan banjir bisa tertangani secara bertahap dari tahun ke tahun,” jelasnya.

Selain menyerap aspirasi terkait banjir, Munafri juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ia meminta jajaran pemerintah wilayah hingga tingkat RT/RW untuk memastikan pengangkutan sampah tetap berjalan optimal meski sebagian petugas kebersihan akan mudik.

“Jangan sampai menjelang Idulfitri kita dihadapkan dengan tumpukan sampah. Pengaturan shift petugas harus diperhatikan, dan tentu ini juga menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai warga,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gowa SULSEL

Personel Polres Gowa Amankan Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 41 Tahun 2026

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Personel Polres Gowa melaksanakan pengamanan kegiatan pemberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Gowa Tahun 2026 (Kloter 41) yang berlangsung pada Selasa (19 Mei 2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa. Sebelum pelaksanaan pengamanan, seluruh personel yang terlibat mengikuti apel pengecekan kesiapan yang dipimpin oleh AKP Kamaruddin. Apel ini bertujuan […]

Read more
Makassar SULSEL

Dinas Perpustakaan Makassar Meriahkan Hari Buku Nasional dengan Berbagai Kegiatan Kolaborasi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Memperingati Hari Buku Nasional (Harbuknas) ke 24 dan Hari Jadi Perpustakaan Nasional RI ke 46 tanggal 17 Mei 2026, Dinas Perpustakaan Kota Makassar memeriahkannya dengan berbagai kegiatan. Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan berbagai pihak melalui layanan perpustakaan keliling dan mengikuti kegiatan pameran bersama. Dimulai di hari Sabtu (16 Mei 2026) menyambut hari Buku […]

Read more
Makassar SULSEL

Kuasai Fasum hingga 20 Tahun, 8 Lapak PKL Ditertibkan, Kecamatan Tallo Siapkan Solusi CFD

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kecamatan Tallo kembali melaksanakan penertiban terhadap lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menguasai fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos), serta berdiri di atas saluran drainase, Senin (18/5/2026). Penertiban ini menyasar sejumlah titik di wilayah Kelurahan Kalukuang dan Kelurahan Suangga, berjumlah delapan lapak, yang sebelumnya telah ditertibkan sekitar satu bulan lalu. Namun, […]

Read more