Jamaah Haji Kloter 1 Makassar Tiba di Tanah Air

MAKASSAR,EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, menyambut Jamaah Haji Kloter 1 Makassar di Asrama Haji, Makassar, Minggu (18/8) sore. Sebanyak 450 orang jamaah haji Makassar ditambah lima petugas haji dan kesehatan tiba di Makassar pada sekira pukul 17.24 Wita.

Nurdin Abdullah mengatakan, dengan bangga hati atas nama Pemprov dan masyarakat Sulsel, mengucapkan selamat datang kembali dari perjuangan yang tidak mudah.

“Alhamdulillah kloter pertama tiba dengan selamat, dengan seluruh rombongan utuh. Selamat menyandang gelar haji dan hajjah, semoga menjadi haji yang mabrur,” ucapnya.

Nurdin Abdullah menyampaikan, di Tanah Suci mereka melaksanakan berbagai tahapan haji. Saat berangkat tidak saling mengenal dan kembali saling mengenal. Jalinan silaturahmi tetap harus dijaga dengan baik.

“Ini kita saling bahu membahu dan saling bantu. Jalinan silaturahmi ini mari kita bangun dengan baik,” pesan Ketua Ikatan Pengurus Haji Indonesia (IPHI) ini.

“Selain datang sebagai gubernur, saya juga datang sebagai ketuanya bapak ibu, saya harap kita semakin kompak,” ujarnya.

Gubernur juga meminta agar para jemaah sesegera mungkin untuk berkumpul bersama keluarga mereka masing-masing.

Sementara, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulsel, Anwar Abubakar mengatakan, Embarkasi Makassar memberangkatkan jamaah sebanyak 18.109 orang ke Tanah Suci, yang terbagi dalam 40 kloter. Adapun jumlah jamaah yang wafat sebanyak 17 orang. Untuk kloter pertama Makassar berangkat 455 orang, dan kembali juga dengan jumlah yang sama.

Dua jamaah yang harus menunggu selama sembilan tahun akhirnya bisa berhaji, mengaku bersyukur.

“Alhamdulillah luar biasa sekali, kami bersyukur. Banyak suka dukanya. Bahagia sekali bisa wukuf di Arafah,” tutur Kasma, jamaah haji dari Makassar.

Sementara itu, Irawati yang juga berasal dari Makassar menyebut, pelayanan yang diberikan sangat baik.

“Alhamdulillah tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Akhirnya bisa berkumpul dengan keluarga setelah 40 hari beribadah. Pelayanan selama di sana juga luar biasa,” ungkap Irawati, seorang pengajar dari TK Darmawanita Unhas.

Suasana haru dan bahagia dirasakan oleh jamaah, demikian juga dengan para ribuan penjemput.

“Lega dan senang sekali, mereka sampai dengan selamat. Akhirnya dua keluarga kami sampai. Kami sudah menunggu dari jam satu siang, datang dengan mobil,” kata Suriani, salah satu penjemput.

Jamaah yang kembali juga masih dalam pemantauan kesehatan selama 14 hari.(hum)

Editor : Anisah S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Solusi Jangka Panjang, PDAM Makassar Usulkan Bendung Karet di Sungai Tallo Untuk Air Baku

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, melalui Perumda Air Minum atau PDAM menyiapkan langkah jangka panjang untuk memperkuat pasokan air baku dan menjaga kebutuhan air bersih masyarakat, untuk jangka panjang. Salah satu langkah yang tengah diupayakan yakni pembangunan bendung karet di Sungai Tallo. Usulan tersebut telah dilaporkan kepada Wali Kota Makassar dan dikoordinasikan dengan Kementerian […]

Read more
Makassar SULSEL

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Terima Kunjungan Pemprov NTB, Bahas Perlindungan Pekerja Rentan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka studi tiru percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penguatan perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Kegiatan yang dirangkaikan dengan silaturahmi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Kamis (24/9/2026). […]

Read more
Makassar SULSEL

Gerakan Bersih dari Rumah, Pemkot Makassar Tambah Dukungan Anggaran dan Armada Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pembenahan sistem pengelolaan persampahan, mulai dari hulu hingga hilir. Salah satu fokus utama yang kini digencarkan adalah pemilahan sampah dari sumber, terutama rumah tangga, sebelum sampah masuk ke sistem pengangkutan dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Langkah tersebut berjalan beriringan dengan upaya Pemkot Makassar menyesuaikan porsi anggaran pengelolaan […]

Read more