Sarana Pembinaan Umat di Wajo Bertambah, Duo Amran Resmikan Masjid Musjidin

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Pengembangan keagamaan di Kabupaten Wajo terus dilakukan. Hal ini terlihat dengan semakin bertambahnya sarana keagamaan, khususnya masjid yang dibangun di daerah yang berjuluk Bumi Lamaddukkelleng ini.

Terbaru, Bupati Wajo, Amran Mahmud meresmikan Masjid Musjidin di Desa Wewangrewu, Kecamatan Tanasitolo, Jum’at (6/10/2023). Masjid ini dibangun oleh Keluarga H. Masjidi yang dipersembahkan untuk digunakan masyarakat umum.

Peresmian ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati, Amran, Ketua DPRD Wajo, Andi Muhamamd Alauddin Palaguna bersama Ibu, Perwakilan Forkopimda, Ketua Bapemperda DPRD Wajo, Junaidi Muhammad, Pimpinan Bank Hasamitra, Camat Tanasitolo, Andi Sahri Alam, Imam Besar Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang, Ustadz Abd Waris, Kepala Desa/Lurah, keluarga besar H. Masjidi, tokoh agama serta undangan lainnya.

Amran Mahmud mengapresiasi keluarga besar H. Masjidi yang menghadirkan wadah bagi masyarakat untuk beribadah dan pembinaan umat.

“Di awal kepimpinan, kami sudah menyusun perbub yang mengatur standar kelayakan masjid. Ini untuk mendukung program kami Gerakan Masjid Cantik atau Gemantik,” ucapnya.

Selain memiliki standar kelayakan, lanjut Amran Mahmud, Masjid juga diharapkan menjadi tempat pembinaan umat dengan menghadirkan taman pendidikan al-qur’an, madrasah diniyah awaliyah dan pondok tahfidz al-qur’an serta ramah anak.

Pada kesempatan tersebut, Amran Mahmud juga menyosialisasikan berbagai program kerjanya khususnya menghadapi musim kering (el nino) ini, salah satunya gerakan tanam sejuta cabai.

“Pak Pj. Gubernur juga berharap agar kita bisa melakukan budidaya pisang melalui Gerakan Gemar Menanaman Pisang yang memang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi,” jelasnya.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat atas peresmian masjid ini. Terima kasih kepada keluarga besar H. Masjidi atas pembangunan masjid yang representatif ini. Insya Allah ini akan menjadi amal jariyah untuk beliau dan keluarga,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Wajo, Junaidi Muhammad yang mewakili keluarga H. Masjidin menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir pada kesempatan tersebut.

“Terkhusus kepada Bapak Bupati yang berkesempatan meresmikan bersama Bapak Wakil Bupati dan Bapak Ketua DPRD. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” ucapnya.

“Kami juga menyampaikan permohonan maaf jika ada hal yang kurang berkenan pada pelaksanaan peresmian ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pada kesempatan tersebut Amran Mahmud juga menjadi khatib jumat di Masjid Musjidin Desa Wewangrewu. (APJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Luwu Utara SULSEL

Upgrading Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Luwu Utara : Menggali Perempuan, Menjaga Kohati

LUWU UTARA, EDELWEISNEWS.COM – Perempuan kembali menjadi bahan percakapan. Tetapi kali ini, ia tidak ditempatkan sebagai objek yang hanya hadir untuk dibicarakan. Ia dipanggil sebagai manusia—dengan pikiran, kehendak, pengalaman, dan hak untuk menentukan jalan hidupnya sendiri. Senin sore, Sekretariat PGRI Kabupaten Luwu Utara menjadi ruang bagi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Luwu Utara untuk […]

Read more
Makassar SULSEL

Komunitas TDA Makassar Siap Dampingi UMKM Kembangkan Bisnis Pengelolaan Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Program pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumber yang terus didorong Pemerintah Kota Makassar mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Makassar. Dukungan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Makassar dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Kantor Balai Kota Makassar, Senin […]

Read more
Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Tata Ulang Titik Reklame, Target PAD Naik dan Wajah Kota Tetap Estetik

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan sektor reklame memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, kontribusi tersebut harus berjalan seiring dengan penataan kota, estetika lingkungan, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. “Reklame yang ada di Kota Makassar ini harus betul-betul memberikan dampak yang baik, tidak boleh semrawut,” hal […]

Read more