Sekprov Ajak Peserta Rakor PKH Perbanyak Asistensi Daerah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani membuka secara resmi Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019 di Hotel Imperial Aryaduta Makassar, Senin (23/9). Dalam sambutannya, Abdul Hayat mengajak peserta rapat koordinasi PKH untuk memperbanyak asistensi ke lapangan.

“Kurangi ke pusat, karena kita pemerintah provinsi adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat yang ada di daerah. Jauh lebih bagus kita asistensi, dampingi, temani, dan bermitra dengan kabupaten/kota. Kalau kabupaten/kota bagus tentunya provinsi akan bagus,” jelasnya.

Abdul Hayat mengatakan, maksud dan tujuan dari rapat koordinasi tersebut bukan lagi pada posisi mencari output, tetapi pada posisi menghasilkan outcome dan impact.

“Kita ingin betul-betul ada progres, nilai tambah signifikan yang harus terlapor kepada bapak Presiden, ini janji politik,” kata Abdul Hayat.

Abdul Hayat menjelaskan, yang dinamakan rapat koordinasi itu adalah rapat untuk pimpinan, rapat untuk mengkoordinasikan segala kebijakan strategi nasional supaya sampai ke bawah.

“Kalau sudah ada bahan yang kita gunakan, bagaimana caranya yang di bawah membuat transfer of knowledge. Dan hal tersebut merupakan bagian dari teman-teman di lapangan. Jika ada masalah dikomunikasikan ke atas, dan saya yakin kalau itu dilaksanakan secara terus-menerus, Insya Allah akan ditemukan solusinya,” jelasnya.

Terkait dengan PKH tersebut, ia menambahkan bahwa, ada 3 (tiga) instrumen untuk pendekatan kemiskinan, antara lain mengurangi beban dengan pemberian bantuan sosial bersyarat, meningkatkan income melalui kelompok usaha bersama, serta proses edukasi yang kuat.

“Kita mungkin sudah bisa memberikan bagaimana mengurangi beban dan meningkatkan income, tetapi proses edukasi masyarakat harus diperkuat. Tidak semua masyarakat diberikan bantuan langsung senang, ada kultur yang menghadang juga,” tambah Abdul Hayat.

Lebih lanjut, Abdul Hayat mengharapkan ke depannya Dinas Sosial, Sekda, dan Koordinator Lapangan PKH dapat dipertemukan secara langsung untuk memastikan target yang jelas.

“Kita ingin fokus kepada salah satu masalah yang kuat, karena saya yakin yang menjadi masalah sentral di lapangan itu masalah kartu-kartu yang tidak terdistribusi dengan baik,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Sosial, Imaran Jauzi, Asisten Deputi Jaminan Sosial, Togar Simangunson, serta Asisten Deputi Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Masyarakat, Femy Eka Kartika Putri. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Kemenbud RI Percayakan Kota Makassar Jadi Tuan Rumah Konferensi Musik Indonesia 2026

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kota Makassar kembali mendapat kepercayaan sebagai panggung strategis agenda nasional, di kawasan Indonesia Timur. Tahun 2026 ini, Ibu Kota Sulawesi Selatan tersebut direncanakan menjadi tuan rumah Konferensi Musik Indonesia (KMI), sebuah forum bergengsi yang digagas oleh Kementerian Kebudayaan RI untuk memperkuat ekosistem musik nasional. Kepastian tersebut mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Wakil Menteri […]

Read more
Gowa SULSEL TNI / POLRI

Apel Bersama Personel, Karo Rena Dorong Polres Gowa Lebih Profesional

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Biro Perencanaan (Rena) Polda Sulawesi Selatan melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Gowa, yang dipimpin langsung oleh Karo Rena (Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran) Kombes Pol. Joko Tutukonoto, S.H, S.I.K. Kunjungan kerja diawali dengan pelaksanaan apel pagi yang dipimpin oleh Karo Rena, Kamis (16/4/2026). Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Griya Bhayangkara Polres Gowa […]

Read more
Makassar SULSEL

Ketua Dekranasda Makassar Dorong Pengembangan Kerajinan Lokal untuk Perkuat Identitas Budaya Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar, Melinda Aksa menekankan pentingnya pengembangan industri kerajinan lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Industri Kerajinan Kota Makassar yang digelar di Novotel Makassar Grand Shayla, Rabu (15/4/2026). […]

Read more