Semarak HUT Kemerdekaan RI di SD Negeri Borong Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Nuansa perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, sangat terasa di SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Mulai dari pintu gerbang hingga halaman sekolah suasana perayaan itu sudah terasa. Warna merah putih dominan terlihat, termasuk pada pakaian yang dikenakan guru dan siswa.

Semarak menyambut HUT Kemerdekaan RI itu semakin terlihat melalui serangkaian kegiatan yang diadakan. Ada sejumlah perlombaan khas 17-an diadakan, mulai 10-14 Agustus 2023 mendatang.

Adapun lomba yang diadakan itu adalah lomba kelereng, paduan suara, senam PGRI, dan nasyid. Juga ada lomba baca puisi, tari kreasi, gasing, dan lomba kebersihan kelas.

Kegiatan dimulai dengan pawai keliling Jalan Borong Raya, pada Kamis (10 Agustus 2023). Acara dibuka oleh Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd. Anak-Anak berbaris menurut kelas masing-masing. Selain berbusana nuansa merah putih, mereka juga membawa bendera merah putih, dan stiker bendera merah putih yang ditempel di pipinya.

Setelah pawai, lomba diadakan di panggung kreasi untuk lomba senam PGRI. Juri lomba ini adalah M. Amin Syam, S.Pd dan Evawaty Bahtiar, S.Pd, keduanya merupakan guru PJOK. Sedangkan lomba kelereng diadakan di halaman sekolah. Syahrina, S.Pd bersama Salam dan Sultan, yang jadi pelaksana lomba ini.

Lomba kelereng diperuntukkan bagi murid-murid kelas rendah (kelas 1, 2, dan 3). Panitia membuat ketentuan lomba, mula-mula lomba diadakan per kelas, pemenangnya kemudian mewakili kelas tersebut untuk lomba antar kelas. Anak-anak terlihat bersemangat mengikuti lomba.

“Saya dua kali ikut. Yang pertama, saya juara 1, lalu ikut lagi, juara 2,” kata Alfatih murid kelas 2B.

Kegembiraan bukan saja dirasakan peserta lomba kelereng tapi juga lomba PGRI yang diadakan per grup. Nabila dan Cica, murid kelas 6B, mengatakan, sebelum tampil, mereka mempersiapkan senam PGRI selama 5 hari. Mereka latihan di kelas, belajarnya dengan melihat di YouTube.

Sementara Andi Aisyah Ramadhani, murid kelas 4A, mengatakan, dia bisa mengikuti senam PGRI dengan baik karena setiap hari Sabtu ada senam PGRI. Senam PGRI ini bukan hanya bisa membuat tubuh anak-anak sehat tapi juga jiwa mereka. Ada banyak motivasi dan pesan yang berisi pendidikan karakter dalam liriknya.

Perayaan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-78 di SD Negeri Borong, tak cuma dikuti guru, murid, dan tenaga kependidikan. Orang tua murid pun terlihat menikmati kegiatan lomba yang diadakan. Sejumlah orang tua murid yang tergabung dalam Bunda Pustaka, juga berpartisipasi. Mereka menjual aneka penganan, yang menambah semarak kegiatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Luwu Utara SULSEL

Upgrading Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Luwu Utara : Menggali Perempuan, Menjaga Kohati

LUWU UTARA, EDELWEISNEWS.COM – Perempuan kembali menjadi bahan percakapan. Tetapi kali ini, ia tidak ditempatkan sebagai objek yang hanya hadir untuk dibicarakan. Ia dipanggil sebagai manusia—dengan pikiran, kehendak, pengalaman, dan hak untuk menentukan jalan hidupnya sendiri. Senin sore, Sekretariat PGRI Kabupaten Luwu Utara menjadi ruang bagi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Luwu Utara untuk […]

Read more
Makassar SULSEL

Komunitas TDA Makassar Siap Dampingi UMKM Kembangkan Bisnis Pengelolaan Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Program pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumber yang terus didorong Pemerintah Kota Makassar mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Makassar. Dukungan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Makassar dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Kantor Balai Kota Makassar, Senin […]

Read more
Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Tata Ulang Titik Reklame, Target PAD Naik dan Wajah Kota Tetap Estetik

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan sektor reklame memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, kontribusi tersebut harus berjalan seiring dengan penataan kota, estetika lingkungan, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. “Reklame yang ada di Kota Makassar ini harus betul-betul memberikan dampak yang baik, tidak boleh semrawut,” hal […]

Read more