DPRD Makassar Desak Pemkot Percepat Tender Sejumlah Proyek Fisik

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendesak Pemkot agar mempercepat tender sejumlah proyek fisik.

Pasalnya, hingga pertengahan triwulan kedua, tender proyek yang tayang dalam laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) masih minim.

Sekretaris Komisi C DPRD Makassar, Arifin Daeng Kulle mengaku telah memberi ultimatum kepada Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP). Rencana pemanggilan pun tengah dipersiapkan untuk mengetahui kendala terkait lambannya proses tender.

“Komisi saya sudah ngomong dengan Pak Ketua DPRD, inshaallah kami rencana mau panggil ULP untuk mengetahui dinas-dinas apa saja yang sudah masuk (dokumennya) untuk ditayangkan proses tender, jadi jangan lagi ditunda-tunda, mudah-mudahan pekan ini sudah kami mau panggil,” ucapnya.

Arifin berujar, semakin cepat tender dilakukan, proyek pengerjaan fisik juga bisa cepat dilaksanakan. Apalagi, saat ini sudah memasuki pertengahan tahun.

“Kami mau tahu persis, sebab sampai saat ini belum ada kegiatan fisik yang jalan. Kami mau di bulan Juni semua (pembangunan) fisik sudah bisa jalan sehingga triwulan kedua ini bisa tampak bobot fisik di infrastruktur terutamanya,” jelas dia.

Terpisah, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar yang menjadi salah satu OPD dengan proyek fisik terbanyak mengaku sudah menyiapkan segala dokumen tender yang diperlukan, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur jalan. Bahkan, dokumen tersebut sudah lama diserahkan ke Bagian ULP.

“Kami sudah serahkan ke ULP, bahkan sudah melalui tahapan review (pengkajian ulang),” tutur Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi.

Dia mengaku juga sudah berulang kali menghubungi ULP agar dokumen tersebut segera tayang dalam LPSE. Hanya saja, pengakuan dari ULP, kata Zuhaelsi, tim kelompok kerja (Pokja) mereka terbatas.

“Hampir tiap hari kami update progres ke ULP, tapi katanya Pokjanya terbatas,” bebernya.

Lambannya progres dari ULP, dinilai Zuhaelsi sangat berdampak pada rendahnya serapan anggaran Dinas PU. Pasalnya, sebagian besar kinerja Dinas PU bergantung pada progres pengerjaan fisik sejumlah infrastruktur.

“Bagaimana mau serapan tinggi kalau belum ada fisik berjalan. Kami sebenarnya sisa tunggu dari ULP, karena dokumen sudah rampung semua, rekomendasi dari hasil review juga sudah diperbaiki,” jelasnya.

Adapun paket tender yang tengah dinantikan untuk tayang dalam laman LPSE yakni lima paket rehabilitasi jalan dan enam paket pembangunan jalan. Seluruh pengerjaan paket ini diprediksi rampung dalam lima hingga enam bulan masa kerja.

“Insha Allah bisa selesai sebelum habis masa penganggaran,” pungkas Zuhaelsi. (Tr/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Terkait Penanganan Laka Laut KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Biddokkes Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Polda Sulawesi Selatan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar konferensi pers terkait penanganan kecelakaan laut KM Nurul Salsa yang terjadi di perairan Kepulauan Selayar. Kegiatan tersebut berlangsung di Biddokkes Polda Sulsel pada Rabu (22/7/2026). Konferensi pers dipimpin oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H didampingi Kabiddokkes Polda […]

Read more
Gowa SULSEL

Kabagren Polresta Gowa Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa

GOWA, EDELWEISNEWS COM – Kabagren Polresta Gowa Kompol Mustari menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa, dalam rangka penyerahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Paripurna DPRD Kabupaten Gowa, Jalan Masjid Raya, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Rabu (22/7/2026). Rapat paripurna ini merupakan bagian penting dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Distaru Makassar Luncurkan Inovasi Railing Besi, Awasi Pelanggaran Tata Ruang Berbasis Digital

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Dinas Tata Ruang dan Bangunan (Distaru) Kota Makassar menghadirkan inovasi baru yang diberina nama, Rekayasa Lingkungan Bentang Pesisir (Railing Besi) di tahun 2026. Gagasan ini, sebagai proyek perubahan untuk memperkuat pengawasan pemanfaatan ruang sekaligus mempercepat penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), maupun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Makassar. Kepala Distaru Kota […]

Read more