Semua Desa di Kabupaten Wajo Kini Sudah Miliki BUMDes, Ini Jenis Usahanya

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Wajo di bawah kepemimpinan Amran Mahmud, tak henti-hentinya melakukan inovasi untuk mendorong kemajuan desa dan kesejahteraan warga. Salah satunya memaksimalkan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di semua desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Wajo, Andi Liliyannah menuturkan, salah satu program prioritas di dinasnya, yakni pembentukan BUMDes.

“Kita tentu berharap dengan keberadaan BUMDes di setiap Desa akan membantu meningkatkan perekonomian dan pendapatan asli desa,” ucap Andi Liliyannah yang dikonfirmasi, Selasa (1/11/2022).

Andi Liliyannah melanjutkan, tujuan lainnya dari pembentukan BUMDes ini adalah untuk meningkatkan pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa.

Andi Lili, sapaan akrab Andi Liliyannah juga menyebutkan, berdasarkan data yang tercatat, dari 142 Desa di Kabupaten Wajo rata-rata sudah memiliki BUMDes.

Sementara jenis usahanya sudah ada lebih 200. Bahkan, tidak sedikit BUMDes ada yang memiliki lebih dari satu usaha. Diantaranya,
usaha simpan pinjam, penyewaan alat dan kelengkapan pesta, perdagangan atau toko serba ada, pertanian, manufacturing, ayam petelur, jasa dan jenis usaha lainnya.

“Sudah ada dua BUMDes kita yang sudah mendapatkan suntikan dana dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI, yaitu BUMDes Desa Waetuwo Kecamatan Tanasitolo untuk pengembangan desa wisata, dan BUMDes Desa Kalola Kecamatan Maniangpajo untuk pengembangan pasar desa,” sebutnya.

Meski demikian, dari 142 Desa yang sudah memiliki BUMDes, tercatat masih ada 22 desa atau sekitar 15 persen belum terlalu aktif. Sehingga pihaknya terus berusaha melakukan pendampingan.

“Kita terus berusaha mendorong agar yang tidak aktif ini bisa diupayakan menjadi aktif, mengingat keberadaan BUMDes ini mendukung terciptanya kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Belum lama ini, Bupati Wajo Amran Mahmud, melakukan kunjungan langsung ke beberapa BUMDes. Didampingi Ketua TP PKK Wajo, Sitti Maryam, Amran nampak memperhatikan berbagai jenis usaha yang dikelola oleh pemerintah desa. (APJ)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Resmi Diluncurkan, Kota Makassar Jadi Pilot Project Nasional Gerakan Peduli Tetangga untuk Perkuat Perlindungan Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan tepat sasaran. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam penguatan sistem pendataan dan pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) tahun 2026. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Minggu (4/10/2026). Peluncuran program strategis Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini untuk memperluas jangkauan pendataan dan akses pelayanan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui penguatan peran masyarakat […]

Read more
Makassar SULSEL

Kuatkan Nilai Kebangsaan dan Moderasi Beragama, Andi Muh Ihsan Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Indonesia adalah negara yang majemuk, terdiri dari beragam suku, agama, ras, danantargolongan. Keberagaman ini di satu sisi merupakan kekayaan nasional yang tak ternilai, namun di sisi lain memiliki kerentanan terhadap potensi konflik sosial jika tidak dikelola dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.0 Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal […]

Read more