Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat : Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM – Satu tahun kepemimpinan pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, menunjukkan capaian positif di sejumlah bidang strategis.

Hal itu diakui oleh Pengamat Pemerintahan dan Kebijakan Publik Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Arif Wicaksono. Ia menilai secara objektif terdapat indikator kinerja yang menunjukkan progres.

“Meski banyak kritik dari berbagai penjuru, kita tetap harus mengakui bahwa dalam satu tahun pemerintahan ini terdapat capaian positif, khususnya di bidang ekonomi dan layanan publik,” ungkap Arif, Senin (23/2/2026).

Menurut Arif, pasangan dengan tagline “Andalan Hati” yang dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 lalu ini, telah membuktikan kepemimpinan good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik di Sulsel.

Misalnya, kata Arif, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan III tahun 2025 mencapai 5,43 persen, yang ditopang sektor pertanian dan jasa. Sementara, angka kemiskinan 2025 turun menjadi 7,60 persen, terendah dalam enam tahun terakhir.

Penurunan tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari intervensi pemerintah daerah melalui bantuan sosial arga miskin serta program Gerakan Pangan Murah yang berkontribusi menekan inflasi hingga 3,03 persen.

“Kemudian ada juga bantuan benih padi sebanyak 5.000 ton dan sertifikasi halal gratis bagi 2.344 UMKM juga memperkuat kemandirian pangan serta daya saing pelaku usaha kecil,” paparnya.

Di sektor kesehatan dan pelayanan publik, Arif menilai sejumlah program menunjukkan dampak nyata. Program Aksi Stop Stunting tercatat telah melayani 16.128 balita dan ibu hamil. Selain itu, pengadaan ambulans MICU serta operasional 27 unit Bus Trans Sulsel gratis di kawasan Mamminasata dinilai memperluas akses layanan dasar masyarakat.

“Bahkan konektivitas wilayah kepulauan juga diperkuat melalui layanan seaplane dan subsidi beberapa rute penerbangan antar daerah,” tambahnya.

Dari sisi pembangunan fisik, pemerintah provinsi memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang masuk dalam program Multi Years Project (MYP) seperti, peningkatan 1.000 kilometer jalan provinsi serta peningkatan irigasi seluas 54.000 hektare.

Selain itu, pembangunan dua rumah sakit regional di wilayah Luwu Raya dan Gowa serta normalisasi sungai untuk mitigasi banjir menjadi bagian dari agenda strategis satu tahun terakhir.

Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Arif menilai pendekatan teknokratis mulai terlihat melalui reformasi birokrasi yang membuahkan predikat SAKIP “Sangat Baik” dari Kementerian PANRB. Efisiensi anggaran dan perencanaan jangka panjang berbasis ekonomi biru dan hijau juga dinilai sebagai fondasi penting.

“Integrasi perencanaan tata ruang dan wilayah menunjukkan adanya arah pembangunan yang tidak hanya jangka pendek, tetapi juga berorientasi keberlanjutan,” ungkapnya.

Selain kebijakan struktural, Arif menilai insentif langsung seperti diskon pajak kendaraan bermotor, bantuan sosial, serta berbagai layanan gratis menjadi kebijakan yang cepat dirasakan masyarakat.

“Setidaknya, dalam satu tahun ini kita bisa melihat adanya kombinasi kebijakan populis yang menyentuh langsung masyarakat dan pendekatan teknokratis dalam tata kelola pemerintahan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Solusi Jangka Panjang, PDAM Makassar Usulkan Bendung Karet di Sungai Tallo Untuk Air Baku

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, melalui Perumda Air Minum atau PDAM menyiapkan langkah jangka panjang untuk memperkuat pasokan air baku dan menjaga kebutuhan air bersih masyarakat, untuk jangka panjang. Salah satu langkah yang tengah diupayakan yakni pembangunan bendung karet di Sungai Tallo. Usulan tersebut telah dilaporkan kepada Wali Kota Makassar dan dikoordinasikan dengan Kementerian […]

Read more
Makassar SULSEL

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Terima Kunjungan Pemprov NTB, Bahas Perlindungan Pekerja Rentan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka studi tiru percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penguatan perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Kegiatan yang dirangkaikan dengan silaturahmi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Kamis (24/9/2026). […]

Read more
Makassar SULSEL

Gerakan Bersih dari Rumah, Pemkot Makassar Tambah Dukungan Anggaran dan Armada Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pembenahan sistem pengelolaan persampahan, mulai dari hulu hingga hilir. Salah satu fokus utama yang kini digencarkan adalah pemilahan sampah dari sumber, terutama rumah tangga, sebelum sampah masuk ke sistem pengangkutan dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Langkah tersebut berjalan beriringan dengan upaya Pemkot Makassar menyesuaikan porsi anggaran pengelolaan […]

Read more